
Assalamualaikum semua nya maaf jika di episode sebelum nya ada sedikit kesalahan ,dimana harusnya Nuari atau Ari sudah masuk SMA aku malah bikin nya masih SMP,sungguh itu benar-benar kesalahan teknis ,mohon maaf ya ,tapi aku udah revisi kok✌️😁
Ok happy birthday eh salah happy reading guys....
.
.
.
Mendengar teriakan Ari aku pun sontak memeluk Ari dan menenggelamkan wajahnya ke d*da ku ,dengan sedikit kesal aku pun bertanya pada sosok hantu itu.
"sebenarnya apa mau mu ,kenapa kamu mengikuti ku terus ?" tanya ku dalam hati kerena tak mungkin buat ku bicara langsung ,mengingat begitu banyak orang yang berlalu lalang
"aku tahu kamu bisa melihat ku ,kamu juga bisa menyentuh dan menyakitiku ,makanya aku penasaran dan terus mengikuti mu" jawab nya
"hanya itu ?"
"tidak juga , sebenarnya aku ingin meminta tolong ,untuk sampaikan pesan saya pada mantan pacar saya ,katakan padanya kalau aku masih mencintai nya ,dan berikan cincin yang ada di saku celana ku pada nya ,tak apa dia tak memakainya setidak nya dia mau menyimpan itu untuk ku" tutur nya
"kenapa harus minta tolong padaku?" tanya ku lagi
"sebab hanya kamu yang bisa melihat dan berkomunikasi dengan ku,tapi sebenarnya ada satu orang lagi yang bisa melihat ku tapi dia mengatakan jika ada yang bisa membantu ku yaitu kamu ,kumohon tolonglah aku " ucap nya memohon
"siapa ?" tanya ku
"entahlah tapi dia perempuan " jawab sosok hantu itu
"ya sudah aku bantu deh ,haduh mati Matian aku menghindar tetep aja ....,mesti ke rumah sakit dong emang nya kamu tahu ke rumah sakit mana jenazah mu di bawa ?" tanya ku ,sosok hantu itu menggeleng lalu berucap
"karena setelah aku melihat mu aku langsung mengikuti mu ,jadi aku tak tahu kemana mereka membawa tubuh ku " jawab nya
"Ya Allah....ya masa aku harus ubek-ubek tiap rumah sakit sih "keluh ku pelan
"ehehehehe.....kenapa gak coba ke rumah sakit terdekat kebun binatang saja cu.... ehehehehe...." sosok nek Wewe mengejutkan hantu itu
"huaaa....Wewe gombellll......." teriak nya lalu menghilang
"ehehehehe......dasar hantu baru ,masa baru melihat ku sudah terpesona begitu ehehehehe....."
"ya ampun nek ,dia tuh takut ,bukan terpesona " aku menggeleng pelan
"ehehehehe......nenek bercanda cu.... ehehehehe.....jadi bagaimana kamu mau membantu nya ehehehehe....." tanya nek Wewe
"mau tidak mau ,daripada tuh hantu gentayangin aku terus ,siapa yang salah malah aku yang dihantui " gumam ku pelan
"kenapa kak ,hantu nya udah pergi?" tanya Ari yang masih gemetaran
"sudah pergi dek ,kamu kakak antar pulang ya,kakak mendadak ada urusan " ucap ku
"iya kak ,aku mau pulang saja " sahut nya
"ya sudah yuk" aku pun segera membukakan pintu mobil untuk Ari ,namun baru saja tangan ku menyentuh pintu mobil , tiba-tiba Riswan datang bersama Merlin
"hai Bran,kalian ngapain ke sini?" tanya nya
"cari kacang rebus " jawab ku asal
"hahaha....si Adnan lucu ya ,masa cari kacang rebus ke sini ,di sini mana ada ,tuh ada juga kedai es krim " ucap Merlin
__ADS_1
"ya lagian masih nanya juga ,ketahuan banget basa-basi nya " sahut ku
"oh iya berhubung ketemu kalian boleh gak aku minta tolong sesuatu"
"apa ?" tanya Riswan
"tolong antar Ari pulang ,aku masih ada urusan ,dan ingat antarkan sampai benar-benar masuk ke dalam rumah " ucap ku
"ok ,emang ada urusan apa ?" tanya nya lagi
"ada lah pokoknya ,tapi nanti aku cerita deh kalau udah selesai masalah nya,dek ,gak apa-apa kan kamu pulang nya sama mereka ?" tanya ku
"iya kak gak apa-apa ,kakak selesaikan saja dulu urusan kakak dengan hantu itu ,aku gak mau dia ngikutin kita terus " tutur Ari yang bisa mendengarkan ucapan hantu itu karena mungkin Ari mengintip meski aku mencoba menghalangi pandangan nya
"hah... hantu..." seru Riswan dan Merlin
"hantu apa?" tanya Riswan
"nanti deh kak Gibran saja yang cerita ,aku masih takut " sahut Ari
Setelah itu Riswan dan Merlin pun membawa Ari untuk diantar pulang ,sementara aku pergi ke rumah sakit terdekat dari kebun binatang .
