The INDIGO

The INDIGO
Ses Merry


__ADS_3

HAHAHAHA.......


Aku tak bisa menahan diri tuk tak tertawa saat melihat sosok unik dan nyeleneh menurut ku


Bagaimana tidak sosok itu mengenakan pakaian yang sangat ketat juga rok mini yang di padukan dengan stoking jaring warna warni ,riasan wajah yang tebal dengan bibir merah semerah cabe ,serta eye shadow pun begitu kontras dengan warna pipi nya yang juga merah merona ,rambut nya di kuncir dua .


"astaghfirullaah......maaf ya mbak ,mas ,eh... manggil nya apa ya jadi bingung" aku menggaruk kepala ku yang tak gatal


"panggil eyke Merry , eyke tuh hantu paling sekseh di gedung ini ,lihat saja body eyke ,uuuhhh....." sosok hantu setengah wanita itu memutar-mutar tubuh nya dengan nada bicara yang sengaja dibuat centil


"sekseh apanya om, bemper depan belakang tipis gitu " celetuk ku menahan tawa


"iiih....sembarangan am om am om ,ses....ses Merry " ucap nya lagi


"hmmpp....." lagi-lagi aku ingin tertawa mendengar nya namun sebisa mungkin aku menahan nya ,sebab modelan begini kalau marah bisa lebih bahaya dari hantu-hantu lain nya


"ehehehehe......" nek Wewe tiba-tiba muncul


"aaaakkkhhhh........Mak lampir....." teriak Merry lalu bersembunyi di balik punggung papa


"ehehehehe......sembarangan ngatai aku Mak lampir..... ehehehehe...." seru nek Wewe


"udah gak usah takut ,dia Wewe penjaga nya anak ku " ucap papa


"hah...penjaga .....tapi kok serem ciiiiinnn???"


"ehehehehe......situ lebih serem , laki-laki bukan wanita apa lagi ehehehehe......" cibir nek Wewe


"iiih daripada nenek ,udah tua iiiiuuhh...."


"dimana-mana yang nama nya nenek itu ya memang tua , kalau muda dipanggil nya neng " sambung ku


"eyke masih muda kenapa gak dipanggil neng ?" tanya nya


"ya ampun sudahlah , ses Merry kita berdua masuk dulu ,ingat untuk tidak mengganggu kenyamanan karyawan di sini ,kalau melanggar siap-siap aja buat keluar dari gedung ini" ancam papa


"ok ,yey tenang saja , eyke pasti akan menjaga tata krama dengan baik ,selamat bekerja pak boss,dadah ganteng " ucap nya seraya pergi menghilang,namun sebelum menghilang Merry mengerling pada nek Wewe ,lalu setelah itu Merry pun pergi karena nek Wewe hendak menghampiri nya , tepat di saat ada karyawan lain lewat nek Wewe pun turut menghilang .


"pak " karyawan itu menyapa dan menunduk lalu kembali melanjutkan langkah nya


"papa nemu dimana hantu kaya gitu ?" tanya ku saat kami sudah memasuki lift


"hahaha......waktu itu papa gak sengaja melihat nya tengah di kejar-kejar anjing jenis bulldog ,dia begitu berisik karena ketakutan ,padahal dia sudah jadi hantu,tapi malah takut " ucap papa setelah tadi sempat tertawa


"lalu papa ajak ke sini ?" tanya ku


"tadinya enggak,papa cuek kin aja ,tapi dia tahu kalau papa bisa melihat nya ,eh malah dia ngikutin papa terus ,karena risih ya terpaksa papa bawa dia ke kantor ,tapi dia itu hantu yang patuh loh nak " ucap papa


Ting


pintu lift terbuka ,kami pun keluar dari dalam lift dan segera menuju ruangan papa .


