TRANSMIGRASI GRAMEISYA

TRANSMIGRASI GRAMEISYA
BAB 177


__ADS_3

...☘️☘️☘️ Happy reading ☘️☘️☘️...


...☺️☺️☺️☺️☺️...


...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...


[Target terkunci]


Duuaaaaaaaaaarrrrrrrrrrrrrrr!


Duuaaaaaaaaaarrrrrrrrrrrrrrr!


Ledakan rudal itu mengenai mobil yang di kendarai Kino membuat mobil itu terbalik. Kino dan Josh terluka di dalam mobil meskipun tidak begitu parah.


Mobil Alneozro dan Grameisya datang mendekat dan mereka pun menarik kedua orang itu keluar.


"Mau lari kemana lagi kalian hah!" teriak Grameisya.


"Siapa kalian! Kenapa malah menyerang kami!" teriak Kino di saat itu lengan kirinya terluka.


"Dia adalah Melisa Kino," jawab Josh dengan nafas yang tersengal-sengal. Ia juga tidak bisa berjalan karena kakinya yang tertembak tadi.


"Apa! Tidak mungkin! Mana mungkin Melisa kembali hidup! Aku sendiri yang membunuhnya dan telah menguburnya!" ucap Kino terbelalak tak percaya.

__ADS_1


"Ya, kau sudah mengubur tubuhku! Tapi tidak jiwaku, aku tidak menyangka jika kita masih bisa bertemu lagi Kino, sang mantan yang dulunya aku sayang tapi memilih menjadi pengkhianat karena uang! Apa hidupmu kini bahagia karena uang?" tanya Grameisya memegang dagu Kino.


Beberapa pengawal datang dan mereka menyeret Kino dan Josh.


Kino mencoba untuk melepaskan diri tapi tidak bisa, karena tangannya di borgol.


Mereka pun di bawa kembali ke markas. Markas yang dulunya tinggi menjunjung kini rata dengan tanah.


Di markas tersebut, para bawahan Josh banyak yang mati, ada yang terluka parah.


"Bagaimana? Josh apa kau sudah melihat kehancuran mu?" tanya Grameisya.


"Ketua ... To-tolong ka ... mi," pinta mereka yang sudah tidak sanggup bertahan lagi dan pada akhirnya mati.


Josh dan Kino di dudukkan di tanah dan menyuruh mereka menyaksikan kehancuran markasnya.


Bom juga meledak sana dan sini, yang sudah rata dengan tanah dan mereka membuat agar menjadi abu.


Kini tinggal Josh dan Kino yang masih hidup. Sedih juga tak ada gunanya. Mereka kini telah di ambang kematiannya.


Semua jaringan komunikasi sudah terhubung kembali.


"Bunuh saja aku! Cepat bunuh aku!" teriak Josh.

__ADS_1


"Aku akan membunuhmu setelah kau merasakan rasanya sakit di mana saat kau ingin mati tapi tidak bisa," ucap Grameisya.


Dari arah barat terlihat beberapa mobil yang datang dengan membawa senjata.


Mereka berhenti tidak jauh dari di mana Alneozro berdiri. Para pengawal Alneozro bersiap dan mengangkat senjata mereka.


"Bagaimana Tuan, apa kita lepasakan rudal?" tanya Miko.


"Nanti dulu, kita lihat siapa mereka, sepertinya mereka tidak menyerang," jawab Alneozro.


Seorang pria keluar dari mobil dan mengangkat tangannya dan menyilangkan tangannya menandakan saat ini mereka tidak menyerang.


"Apa yang terjadi!" teriak pria itu.


"Kau bisa lihat sendirikan? Bukannya kau yang bekerja sama dengan dia?" tanya Alneozro.


Setelah lebih dekat sedikit. Pria itu terkejut karena itu adalah Alneozro.


"Kenapa kamu?" tanya pria itu. "Dari yang aku tau, selama ini kamu tidak pernah mencampuri urusan seperti ini?" tanya pria itu.


"Tentu saja aku harus turun tangan juga karena dia sudah menganggu ku? Jadi apa kau ingin menganggu ku juga?" tanya Alneozro.


Pria itu melihat lautan manusia yang di milik oleh Alneozro dan belum lagi pesawat tempur yang mereka miliki, jika hanya mereka, dapat dikalahkan oleh dengan mudah oleh pasukan Alneozro.

__ADS_1


...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...


__ADS_2