
Hari berganti hari ,Minggu berganti Minggu bulan pun berganti hingga tahun berjalan begitu cepat ,tak terasa kini aku pun sudah memasuki universitas ,selama 3,5 tahun ,yang artinya sudah semester tujuh ,ada banyak hal yang terjadi selama 3, 5 tahun terakhir ,salah satu nya paman Haris yang akhirnya menikah kembali dengan janda tanpa anak bernama Bu Fuji ,ya Bu Fuji mantan wali kelas ku masa SMA , awalnya aku tak percaya jika paman Haris akan memutuskan menikah waktu itu , tapi melihat keseriusan paman Haris membuat ku merasa bersyukur , sebab itu artinya paman Haris sudah benar-benar move on dari mama ,aku juga salut pada Bu Fuji ,dari sekian banyak wanita yang mencoba masuk ke kehidupan paman Haris Bu Fuji lah yang berhasil merebut hati nya .
Untuk Riswan ia juga merasa bahagia jika melihat papa nya bahagia , ia juga sangat merasa beruntung karena Bu Fuji dapat menerima nya dan mengurusnya sudah seperti anak kandung sendiri , mungkin karena beliau tak memiliki anak membuat beliau bisa menerima Riswan sebagai anak melebihi anak sambung nya.
**
Hari ini aku berniat untuk mengunjungi panti asuhan milik mama yang hadiah dari papa dulu ,mama sendiri sekarang tengah sibuk di kafe ,mama sering berkunjung di hari Minggu,sebab di hari Minggu anak-anak panti libur sekolah , dan mama selalu menghabiskan waktu bersama mereka .Keadaan panti sekarang juga sedikit ada perubahan karena ada tambahan wahana bermain anak-anak,seperti ayunan , jungkat-jungkit, trampolin , dan masih banyak lain nya yang di letakan di taman belakang ,itu sengaja agar anak-anak tak merasa bosan.
Alhamdulillah ,meski mama dan papa tidak pernah mencari donatur ,selalu ada saja orang baik yang datang untuk mendonasikan sebagian dari uang nya ,tentu saja mama maupun papa tak menolak niat baik mereka ,dan berkat bantuan para donatur pun anak-anak panti bisa bersekolah ,namun ada juga sebagian dari anak-anak panti yang mendapat kan beasiswa ,dan sebagian dari uang donasi itu juga digunakan untuk kebutuhan sehari-hari para anak yatim. Anak-anak pun bukan hanya di berikan kasih sayang di panti ini ,namun anak-anak juga di ajari beberapa keterampilan ,seperti membuat kerajinan ,menanam bunga ,dan masih banyak lagi yang lain nya .
Saat mobil yang ku kemudikan berhenti di pekarangan panti ,semua anak-anak itu menghentikan aktivitas nya ,mereka sontak melihat pada ku yang keluar dari mobil .
"kakak Gibraaaaannnn......." teriak anak-anak saat melihat ku ,entah kenapa mereka lebih nyaman memanggil ku dengan nama Gibran , mungkin karena sering mendengar mama yang selalu memanggil ku dengan nama Gibran di depan mereka,jadi mereka pun turut memanggilku demikian .
"assalamualaikum......selamat siang semuanya ...." sapa ku
"waalaikum salam kak........" sahut mereka
"kakak sendiri saja ,mama mana kak?" tanya salah satu anak panti
"mama sedang bekerja , nanti juga kalau sudah selesai bekerja nya mama pasti akan datang " jawab ku
"oh gitu ,ya udah deh ,kita main yuk kak " ajak anak perempuan berusia tiga tahun itu nama nya Nasya ,ia ditemukan saat masih bayi , kira-kira usia nya tujuh bulan saat di temukan di depan pintu gerbang panti ,meskipun usia nya masih tiga tahun namun cara bicara nya sudah lancar tanpa ada cadel-cadel nya sama sekali .