"patuh gimana pa..?" tanya ku


"papa mengatakan jika dia ingin tinggal di sini dia dilarang menakut-nakuti karyawan di sini ,dan itu terbukti selama lima bulan ia tinggal tak pernah dia berulah ,tapi sebalik nya,dia sangat membantu papa ketika ada musuh dalam selimut" tutur papa menjelaskan


''lama juga ya ,kok papa gak pernah cerita ?" tanya ku lagi


"papa lupa nak " sahut papa


"tadi katanya dia gak pernah berulah tapi kenapa hantu itu mencoba menakuti ku?" tanya ku lagi


"mungkin dia penasaran dengan mu ,soal nya papa pernah mengatakan pada nya kalau papa punya anak tampan yang tak takut dengan yang nama nya hantu "tutur papa lagi

__ADS_1


Beberapa saat kemudian kami pun sampai di depan ruangan papa ,ada sekretaris papa yang meja kerja nya sengaja di tempat kan di dekat pintu masuk.


"pak boss ,tuan muda Adnan " sapa sekretaris papa yang bernama Dani,sudah sejak dulu papa mengganti sekretaris nya dengan laki-laki sebab papa tidak mau membuat mama cemburu ,setelah kejadian beberapa tahun lalu saat sekretaris papa yang baru mencoba merayu papa ,kebetulan mama dan aku datang ke kantor ,otomatis apa yang dilakukan sekretaris itu bisa dilihat oleh mama juga aku .


Mama marah ?


tentu saja marah ,bahkan mama pun sampai mengamuk hingga membuat sekretaris papa ketakutan ,dan itu merupakan sisi mama yang lain.


Semenjak saat itu papa pun mengganti sekretaris nya dengan laki-laki hingga saat ini.


"ya sudah ,papa mau lanjut bekerja ,kamu duduk saja lah di sana " papa menujuk sebuah sofa di ruangan nya


"aku ikut kerja juga lah ,sekalian belajar " sahut ku cepat


"ok ,bagus kalau begitu ,sini bawa kursi nya ke sini ,kamu coba pelajari berkas ini ,dan bilang ke papa kalau kamu menemukan kejanggalan ,atau yang kamu tak mengerti " ucap papa menyerahkan sebuah berkas saat aku sudah menggeser kursi ke samping papa


Aku pun mulai fokus pada berkas yang berada di tangan ku,sejauh ini tak ada kejanggalan apa pun dengan berkas keuangan perusahaan ,ya papa meminta ku untuk memeriksa pengeluaran dan pemasukan keuangan perusahaan selama satu tahun.


Namum aku mengerutkan kening ku saat melihat nominal yang tak biasa .


"kenapa jumlah keseluruhan nya jadi sebesar ini , padahal kalau dihitung-hitung jumlah nya tak akan sampai segini" fikir ku


Aku pun kembali melihat dari awal dan menghitung jumlah pengeluaran perbulan hingga setahun , aku menghela nafas panjang setelah melihat jumlah yang berbeda .


"ada apa nak ?" tanya papa menoleh pada ku


"papa lihat ini ,apa papa percaya dengan nominal yang tertulis ini " tanya ku menujuk pada angka yang menurutku tak biasa .


"memang nya kenapa ,papa juga belum cek sih " tanya papa


"ini pa, coba papa perhatikan masa pengeluaran nya sebesar ini ,kalau di lihat-lihat dari pengeluaran tiap bulan nya gak mungkin nominal nya sebesar itu kan ?" tanya ku


"iya juga ya " gumam papa


"apa ini hanya kesalahan perhitungan ,atau memang ada yang sudah menggelapkan uang perusahaan" gumam papa


"kita coba saja tanyakan hal ini baik-baik dulu siapa tahu memang kesalahan penghitungan " ucap ku


"iya kamu benar nak ,terima kasih untung kamu datang membantu papa " papa pun segera memencet tombol pada telpon duduk lalu berkata


"Dani, kamu panggil semua staf keuangan ,sekarang "


"baik pak boss" jawab sekretaris papa


Tak berselang lama para staf keuangan pun datang


"maaf ,pak bos ,ada apa ya memanggil kami ke sini?" tanya salah satu staf


"ini ...coba lihat dan perhatikan baik-baik" ucap papa seraya memberikan berkas keuangan ,beberapa staf yang lain nampak saling pandang ,namun ada dua orang yang terlihat mencuriga kan.


