
...☘️☘️☘️ Happy reading ☘️☘️☘️...
...☺️☺️☺️☺️☺️...
...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...
2 orang itu adalah Adinda dan selingkuhan Kino.
Grameisya menyeringai.
"Akhirnya, aku bertemu dengan mu juga Alina," ucap Grameisya tersenyum sambil mendekati Alina dan memegang dagunya hingga kepalanya mendongak ke atas.
"Kau ... siapa kau?" tanya Alina bingung.
"Ayo bawa mereka kembali ke negara A!" perintah Alneozro.
"Baik Tuan," ucap pengawalnya.
"Ayo ikut aku ke istana Negara F," ajak Alneozro.
"Hm ... kenapa?" tanya Grameisya.
"Aku akan menjelaskan kepada kepala Negera F kenapa aku berbuat seperti ini," ucap Alneozro.
Grameisya memegang tangan Alneozro dan mengengam tangannya dengan erat. Ia menatap mata Alneozro dalam.
"Al, kenapa kau berbuat sejauh ini untuk ku? Aku merasa jika aku membawa pengaruh buruk padamu," ucap Grameisya.
"Apaan, dia itu dari dulu emang kayak gitu, kamu nggak usah merasa nggak enak hati deh," sahut Jun.
"Iya, santai aja Grameisya, nggak usah merasa heran," ucap Amar.
"Kalian ini, ikut campur aja," ucap Alneozro.
__ADS_1
"Ya udah, ayo kita berangkat," ajak Grameisya.
Mereka pun masuk ke dalam mobil dan melaju di jalanan menuju istana Negara F.
☘️☘️☘️☘️☘️
Tak lama kemudian, ketiga mobil itu sampai di istana Negara F, ternyata kepala Negara F sudah menunggu kedatangan Alneozro.
Mereka pun keluar dari mobil dan menghampiri kepala Negara F dan Alneozro dengan santainya ia menyalami kepala Negara itu.
"Silakan duduk Tuan Alneozro," ucap kepala Negara F itu kepada Alneozro. Dan mereka pun duduk di sofa yang ada di teras tersebut.
Beberapa pegawai datang membawakan minuman dan meletakan di atas meja.
"Silakan Tuan," ucap kepala Negara F tersenyum dengan mengangkat gelasnya.
Mereka pun meminumnya.
"Tuan tidak takut jika aku meletakkan sesuatu di minuman itu?" tanya kepala Negara tersebut.
"Anda sangat cerdas sekali," ucap kepala Negara itu tersenyum.
"Jadi ... apa Anda ingin bertanya sesuatu masalah ini?" tanya Alneozro.
"Karena Anda sudah datang ke sini, pasti saya sangat ingin tahu kejelasannya," ucap kepala Negara F itu kembali serius.
"Dia sudah menyebarkan foto calon istri ku dengan foto yang tidak senonoh dan juga foto calon mertuaku, apa aku tinggal diam saja melihat itu? Anda tau jika aku bukan tipe orang yang sabaran menunggu keajaiban datang, sesuatu yang sudah membuatku terganggu maka lebih baik ku hancurkan agar dia tidak mengulangnya kembali. Aku tidak pernah memulai pertarungan terlebih dahulu, tapi kalau di usik secuil pun aku bisa membalasnya hingga jutaan kali lipat. Jadi menurut Anda bagaimana? Apa Anda tetap mempertahankan orang itu dan menuntut ku?" tanya Alneozro.
Kepala Negara F menghela nafas.
"Baiklah, ini kesalahan dia, tidak ada hubungannya dengan Negara ini, aku tidak mau kesalahan seseorang akan merusak citra Negara ini," ucap kepala Negara itu pasrah.
"Terima kasih atas kerja sama Anda, jika begitu, aku permisi dulu," ucap Alneozro mengulurkan tangannya.
__ADS_1
Kepala Negera pun menyalaminya.
Alneozro dan yang lain pun berangkat dari istana kepala Negara F tersebut dan kembali ke bandara.
"Sayang, ayo masuk di jet pribadi kita," ajak Alneozro merangkul Grameisya untuk masuk ke dalam jet pribadinya.
"Kita?" Grameisya mengangkat alisnya.
"Apa pun milik ku kini menjadi milik kita bersama, masalah mu adalah masalahku, masalah ku ...."
"Ya masalah mu," jawab Grameisya cepat.
"Kamu ini ya, kok nyebelin banget sih," ucap Alneozro menjepit hidung Grameisya dengan jarinya.
Mereka pun masuk ke dalam jet. Begitu juga dengan Lio, Jun dan Amar.
Jet pun lepas landas di udara untuk kembali ke negaranya.
Alneozro duduk berdampingan dengan Grameisya, ia memegang kepala Grameisya dan meletakan di bahunya dan mencium rambut Grameisya.
"Aku rindu banget sama kamu, aku pengen kamu bermanja padaku, di depan ku, jadilah wanita lemah yang meminta perlindungan kepada ku," ucap Alneozro mengengam tangan Grameisya.
"Kalau begitu mungkin Belinda cocok," ucap Grameisya.
"Belinda?" tanya Alneozro mengingat siapa wanita yang bernama Belinda.
"Oh, dia ya. Kau cemburu?" tanya Alneozro.
"Tidak, tapi jika kau ingin aku menjadi wanita lemah lembut aku tidak bisa," jawab Grameisya.
"Oke baiklah, maksudku, kau jangan kelihatan terlalu kuat dari ku, nanti citra ku malah rusak menjadi seorang pria," ucap Alneozro.
...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...
__ADS_1
[Jangan lupa like, vote, komen, iklan, tips dan hadiah. Terima kasih]