"ayok tapi sebentar ya kakak ambilkan dulu sesuatu buat mu dan saudara mu yang lain " ucap ku seraya mengusap kepala nya
"ehm...asiiik kakak memang terbaik " ucap nya menirukan gaya tokoh animasi anak Boboy boy .
Aku menggelengkan kepala mendengar ocehan nya ,aku dan mama memang sengaja mengatakan dan menanam kan rasa persaudaraan pada semua anak-anak di sini ,agar mereka bisa saling menyayangi dan menjaga satu sama lain .
Aku pun berjalan menuju mobil ku ,dan segera mengambil beberapa paper bag yang ku letakan di kursi belakang ,setelah itu barulah aku meminta anak-anak untuk mengantri agar tertib .
Satu persatu susu kotak yang ku bawa pun sudah berpindah tangan pada tangan-tangan mungil anak-anak menggemaskan itu ,
hingga habis tak bersisa .
"semua nya kebagian kan?" tanya ku sedikit berteriak
"terima kasih kakak Gibran ,kami semua sudah mendapatkan susu nya " jawab mereka kompak
"Alhamdulillah....kalau begitu segera minum ,lalu buang sampah nya pada tempat nya ,ya " perintah ku
"ok kakak" sahut mereka lagi ,lalu mengambil posisi duduk dan segera meminum susu kotak tersebut,karena mereka sudah diajarkan jika hendak makan atau minum sebaiknya duduk,dan mereka pun nampak patuh dan nurut .
Aku pun ikut duduk bersama mereka ,akan tetapi saat aku baru saja meletakan bokong ku di atas rumput tak sengaja mata ku melihat sosok wanita bertudung merah tengah berdiri di ujung jalan tepat di sebelah barat panti asuhan. Meski panti ini di pasangi pagar tinggi menjulang ,tetap saja wanita itu bisa terlihat oleh ku .Papa sengaja menyuruh para tukang untuk memasangkan pagar di sekeliling panti ,sebab pernah ada kecelakaan dulu yang menimpa anak panti ,dimana para pengasuh lengah anak panti berlari ke jalan dan akhirnya tertabrak mobil ,namun beruntung nyawa anak itu bisa terselamatkan ,dan hanya mengalami patah tulang di bagian kaki saja .
Saat aku sedang memperhatikan nya seorang anak kecil perempuan berucap .
"jangan di lihatin kak, nanti dia nya GeEr "
Aku pun menoleh
"memang nya kamu tahu dia siapa?" tanya ku anak itu menggeleng
"tidak kak,tapi aku sering melihat dia membawa anak-anak yang melintas lalu menghilang begitu saja ,seperti nya dia juga mengincar saudara-saudara ku di sini , tapi dia seperti tak bisa memasuki panti ini" tutur anak perempuan berusia tujuh tahun bernama Sasa
"kenapa ,dia gak bisa masuk ?" tanya ku
"ehehehehe.....itu karena mama mu yang memberi pagar ghaib agar makhluk luar yang berniat jahat tak dapat mengusik anak-anak di sini ehehehehe" ucap nek Wewe tiba-tiba muncul
__ADS_1
"hai nek " sapa Sasa
"ehehehehe....hai juga cantik ehehehehe....." sapa nek Wewe balik
"kamu tak takut padanya ?" tanya ku
"tidak ,kenapa harus takut " jawab nya santai
"kakak cantik juga sering bilang kalau aku tak boleh takut dengan hantu dan sejenis nya ,takut lah hanya pada Allah " jawaban nya membuat aku tertegun
"kakak cantik ,siapa itu?" tanya ku lagi
"aku gak tahu ,tapi kakak cantik itu sering datang ke sini dan memberi kan aku dan saudara-saudara ku makanan ,dia baik loh kak" jawab nya lagi
"ya udah kalau gitu kamu habiskan susu nya ya ,kakak ke dalam dulu" aku pun beranjak memasuki rumah untuk bertemu dengan Bu Nana,beliau merupakan teman mama yang di beri kepercayaan untuk mengurusi panti ini.
