TRANSMIGRASI GRAMEISYA

TRANSMIGRASI GRAMEISYA
BAB 213


__ADS_3

...☘️☘️☘️ Happy reading ☘️☘️☘️...


...☺️☺️☺️☺️☺️☺️☺️...


...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...


"Iya, perusahaan itu harus di ambil, setelah itu kita akan bangun perusahaan baru untuk Papa," ucap Alneozro.


"Aku tadinya berpikir begitu, kita akan menyerahkannya saat ia sudah sembuh nanti sebagai kejutan," ucap Grameisya.


"Iya, aku akan menyumbangkan dana untuk perusahaan Papamu juga," ucap Alneozro.


"Tidak perlu, dana ku cukup untuk membuka usaha Papa," tolak Grameisya.


"Kamu jangan begitu donk, kalo aku nggak bantu nanti di bilang pelit," ucap Alneozro mengambil tangan Grameisya dan meletakkan di pahanya.


 "Kamu udah banyak bantu Papa, kemaren kamu udah bantu, tapi sayangnya saham Papa malah turun dan pada akhirnya Papa udah nggak punya perusahaan lagi, bantuan kamu malah sia-sia," ucap Grameisya merasa nggak enakan


"Maka dari itu, untuk kali ini perusahaan Papa bekerja sama dengan perusahaan induk. Dulu aku hanya bantu dana saja. Atau begini saja, Papa aku angkat menjadi CEO di anak perusahaan ku, jadi dia yang akan menghandle perusahaan anak itu," saran Alneozro.


"Tapi ... bagaimana jika Papa kinerjanya tidak maksimal, nanti kamu juga yang repot mengurusnya," ucap Grameisya khawatir.


"Tidak perlu khawatir, sekali pun Papa jadi CEO di perusahaan anak, tapi tetap di bawah naungan ku," ucap Alneozro.

__ADS_1


"Hm ... Baiklah kalau begitu, semoga saja Papa suka," ucap Grameisya.


☘️☘️☘️☘️☘️


Tak lama kemudian, Lio keluar dari ruangan tersebut.


"Gimana Lio?" tanya Grameisya.


"Memang ada memar di dalam perutnya, tapi tidak terlalu parah, mungkin akan di rawat sekitar beberapa di rumah sakit. Tapi semoga saja cepat sembuhnya," ucap Lio.


"Semoga saja begitu," ucap Grameisya.


Deval di bawa keluar dari ruangan tersebut dan di bawa ke ruangan lain.


Grameisya dan Alneozro pun mengikutinya menuju ruangan tersebut.


"Apa pun itu tolong berikan yang terbaik untuk Papa," ucap Grameisya.


"Iya, pastinya donk, kan bayarannya mahal," ucap Lio tersenyum dengan menaikan turunkan alisnya.


"Iya, berapa pun itu aku pasti akan membayarnya," ucap Grameisya.


"Bukan kamu, tapi dia," ucap Lio memajukan mulutnya ke arah Alneozro.

__ADS_1


"Untuk kali ini gratis," ucap Alneozro seenaknya.


"Sialan! Kau pikir rumah sakit ku panti apa, tapi untuk Papa Grameisya nggak apa-apa deh, aku gratiskan kok," ucap Lio tersenyum.


"Eh beneran?" tanya Grameisya menaikkan alisnya.


"Iya," jawab Lio mengangguk.


"Terima kasih Lio," ucap Grameisya senang.


"Sama-sama."


"Mentang-mentang gratis asal-asalan kamu buat," ucap Alneozro.


"Aman, perfect kok," ucap Lio mengacungkan dua jempolnya.


"Ya udah, aku keluar sebentar," ucap Lio.


Ia melewati Alneozro dan berhenti di sampingnya. "Jangan lupa 4 digit," bisik Lio. Ia pun pergi.


"Maaf ya untuk kalian berdua yang udah merepotkan kalian, maaf banget," ucap Deval merasa bersalah.


...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...

__ADS_1


[Jangan lupa like, vote, komen, iklan, tips dan hadiah ya terima kasih]


Maaf ya gaes, sepertinya ada kesalahan, 2 bab awal sudah di hapus karena di up tapi nggak masuk, giliran di hapus malah sudah up di sini 😓😓


__ADS_2