TRANSMIGRASI GRAMEISYA

TRANSMIGRASI GRAMEISYA
BAB 180


__ADS_3

...☘️☘️☘️ Happy reading ☘️☘️☘️...


...☺️☺️☺️☺️☺️...


...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...


Sesampainya di rumah. Para pelayan menyambutnya mereka.


"Haishhhh, dia lagi," keluh pelayan itu dengan berbisik.


Alneozro membopong Grameisya masuk ke dalam kamarnya membuat mata pelayan itu jadi keluar.


"What. Tuan Alneozro ...." sungguh mereka tak bisa berkata-kata.


"Mau aku mandikan?" tanya Alneozro.


"Kalau kau memandikan ku pikiran mu lari kesana ke sini," jawab Grameisya.


"He-he-he, aku nggak seperti itu kok. Ya udah, kamu mandilah. Kamu mau makan apa? Aku akan meminta pelayan untuk memasak untukmu," ucap Alneozro.


"Apa saja asal bisa di makan dan nggak di campur racun," jawab Grameisya.


Alneozro tertegun mendengar ucapan Grameisya karena waktu itu ia di suguhi bawang putih dan sampai saat ini gaji para pelayan itu masih di potong.

__ADS_1


"Hm, baiklah. Aku juga akan menelpon pengawal ku yang lain untuk membeli pakaianmu," ucap Alneozro berbalik badan dan pergi dari kamar.


"Pakaian? Jangan bilang pakaian dalam juga?" tanya Grameisya dengan wajah memerah.


Ia mengambil handuk kimono dan membawanya ke dalam kamar mandi.


Alneozro datang dan masuk ke dapur, para pelayan langsung berdiri dengan rapi menunggu arahan dari Alneozro.


"Ada yang bisa kami bantu Tuan?" tanya kepala pelayan.


"Buatkan steak sapi premium, Sop buntut sapi, iga bakar, iga rebus dan minuman yang bisa menambah stamina tubuh," ucap Alneozro.


"Baik Tuan, akan segera kami siapkan," ucap kepala pelayan.


"B-baik Tuan," jawab merek gugup.


Lio masuk ke dalam rumah Alneozro dengan terburu-buru. Ia membawa beberapa pasukan datang ke rumah Alneozro dan sudah membawa peralatan lengkap termasuk peralatan bedah.


"Di mana Alneozro!" ucapnya panik.


"Hey! Kau kenapa tepogoh-pogoh seperti orang habis lari saja," jawab Alneozro yang nongol dari dapur.


"Eh, kau tidak kenapa-kenapa?" tanya Lio memegang tangan Alneozro dan memutar tubuh Alneozro.

__ADS_1


"Aku baik-baik saja," jawab Alneozro.


"Apa jangan-jangan Grameisya yang terluka parah?" tanya Lio.


"Aku menyuruhmu datang untuk memeriksa kesehatan kami saja, tidak perlu kau membawa seluruh pegawai rumah sakit ke sini, orang sakit di rumah sakit mu siapa yang jaga nanti," ucap Alneozro.


"Sialan kamu! Aku pikir ada peristiwa besar apa," ucap Lio manyun.


"Kalau peristiwa besar memang ada, tapi aku nggak bisa ceritakan di sini, lain waktu saja ya," ucap Alneozro.


"Ya udah, kalian kembalilah ke rumah sakit," perintah Lio.


Para suster itu tampak kecewa karena di suruh pulang, pasal sedang senang-senangnya mereka di undang untuk datang ke rumah Alneozro karena agar bisa melihat Alneozro yang super duper tampan itu.


Para suster pun kembali masuk ke dalam mobil.


"Ya udah, ayo aku periksa," ajak Lio.


"Hm ... tunggu sebentar," ucap Alneozro menahan tangan Lio. Yang ia ingat Grameisya pasti sedang mandi saat ini, bagaimana kalau pintu di buka dia sedang....


"Ah, tunggu saja pengawalku datang membawa bajunya," ucap Alneozro duduk di sofa.


...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...

__ADS_1


__ADS_2