"iya kak " sahut nya
Aku pun mengetuk pintu terlebih dahulu
tok tok tok
"assalamualaikum"
"waalaikum salam ....eh nak Gibran ,maaf ibu tadi di belakang jadi tak denger kalau kamu yang datang,sendiri saja ,mama mu mana?" tanya beliau
"biasa Bu ,mama sedang di kafe " jawab ku
"oh.... ayo duduk ,sebentar ibu bawakan dulu minum " ucap Bu Nana hendak ke dapur
"gak usah Bu ,gak apa-apa jangan repot-repot ,aku udah minum kok tadi bersama anak-anak " ucap ku
"oh iya Bu ,aku mau tanya sesuatu boleh ?" tanya ku sedikit ragu
"tadi Sasa mengatakan ada kakak cantik ,maksud nya siapa ya Bu ?" tanyaku ,entah kenapa setiap aku mendengar kata kakak cantik aku selalu teringat Aranta ,sudah kurang lebih dari enam tahun lama nya setelah kepindahan nya ke Aceh kita tak lagi bertemu ,bahkan untuk bertukar sapa saja sudah jarang,itu terjadi sekitar satu tahun yang lalu ,Ari pun sering uring-uringan sendiri karena Aranta tak lagi mengabari nya ,hanya pesan singkat itu pun seminggu sekali ,mungkin kesibukan nya yang membuat nya jarang mengabari .
"oh itu, iya .... akhir-akhir ini dia memang sering datang berkunjung tak hanya berkunjung gadis itu memang sering membawakan makanan ,minuman ,dan pakaian buat anak-anak tak hanya itu ,gadis itu juga mendonasikan uang nya untuk panti ini" tutur Bu Nana
"kira-kira siapa nama gadis itu Bu?" tanya ku semakin penasaran
"kalau itu ibu gak tahu ,sebab gadis itu tak pernah mengatakan nama nya" sahut Bu Nana
"oh gitu ,ya udah gak apa-apa" ucap ku seraya menghela nafas
"memangnya kenapa ,kok kaya yang penasaran banget nih ?" tanya Bu Nana sedikit menggoda ku
"ah ,gak apa-apa kok Bu , hanya penasaran saja " sahut ku sedikit kikuk
"hm.... penasaran apa penasaran " goda Bu Nana lagi
"ah ibu apa sih ,ya sudah kalau gitu aku permisi dulu ya Bu ,mau jemput Ari " ucap ku setelah aku melihat arloji yang sudah menujukan pukul 12:30 ,Saat ini Ari sudah masuk SMA kelas satu .
"iya baiklah , hati-hati di jalan ,salam buat Ari dan mama mu ya"
"iya Bu ,akan saya sampaikan "
"assalamualaikum..."
"waalaikum salam....."
__ADS_1
Aku pun segera beranjak dan meninggalkan panti asuhan ini , anak-anak pun dengan senyum mereka mengiringi langkah ku menuju mobil
"dah kakak Gibran ....nanti datang lagi ya " ucap mereka serempak
"iya nanti kakak datang lagi ,kakak pulang dulu ya , assalamualaikum"
"waalaikum salam......."
Aku pun segera menjalankan mobil ku keluar dari pekarangan panti ,lambaian tangan mungil mereka membuat ku turut melambaikan tangan.
Saat mobil ku baru keluar aku berpapasan dengan mobil lain yang juga baru memasuki gerbang panti ,terdengar sorak sorai anak-anak saat melihat kedatangan mobil itu.
Aku sempat menghentikan mobil ku untuk melihat siapa yang keluar dari dalam mobil itu ,namun pandangan ku tertutup oleh nek Wewe yang tiba-tiba berdiri tepat menghalangi arah pandang ku
"ehehehehe.....dia kembali ehehehehe....."
