
...☘️☘️☘️ Happy reading ☘️☘️☘️...
...☺️☺️☺️...
...❤️❤️❤️❤️❤️...
Duuaaaaakkkkkkkkkkkkkkkk!
Sebuah hantaman keras menghantam mobil Alina membuat mobilnya terbalik.
Alina di dalam mobil pingsan. Untung ada polisi lalu lintas datang dan membantu Alina dan menelpon orang terdekatnya.
☘️☘️☘️☘️☘️
Saat malam tiba, Grameisya sudah bersiap-siap dengan gaun berwarna biru muda yang di berikan oleh Alneozro tadi sore.
"Mau kemana kamu?" tanya Gladis melihat Grameisya sudah terlihat cantik.
"Ya mau pergi, mau kemana lagi?" jawab Grameisya.
"Iya, mau pergi kemana maksudnya?" tanya Gladis kepo.
__ADS_1
"Pergi pesta," jawab Grameisya pergi keluar dari rumah, di depan rumah Alneozro sedang berbincang dengan Deval, Dodo. Sedangkan Hito ada di dalam kamar, ia sungguh malu untuk bertemu dengan Alneozro karena kejadian waktu itu karena ketahuan bersekongkol dengan Defgi.
Alneozro tampak tersenyum melihat Grameisya datang.
"Ya udah, kalian hati-hati di jalan ya," ucap Deval tersenyum, senyum bahagia begitu terukir dalam di wajahnya.
"Iya Pa." angguk Grameisya.
Mereka pun masuk ke dalam mobil dan mobil pun melaju di jalanan meninggalkan rumah Grameisya.
"Lihat saja besok Grameisya, Tuan Alneozro akan menjadi milikku," ucap Gladis tersenyum sinis.
Deval pun masuk ke dalam kamar. Ia mengambil foto pernikahan ia dan istrinya.
☘️☘️☘️☘️☘️
Tak lama kemudian, mereka pun sampai di tempat pesta. Tempat itu sudah ramai oleh tamu.
Acara yang di lakukan itu adalah di sebuah hotel mewah.
"Ayo kita keluar," ajak Alneozro.
__ADS_1
Grameisya pun keluar dari mobil, Alneozro merentangkan tangannya dan Grameisya menyambutnya, mereka mirip sepasang kekasih yang serasi meskipun berpaut jarak 9 tahun.
"Hey! Kalian lama sekali," ucap Jun merangkul seorang wanita cantik di sampingnya.
Begitu juga dengan Amar, ia juga membawa seorang wanita dengan memakai gaun abu-abu.
"Di mana Alina?" tanya Alneozro karena tadinya Lio ingin membawa Alina datang, tapi kali ini ia sendiri.
"Entahlah, atau mungkin dia tidak datang," ucap Lio.
"Kamu sudah menghubunginya?" tanya Alneozro lagi.
"Aku belum menghubunginya, takutnya dia terganggu. Mana tau dia memang tidak ingin datang," ucap Lio.
"Haishhhh, kau ini memang pria yang sangat pengertian," ucap Jun menepuk pundak Lio dengan keras membuat Lio terpaksa harus menahan sakitnya.
"Benar-benar teman nggak ada akhlaq," ucap Lio pelan tapi geram.
"Ya udah, kita masuk sekarang," ajak Alneozro.
Saat mereka masuk, semua mata memandang ke arah mereka.
__ADS_1
4 Tuan muda masuk ke dalam hotel itu, mereka pun datang menghampiri mereka. Terutama Alneozro, pria muda yang tampan terkenal dengan sepak terjangnya di dunia bisnis.
...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...