
...☘️☘️☘️Happy reading ☘️☘️☘️...
...-...
...❤️❤️❤️❤️❤️...
"Diam kau! Setelah aku mendapatkan mu baru kau tahu rasa," ucap pria itu.
Pria itu kembali mengibaskan senjatanya ke arah Grameisya.
Grameisya menendang pergelangan tangan pria itu hingga senjata tajamnya terlepas dari tangannya.
Dengan sigap Grameisya menarik tangan pria itu dan mematahkan pergelangan tangan pria tersebut.
"Aaaaaaaaaaaaa!" teriak pria itu kesakitan.
Grameisya menendang dagu pria itu hingga kepalanya mendenggak ke atas lalu ia menendang pria itu hingga pria itu terjungkal.
"Katakan! Siapa yang menyuruh mu menangkap ku?" tanya Grameisya memegang dagu pria itu dengan kuat.
"Tu-Tuan Al-Alneozro," jawab pria itu.
"Oh, kau mau berbohong dengan ku lagi ya? Apa kau tidak sayang dengan nyawamu? Kalau begitu pergilah ke neraka!" ucap Grameisya mengangkat tangannya.
__ADS_1
"Tidaaaaaaaaaaakkkk! Aku katakan!" teriak pria itu ketakutan.
"Oh, kau takut mati juga rupanya?" tanya Grameisya menahan tangannya.
"Kalau begitu katakan siapa! Kalau kau masih saja berani berbohong aku benar-benar akan mencabut nyawa mu!" ancam Grameisya dengan membelalakkan matanya.
"Dia ... dia ...."
Pria itu berdiri dan segera melarikan diri. Sayangnya, melarikan dirinya gagal karena ia menabrak wanita pelayan yang tiba-tiba saja membuka pintu.
Mereka berdua terjatuh.
"Aduh!" seru wanita itu terjerembab di lantai.
Grameisya berjalan mendekati pintu tersebut. Wanita itu terkejut karen Grameisya baik-baik saja.
Grameisya memegang tangan wanita pelayan itu dan menamparnya beberapa kali.
Plak! Plak! Plak!
Pipi wanita itu memerah dan pedar hingga ia menangis.
"Jangan menangis! Dasar cengeng! Katakan siapa yang menyuruh kalian menangkap ku dan apa tujuannya?" tanya Grameisya mengintrogasi mereka.
__ADS_1
"Dia ... dia adalah Nona Alina," jawab mereka ketakutan.
"Siapa Alina itu?" tanya Grameisya lagi.
"Dia artis papan atas yang pernah bersama Tuan Alneozro," jawab wanita itu.
"Lalu tujuan dia menangkap ku kenapa?"
"Dia tidak terima jika kamu mendekati Tuan Alneozro karena ia mencintai Tuan Alneozro, dia tidak mau ada orang lain ada di hati Tuan Alneozro," jawabnya lagi.
"Dan dari mana dia tahu kalau aku dan Alneozro akak bertemu di sini?" tanya Grameisya.
"Itu kami tidak tahu, dia datang ke sini dan memerintah ku untuk membawa kamu ke kamar VIP," jawab wanita itu gugup.
Ya, Alina tahu bahwa tadi saat ia pergi ke perusahaan Alneozro. Saat ingin mendekati Alneozro, ia melihat Alneozro sedang menelpon seseorang, ia mendengar percakapan antara Alneozro dan Grameisya bahwa mereka akan bertemu di suatu tempat.
Ia pun mengikuti mobil Alneozro pergi ke tempat tersebut.
Alneozro pun mengatakan pada wanita pelayan tersebut agar gadis bernama Grameisya datang untuk mengantar ke ruang VIP. Tapi Alina datang dan memberi upah kepada wanita pelayan itu untuk masuk ke ruang VIP lainnya.
Awalnya wanita pelayan itu takut, tapi ia di beri tambahan uang yang lebih besar lagi, barulah ia menyetujuinya.
"Alina ya? Sepertinya aku punya musuh baru," ucap Grameisya membanting ke dua orang itu ke samping.
__ADS_1
"Aaaauuuu!" teriak wanita itu kesakitan karena ia beradu dengan tembok hingga lecet di beberapa bagian tubuhnya.
❤️❤️❤️❤️❤️