TRANSMIGRASI GRAMEISYA

TRANSMIGRASI GRAMEISYA
BAB 111


__ADS_3

...☘️☘️☘️ Happy reading ☘️☘️☘️...


...☺️☺️☺️...


...❤️❤️❤️❤️❤️...


Para murid pun di suruh berkumpul kembali di aula.


"Baiklah anak-anak semuanya, dari kesepakatan para guru, jadi untuk pertandingan ini ada sebagian berikut."


Pertama:


Pertandingan soal matematika tertulis.


Kedua:


Cerdas cermat soal matematika.


Ketiga:


Pertandingan tertulis tentang perusahaan.

__ADS_1


Keempat:


Pertandingan bela diri.


"Nah, untuk pertandingan ini sengaja kami buat karena pemenangnya akan kami kirim ke tingkat nasional. Jadi bagi kalian yang ingin mendaftar silakan mendaftarkan diri. Untuk Grameisya sendiri tidak perlu daftar lagi, karena kamu adalah pemeran utama kali ini. Jadi pertandingan ini sebagai taruhan sekaligus untuk mencari pemenangnya. Seandainya Grameisya yang menang, maka bukan hanya bisa sekolah di sini kembali, tapi ia juga akan di kirim ke tingkat nasional untuk pertandingan ini," ucap kepala sekolah.


"Bagaimana? Apa kalian setuju?" tanya kepala sekolah.


Mau tak mau mereka harus setuju, lagian yang akan mendaftar adalah murid yang sudah terbiasa ikut lomba antar provinsi dan juga ada sebagai murid yang sudah belajar memegang saham keluarganya.


"Heh! Diakan murid yang terkenal cupu dan bodoh, bagaimana mungkin dia bisa menang," ucap mereka mencibir.


Para guru juga berkumpul di kantor membahas masalah ini.


"Sebenarnya, ini adalah pilihan yang sulit bagi kita, ada benarnya juga karena masalah pembunuhan ini mungkin akan membuat nama sekolah kita akan menjadi jelek dan berdampak buruk bagi sekolah kita dan membuat sekolah kita kehilangan murid, karena sekolah elit ada beberapa di kota ini. Tapi waktu itu saya melihat malam itu jika Grameisya dan Tuan Alneozro bersama. Mereka terlihat berbincang-bincang malam itu, entah saya rasa jika mereka punya hubungan, di tambah lagi akhir-akhir ini Tuan Alneozro juga sering datang ke sekolah dan menanyakan tentang Grameisya. Jadi untuk pertandingan ini saya akan mengundang Tuan Alneozro untuk datang menyaksikan pertandingan ini. Kita lihat, apa Grameisya penting bagi Tuan Alneozro atau tidak. Jika tidak penting kita keluarkan saja dia sekali pun dia menang," ucap kepala sekolah.


"Tapi Pak kasihan dia," ucap guru yang lain.


"Ya bagaimana? Kita tidak rugi kehilangan satu siswa demi mengembalikan nama baik sekolah ini. Maka dari itu, jika Grameisya sangat penting bagi Tuan Alneozro, kita bisa minta Tuan Alneozro mengembalikan nama baik sekolah ini, tapi jika tidak, terpaksa kita harus mendepak dia dari sekolah, dan begitu juga saudaranya yang lain," ucap kepala sekolah itu.


Semua guru berpandangan satu sama lain dan mereka pun setuju.

__ADS_1


"Baiklah, saya akan menghubungi Tuan Alneozro nanti," ucap kepala sekolah.


Triring! Triring!


Triring! Triring!


"Halo," jawab Grameisya.


"Kamus sedang apa?" tanya Alneozro.


"Aku sedang pulang sekolah," jawab Grameisya.


"Oh ya, besok aku akan pulang, aku benar-benar merindukan mu. Kamu jemput aku di bandara ya," pinta Alneozro.


"Aku? Bukannya pengawal mu banyak?" tanya Grameisya.


"Iya, tapi aku inginnya kamu yang jemput. Aku ada bawa sesuatu untukmu spesial," ucapnya tersenyum.


"Oke baiklah baiklah," jawab Grameisya manyun.


...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...

__ADS_1


__ADS_2