"siapa nek?" tanya ku
"ehehehehe....nanti juga kau tahu ,ayo berangkat kasihan Ari sudah menunggu mu ehehehehe....." ucap nek Wewe lalu berpindah ke dalam mobil ,dan sial nya orang yang tadi keluar dari dalam mobil itu sudah tak terlihat , nampak nya dia sudah masuk .
"ya sudah " aku pun kembali melakukan mobilku ,dan benar-benar meninggalakan panti asuhan
Sebenarnya aku masih penasaran siapa kakak cantik yang dimaksud Sasa ,apa kakak cantik nya itu sama dengan kakak cantik nya Ari ,yaitu Aranta ,tapi kenapa dia tak memberi kabar kalau sudah kembali ke Jakarta dan juga kenapa jantung ku berdetak lebih cepat dari biasa nya,apa aku merindukan nya , akh...mikir apa sih aku ini ,aku harus secepat nya sampai di sekolah Ari ,bisa merajuk dia kalau aku telat menjemput nya .
Tak perlu waktu lama aku pun sudah sampai di sekolahan Ari ,terlihat Ari yang baru keluar bersama teman-teman nya,aku pun sengaja menghentikan mobil ku di depan Ari .
Aku pun segera keluar untuk menyambut adik kesayangan ku
"apa kakak terlambat ?"
"kakak......." Ari yang memang sangat manja terhadap ku pun tak segan untuk memeluk ku di depan teman-temannya
"hey... apa yang kamu lakukan ,gak malu apa tuh dilihatin teman-teman mu " seru ku yang berusaha melepas pelukan nya
"hehehe....enggak ,biar mereka tahu kalau aku punya kakak yang baik dan sangat sayang pada ku ,apalagi kakak itu sudah jadi idola di sekolah ku loh ,tiap hari selalu ada saja yang menanyakan kakak" ucap Ari setelah melepas pelukan nya
"masa sih ?" tanya ku
"iya ,tuh lihat saja mereka semua sampai lihatin kakak sampe segitu nya " tunjuk Ari pada semua teman-teman nya yang Memnag tengah menatap ku dengan mata berbinar ,ada yang mulut nya menganga ada yang menggigit bibir bawahnya dan masih banyak lagi
"ayo kak kabur sebelum mereka mendekat " seru Ari dan segera membuka kan pintu untuk ku ,Ari sendiri langsung masuk setelah aku masuk ,dan benar saja ,mereka langsung teriak histeris dan bergerak ke arah mobil ku ,aku pun dengan segera menancap gas ,dan pergi meninggalkan mereka yang nampak kecewa melihat kepergian ku
"hahaha....untung kita segera pergi kalau tidak kakak bisa jadi ayam geprek ,sama seperti kak Ris-ris " Ari tertawa terpingkal-pingkal di kursi nya
"ehehehehe.... ehehehehe....." nek Wewe pun turut tertawa
"memang nya apa yang terjadi dengan Riswan ?" tanya ku
"kemarin kak Ris-ris sampai babak belur di cubitin mereka ,kebayang gak sih kak satu cubitan saja sakit nya udah banget-banget ,lah ini satu sekolahan pada nyubitin semua ,bahkan ada yang lebih parah lagi " ucap Ari menggebu
"apa itu?"
"ada yang nekat nyium kak Ris-ris ,tapi untung nya kak Merlin datang tepat waktu ,jadi nya kak Ris-ris selamat"
"astaga "
***
Hai hai ....masih dalam suasana lebaran ya ,minal aidzin wal faidzin 🙏🙏🙏
__ADS_1
maaf baru up ,kemarin aku gak up , biasa lah kegiatan rutin setiap lebaran , touring kampung halaman , jadi gak sempet up 🙏🙏🙏
Semoga tetap setia menunggu cerita ku ya ,terima kasih 🙏🙏🙏