
Happy reading 🥰🥰
-
❤️❤️❤️
"Pergi kamu sana!" hardik Andes.
Mila dan Yessy pun pergi dari rumah tersebut. Jangan mendapatkan hati Alneozro, ia malah di usir dari rumah. Saat ini tidak tahu mereka harus pergi kemana untuk bersandar.
"Kemana kita pergi Ma?" tanya Yessy kebingungan.
"Kita ... Kita pergi ke rumah orang kaya," jawab Mila punya ide.
"Maksud Mama?" tanya Yessy tak mengerti.
"Iya, kita pergi ke bar atau kemana pun itu, tempat biasa orang kaya ngumpul, kamu nggak maukah hidup di jalanan," ucap Mila.
"Enggak mau," jawab Yessy menggeleng.
"Maka dari itu, kita cari orang kaya, seperti sugar Daddy gitu," ucap Mila.
__ADS_1
Yessy menekuk alisnya, tapi ya sudahlah, ia harus ikut Mamanya. Mereka pun pergi menuju ke klub untuk mencari orang yang bisa untuk memberi mereka makan.
Pengawal Alneozro memberikan surat kontrak kerja sama kepada Andes, dengan senyum mengembang ia menandatangani surat itu.
"Akhirnya perusahaan kita selamat juga," ucap Andes lega.
"Baik Tuan Andes, kami pergi dulu. Salinan suratnya ajan di kirim ke perusahaan Anda besok," ucap pengawal itu.
"Terima kasih banyak, semoga saja kerja sama ini tidak putus di tengah jalan," ucap Andes tersenyum bahagia.
Pengawal itu pun pergi dengan membawa berkas tersebut.
"Jadi Pa, jatah bulanan kita nggak di potong lagi kan?" tanya Mama Mia.
"Eh nggak Pa, segitu cukup kok," ucap Mama Mia undur diri dan pergi, dari pada dia juga di usir.
"Kalian harus berterima kasih kepada Grameisya, jika bukan karena ketertarikan Tuan Alneozro kepada Grameisya Kaka perusahaan kita tidak akan mendapatkan kerja sama yang luar biasa ini. Sukur-sukur kalau Alneozro me jadi cucu menantuku, mungkin aku akan hidup menikmati masa tua ku dengan damai. Jadi untuk kalian semua, jangan melakukan sesuatu hal bodoh seperti Mila yang membuat Tual Alneozro murka. Jika kalian berani melakukannya, kalian bukan hanya ku usir, kalian ku buat tidak bisa mendapatkan pekerjaan dan hidup jadi gelandangan!" ancam kakek Andes.
Mereka semua terlihat ketakutan dan tidak ada yang berbunyi sedikit pun.
❤️❤️❤️
__ADS_1
"Kenapa kau membawaku pagi buta begini kenapa?" tanya Grameisya.
"Aku hanya datang untuk mengungkapkan siapa yang sudah mengirim foto-foto mu itu. Aku juga datang untuk menjemputmu," jawab Alneozro.
"Untuk apa?" tanya Grameisya.
"Bukannya kau ingin latihan di tempat ku?" ucap Alneozro.
"Haruskah sepagi ini?" tanya Grameisya menguap.
"Hey! ini bukan pagi, sudah setelah sembilan," ucap Alneozro memperlihatkan jam tangannya kepada Grameisya.
"Sekalian kau juga ingin melihat kan apa yang aku dapatkan," ucap Alneozro.
"Apa yang kau dapatkan?" tanya Grameisya menekuk alisnya.
"Ah, pokoknya setelah latihan aku akan menunjukkan mu, tapi dengan syarat kau harus latihan dengan serius," ucap Alneozro.
Grameisya menatap Alneozro manyun.
Tak lama kemudian, mereka pun sampai di rumah Alneozro, rumah yang terlihat mewah itu rasanya hanya Alneozro saja yang punya.
__ADS_1
Mereka keluar dari mobil dan masuk ke dalam rumah.
❤️❤️❤️