Terlihat staf itu nampak fokus memperhatikan setiap angka-angka nya ,hingga kemudian staf itu mengerutkan alis


"bagaimana ?' tanya papa


"ini....kenapa jumlah nya jadi sebesar ini pak?" tanya nya


"nah itu yang ingin saya tanyakan,kenapa itu bisa terjadi ,apa ini kelalayan kalian ?" tanya papa


"sebentar pak ,kok aku merasa ini berbeda dengan laporan yang aku buat kemarin sih " ucap salah satu dari staf lalu meraih berkas itu dari tangan rekan nya


"masa sih " tanya rekan nya


"sebentar aku cek dulu" staf itu pun memperhatikan berkas itu dengan seksama ,hingga kemudian staf itu mengangkat wajah menatap papa dan rekan di samping nya .

__ADS_1


"ada apa ?" tanya papa


"ini berkas palsu pak ,saya masih ingat betul ,kemarin jumlah nya tak segini ,kan saya yang merekap nya ,jadi saya masih ingat betul ,dan ini seharusnya di bagian bawah ini harus ada noda kopi nya ,karena saya kemarin tak sengaja menyenggol minuman kopi,tapi beruntung hanya satu tetes saja yang mengenai ujung kertas nya,tapi ini kok gak ada bekas noda nya " tutur staf itu


Mataku memperhatikan kedua rekan nya yang lain


"seandainya kak Wowo ada di sini ,dia pasti bisa membaca pikiran mereka ,mereka sangat mencurigakan" batin ku


"yuhuuu....eyke datang....." hantu Merry tiba-tiba muncul di belakang para staf


"kamu ngapain ke sini ses Merry ?" tanya ku dalam hati


"eyke datang untuk membantu yey berdua untuk menangkap dua koruptor yang sudah menggelapkan uang perusahaan ini " jawab nya


"menurut eyke dua orang ini nih koruptor nya " ucap nya seraya memukul kedua kepala belakang para staf yang di maksud


"aduh....


"aduh....


"kalian kenapa?" tanya papa


"e...enggak apa-apa pak bos" jawab mereka terbata


"oh iya ,aku ingat kemarin kan kamu yang aku suruh buat nganterin ini ke pak bos" ucap staf yang ternyata yang merekap pengeluaran dan pemasukan


"kamu mau menuduh ku ?" tuding nya


"loh siapa yang menuduh mu ,aku kan hanya bertanya ,bukan kah kamu kan yang kemarin membawa berkas ini ,apa tidak ada siapa pun lagi yang menyentuh berkas ini selain kamu ?" tanya nya lagi


"tapi dari nada bicara mu seolah kamu mencurigai kami " sewot nya


"loh siapa juga yang mencurigai kalian ,kalian ini aneh "


"tanpa di curigai pun sikap kalian sudah sangat mencurigakan sejak tadi" timpal ku


"apa maksud nya tuan muda ?" tanya nya


"kalian boleh kembali ke ruangan kalian " ucap papa kepada para staf yang tak kami curigai


"baik pak bos ,kami permisi"


Setelah staf yang lain keluar ,kini tinggal kedua staf yang kami curigai pelaku kecurangan


"kenapa kalian melakukan penggelapan uang perusahaan ? apa gaji yang saya berikan itu kurang ?" tanya papa


"maaf pak bos ,apa maksud pak bos ,kami sama sekali tak melakukan apa yang pak bos tuduh kan " sangkal salah satu nya


"pa...mereka kalau ditanya seperti itu ya mana mungkin mau mengaku pa, aku ada cara agar mereka mau mengakui perbuatan mereka " ucap ku


"tuan muda mohon jangan ikut campur ,ini masalah kami dengan pak bos"


"apa kata mu ,jangan ikut campur, enak sekali kamu ngomong ,ini perusahaan saya ,dia anak saya ,berarti dia juga berhak ikut campur masalah perusahaan ,lalu kian siapa berani mengatur ?" seru papa yang langsung naik pitam


"pa....sabar " ucap ku seraya menyentuh pundak nya


"gimana cara nya ?" tanya papa


Aku pun membisikan sesuatu pada papa ,hingga papa pun mengangguk tanda mengerti


"gimana pa...?" tanya ku


"boleh juga "

__ADS_1


***


__ADS_2