
...☘️☘️☘️ Happy reading ☘️☘️☘️...
...☺️☺️☺️☺️☺️...
...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...
Braking news.
"Seorang pria muda dan pengusaha terbesar di dunia itu saat ini sedang bekerja sama dengan salah satu perusahaan besar di Negera F. Kemungkinan besar, bekerja samanya perusahaan mereka akan membentuk perusahaan yang lebih besar lagi. Selamat untuk kedua perusahaan."
Terlihat Alneozro bersalaman dengan seorang pria yang berkisar umur 50 tahun dengan membawa istri dan anak perempuannya berumur 26 tahun yang berdiri di samping Alneozro.
Di bawanya tertulis komentar.
"Sepertinya kerja sama mereka ada hubungannya dengan anak Tuan Leon, Belinda."
"Mungkin Belinda dan Tuan Alneozro punya hubungan khusus."
"Iya, aku ras juga begitu, kalau tidak Tuan Alneozro mana mau bekerja sama dengan perusahaan lain, karena perusahaannya berdiri dengan sendirinya."
"Ahhhhh! Aku tidak rela jika Tuan Alneozro sudah ada kekasih!"
__ADS_1
"Tuan Alneozro, ayo kembali jomblo. Aku masih menunggumu di sini."
"Entah kenapa aku melihat Belinda dan Tuan Alneozro mesra sekali."
"Mereka memang cocok jadi pasangan kekasih."
"Sial! Kenapa mereka serasi sekali sih? Aku jadi iri!"
Grameisya terdiam saat melihat wanita yang di sebut Belinda itu, ia terus tersenyum melihat Alneozro di layar tv di warnet tersebut.
"Hm ... ayo kita pulang," ajak Amar memegang bahu Grameisya dan membalikkan badan Grameisya ke belakang.
"Iya aku tahu. Aku tidak cemburu. Ya sudah kita pulang, yang pasti kita sudah tahu siapa orangnya," ucap Grameisya berjalan mendekati mobilnya.
Amar berdiri di samping Grameisya sambil memegang mobil Grameisya dan bercakap-cakap.
"Mungkin, jika pria itu hanya memberi ciri-ciri dari parasnya saja mungkin aku tidak tahu, karena penampilan bisa di ubah. Tapi dia tidak melepaskan anting-antingnya sekali pun ia tahu jika organisasi itu sudah runtuh. Oh ya, terima kasih karena sudah membantu ku hari ini," ucap Grameisya tersenyum.
"Iya sama-sama. Oh ya, aku sudah menekan gambar mu itu untuk menyebar, ku rasa masalah mu sudah tertutup oleh berita Alneozro tadi," ucap Amar.
"Terima kasih," ucap Grameisya datar.
__ADS_1
"Eh, aku langsung pulang ya, kalau ada apa-apa kasih tahu aku langsung," ucap Amar.
"Iya." angguk Grameisya.
Mereka pun masuk ke dalam mobil masing-masing dan menuju ke arah pulang.
'Adinda ya, kau punya perusahaan di negara F, kalau begitu aku ku hancurkan perusahaan mu di Negera F sebelum kau menghancurkan perusahaan papa ku yang hanya kecil itu. Mungkin dia sakit hati padaku dan Papa, dia pasti tahu kalau aku dan Alneozro yang menghancurkan agen rahasianya, akan ku pikirkan bagaimana aku bisa menghancurkan Adinda," ucap Grameisya bertekad.
☘️☘️☘️☘️☘️
Sesampainya di rumah, Grameisya pun turun dari mobil dan langsung masuk ke dalam rumah.
Grameisya masuk ke dalam kamar dan duduk diam di atas ranjangnya.
Triring! Triring!
Triring! Triring!
...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...
[Jangan lupa like, vote, komen, iklan, tips dan hadiah ya, terima kasih]
__ADS_1