TRANSMIGRASI GRAMEISYA

TRANSMIGRASI GRAMEISYA
BAB 203


__ADS_3

...☘️☘️☘️ Happy reading ☘️☘️☘️...


...☺️☺️☺️☺️☺️...


...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...


Grameisya melihat di ponsel jika yang menelponnya adalah Alneozro.


"Halo," jawab Grameisya.


"Sayang, kamu di mana?" tanya Alneozro lembut.


"Aku di rumah," jawab Grameisya datar.


"Oh, aku lihat foto kamu dan Papa beredar di media sosial. Aku bantu kamu untuk mencari identitasnya dulu," ucap Alneozro.


"Tidak perlu. Orangnya aku sudah tahu," jawab Grameisya.


"Siapa?" tanya Alneozro.


"Adinda ... Adinda Larasati, yang punya perusahaan di Negera F, perusahaan Adilas Grub," jawab Grameisya.


"Apa! Dia sungguh berani melakukan itu! Berhubungan kerja sama ku dengan perusahaan ini sudah selesai, ayo kita berangkat besok menuju ke perusahaannya," ajak Alneozro.


"Hm ... kau tidak sibuk lagi?" tanya Grameisya.


"Kan sudah ku bilang kalau pekerjaan ku sudah selesai Sayang. Aku akan mengambil cuti sekolah mu hari ini," ucap Alneozro.


"Hm, baiklah," ucap Grameisya mengangguk setuju.

__ADS_1


☘️☘️☘️☘️☘️


Ke esokkan hati seperti yang di janjikan. Alneozro meminta Amar untuk menjemput Grameisya menggunakan pesawat Amar untuk menuju ke kota F, karena Alneozro tidak pulang ke negara asalnya.


"Om, permisi ingin bawa Grameisya jalan-jalan ke Negera F atas perintah Alneozro," ucap Amar kepada Deval.


Saat itu Deval tidak bekerja dan ia hanya duduk di rumah agar tidak ada wartawan datang.


"Oh, baiklah, tapi kalian harus hati-hati ya," pesan Deval.


"Iya Om, terima kasih," ucap Amar.


"Iya sama-sama," ucap Deval. Grameisya melambaikan tangannya ke arah Deval lalu masuk ke dalam mobil.


"Lihatlah, Dia sering banget jalan-jalan keluar negeri. Kenapa sih dia yang di taksir Tuan Alneozro, bukan aku," ucap Mia.


"Ya udah, kalau gitu kita cari pacar orang kaya juga biar bisa jalan-jalan," ucap Gladis melewati Mia.


"Hay Grameisya, apa kabar," ucap Jun melambaikan tangannya ke arah Grameisya.


"Eh, kalian ikut juga?" tanya Grameisya melihat Jun dan Lio ada di sana.


"Iya donk, aku ingin melihat pertunjukkan apa yang akan di lakukan Alneozro, pasti sangat seru," ucap Jun tak sabaran.


"Apa lagi kalau bukan menghancurkannya," ucap Lio.


Perlahan-lahan, pesawat pun lepas landas dan terbang di antara awan-awan di langit.


"Bagaimana dengan Alina?" tanya Grameisya.

__ADS_1


"Dia sudah pindah keluar negeri," jawab Lio.


"Di mana?" tanya Grameisya penasaran.


"Di negara Z, Orang tuanya sengaja membawanya pergi jauh dari negara ini agar dia tidak mengingatnya masa lalunya," jawab Lio.


"Semoga semuanya baik-baik saja," ucap Grameisya.


Pesawat terus melaju di udara dan sampai akhirnya mereka ke negara F yang memakan waktu 4 jam.


Tuuut! Tuuut!


Tuuut! Tuuut!


"Halo," jawab Alneozro.


"Kami sudah sampai di bandara. Kirimkan lokasi mu saat ini," punya Lio.


Panggilan terputus dan sebuah pesan masuk.


"Ayo masuk mobil, kita hanya berjarak 8 kilo dari sini," ajak Lio.


Mobil pun meluncur dari pesawat dan menuju titik lokasi perusahaan tersebut.


☘️☘️☘️☘️☘️


Perjalanan yang tak begitu lama dan mereka pun sampai di tempat.


Ya tempat itu kini sudah menjadi lautan api di buat oleh Alneozro dan ribuan pengawalnya ada di sana.

__ADS_1


...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...


[Jangan lupa like, vote, komen, iklan, tips dan hadiah terima kasih]


__ADS_2