"bismillah....semoga ini rumah sakit nya " batin ku setelah berhenti di parkiran rumah sakit ,sosok itu pun kembali hadir mengejutkan ku
"namaku Bayu "
"astaghfirullaah......ngagetin aja ,jadi nama mu Bayu "ucap ku seraya menyentuh d*da ku
"iya ,usia kita juga seperti nya tak berbeda jauh" ucap nya lagi
"hm....."respon ku lalu bergegas menuju bagian resepsionis
"oh iya ada ,tapi sudah di bawa ke ruang jenazah ,disana juga sudah ada keluarga nya,ruangan nya sebelah sana lurus saja nanti juga ada papan tulisan ,anda ikuti saja petunjuk nya " tutur mbak resepsionis seraya tersenyum ramah padaku
"ok terima kasih mbak,permisi" aku pun segera menuju ruang mayat mengikuti petunjuk dari mbak resepsionis tadi
Sesampainya di depan ruang mayat aku terdiam karena mendengar jeritan tangis di dalam ruangan itu ,mungkin mereka keluarga dari Bayu,sosok Bayu yang tak pernah jauh dariku pun masih berdiri dengan tatapan sendu
"yuk masuk" ajak ku ,Bayu mengangguk
"assalamualaikum....."
"waalaikum salam...." sahut salah satu petugas kamar mayat bersama teman nya Bayu yang tadi turut merekam aksi nekat Bayu sedangkan untuk keluarga Bayu hanya terus menangisi jenazah Bayu
"ibu....Riri....Santi....'' lirih Bayu kemudian mendekat
"pak ,maaf boleh saya tanya sesuatu?" tanya ku pada petugas kamar mayat sedikit menjauh dari mereka
"tentang apa ya mas ?" tanya nya
"jadi begini saya itu mendapat amanah untuk mengambil cincin dari saku celana jenazah untuk diserahkan pada seseorang ,bapak bisa bantu saya untuk ambilkan " pinta ku ,petugas itu nampak berfikir namun kemudian ia mengangguk
"baiklah ,sebentar akan saya ambilkan barang-barang jenazah " kemudian petugas itu berjalan menuju sebuah lemari ,sepertinya tempat itu khusus untuk menyimpan barang para jenazah ,lalu mencari cincin yang ku maksud
"ini cincin nya mas?" tanya nya pada ku
Aku menengok pada sosok Bayu yang langsung mengangguk pada ku
"iya pak,terima kasih " ucap ku seraya meraih cincin itu
__ADS_1
"sama-sama mas "
Aku pun mendekat pada keluarga Bayu yang masih menangis.
"dia Sinta ,mantan pacarku " tunjuk nya pada wanita yang sudah terduduk di bawah dengan menutup wajah nya
"kamu saja yang bicara " ucap ku membatin
"tapi bagaimana caranya ,mereka kan tak bisa melihat ku ?" tanya Bayu
"diam dan lihatlah" sahut ku
"kamu yang namanya Sinta ?" tanya ku pada wanita yang terduduk di lantai
"kamu siapa ?" tanya laki-laki teman nya Bayu yang malah bertanya
"saya Adnan ,saya datang kesini itu untuk menyampaikan amanah dari Bayu ,ini terimalah....cincin ini dari Bayu " ucap ku
"darimana kamu dapatkan cincin ini ,lalu apa hubungan mu dengan Bayu ?" tanya nya lagi
"kita tak ada hubungan apa-apa,bertemu pun baru saja setelah kematian nya " jawab ku
"hah,jangan bilang kamu bertemu hantunya Bayu ,jangan mengada-ada kamu " hardik laki-laki itu hingga membuat suara tangisan ibu dan saudari nya Bayu terhenti lalu melihat pada ku
"kamu...si...siapa?" tanya perempuan yang tadi Bayu sebut namanya Riri
"aku Adnan , sebenarnya ada yang ingin berbicara pada kalian,kalian siap-siap ya ,jangan sampai terkejut " ucap ku lalu dengan berkonsentrasi aku pun menjentikan jari ku di depan wajah mereka ,dan langsung saja sosok Bayu bisa terlihat oleh mereka ,hingga ibunya Bayu menjerit
"huaaaa.....Bayu.....itu kamu Bayu.... huuuhhuuu kenapa bisa jadi begini huuuhhuuu....."jerit ibu nya Bayu saat melihat penampakan Bayu yang sudah mengenaskan,ia bahkan hampir terjatuh jika saja Riri tak sigap memegangi beliau
"ibu....maafkan Bayu mungkin ini sudah takdir Bayu seperti ini...Riri tolong jaga ibu .... ikhlaskan kepergian ku " Bayu lalu menatap wanita yang masih terduduk
"Sinta .... "
"Ba....bayu....."
"iya ini aku ,maafkan aku jika selama ini aku selalu menyakiti mu dan membuat mu terluka " ucap Bayu
"tidak Bayu....aku lah ...yang seharusnya minta maaf ,maaf karena sudah percaya begitu saja pada fitnah itu ,aku sudah tahu semuanya huuuhhuuu....." isak tangis Sinta tersedu
"sukur lah jika kamu sudah tahu semuanya ,sekarang terima lah cincin itu ,sebagai bentuk rasa sayang dan cinta ku pada mu ,sungguh aku masih mencintai mu , jika suatu saat kamu mendapatkan laki-laki yang lebih baik dari ku yang bisa menyayangi dan mencintaimu dengan tulus maka kamu boleh melepas atau menyimpan cincin itu ,asal jangan dibuang apalagi di jual,itu beli nya gak mudah loh ,aku harus menabung selama beberapa bulan meski tak mahal-mahal amat tapi aku membeli nya dengan tulus " tutur Bayu malah berkelakar
"jaga diri kalian , aku akan memperhatikan kalian dari jauh , aku sayang kalian " seberkas cahaya berpendar di sekitar tubuh nya ,hingga akhirnya sosok itu lenyap seiring dengan lenyap nya sosok Bayu .
"Bayu.... huuuhhuuu...Bayu......" Sinta tersedu meratapi kepergian mantan kekasih nya
"tugas ku sudah selesai ,aku harap kalian semua di beri keikhlasan dan ketabahan atas meninggal nya Bayu ,sekarang aku pamit ,tapi sebelum nya aku harus menutup dulu mata batin kalian " aku pun segera menjentikkan kembali jari ku di depan wajah mereka
"terima kasih ,apa kamu dukun?" tanya Riri
"eh....bukan , kalau begitu saya pamit , assalamualaikum" aku tak ingin terlalu lama berada di sini sebab ruangan ini sudah penuh dengan para hantu pemilik jenazah yang mulai berdatangan
"waalaikum salam..." sahut mereka
ffyyyiiiuuuuhhhh.......akhirnya selesai juga lebih baik aku segera pulang
***
maaf beribu maaf jika episode ini cuma segini ,otak ku gak bisa dibawa kompromi buat mikir ,sebab aku lagi mabok 🙏😅 jangan terkecoh dengan judul bab nya ya,masih ada episode-episode selanjut nya kok 😁✌️
__ADS_1