
...☘️☘️☘️ Happy reading ☘️☘️☘️...
...☺️☺️☺️☺️☺️...
...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...
"Aku tidak bisa menolak mu!" teriak Grameisya yang membuat langkah kaki Alneozro berhenti.
"Kau adalah satu-satunya pria yang luar biasa yang aku temui di dunia ini!" teriak Grameisya lagi.
Seketika dunia terasa berputar kembali Alneozro menyeka air matanya dan ia tersenyum.
"Sial! Grameisyaaaaaaaaaaaa! Kau mempermainkan perasaan kuuuuuuuu!" teriak Alneozro mengengam tangannya dan hingga terlihat urat lehernya.
Ia membalikkan badannya dan berlari ke arah Grameisya dan langsung memeluknya dengan erat.
"Kau wanita paling jahat di dunia ini Grameisya, kau sangat jahat!" ucap Alneozro menenggelamkan wajahnya di bahu Grameisya.
Amar, Jun dan Lio meniup terompet dan membawa kembang api sambil tertawa gembira.
Para koki dan para karyawan yang ikut meramaikan itu mereka bertepuk tangan.
Alneozro melihat Grameisya dengan mata berkaca-kaca lalu ia memeluknya lagi.
"Hey! Kau membunuh ku!" teriak Grameisya karena pelukan Alneozro sangat erat.
"Cieeeee, yang jadian, suit suit," ucap Amar memecahkan suasana.
__ADS_1
Alneozro mengambil kalung itu. "Kau sudah menjadi kekasih ku, jadi kau harus memakai kalung ini," ucap Alneozro.
"Ya baiklah," jawab Grameisya manyun.
Dengan senang hati Alneozro memakaikan kalung itu di leher Grameisya.
"Tapi ... Untuk sementara waktu, hubungan kita jangan di publish dulu ya," pinta Grameisya.
"Aku tau, aku akan tetap menjaga rahasia ini sampai kau sendiri yang memberi tahunya," jawab Alneozro merangkul Grameisya.
Mereka pun duduk di kursi, Lio mengambil kamera lalu memotret mereka.
"Sial! Kalian membuat ku iri saja," ucap Amar manyun.
"Ha-ha-ha, sabar Bro, kita cari yang lebih darinya," ucap Lio merangkul pundak Amar.
"Cie, kamu juga iri kan," ejek Jun terkekeh.
"Akhirnya, makanannya nggak jadi terbuang deh, tadinya aku nggak semangat buat makan. Kamu sih Grameisya, kok pintar banget bikin orang kesal," ucap Lio.
Grameisya tersenyum. "Apa aku sudah cocok jadi orang tukang prank?" tanya Grameisya.
"Tapi kamu jangan lakukan itu lagi padaku, benar-benar membuat pikiran ku kacau saja," ucap Alneozro sebal.
"Benar-benar keren abis kamu Gram. Suatu saat nanti aku juga akan mencari wanita seperti mu," ucap Jun ikut duduk di kursi.
"Tidak akan ada yang seperti kekasihku, hanya ada dia satu-satunya di dunia ini, kalau ada pun dia hanya nomor 2," jawab Alneozro.
__ADS_1
"Ah sudahlah, entah kenapa aku rasa langit mendadak jadi warna coklat. Menyebalkan," ucap Amar.
Mereka pun tertawa bersama.
"Oke, ayo kita berpesta," ucap Jun menghidupkan speaker dengan musik yang asik.
Beberapa koki memanggang BBQ dan mereka pun memakan makanan yang ada di sana.
"Pak, masak yang banyak ya, kekasih ku suka makan banyak," pinta Alneozro.
"Baik Tuan," ucap para koki.
Alneozro terus mengengam tangan Grameisya, rasanya tak ingin ia lepaskan.
"Hey tanganmu, mentang-mentang dia sudah menjadi milikmu kau kau pegang terus," ucap Lio melihat tangan Alneozro.
"Iya, aku mau makan," ucap Grameisya.
"Aku suapi," ucap Alneozro.
"Cih! Sok romantis kalian, mau muntah aku," ucap Jun mencolek lengan Grameisya.
"Sialan! Beraninya kau menyentuhnya. Pengawal, buang dia ke laut!" perintah Alneozro.
Dua orang pengawal menarik tangan Jun.
"Alneozrooooooooooo! Kurang ajar kau! Ku kutuk kau! Ku kutuuuuuuuukkkk!" teriak Jun.
__ADS_1
...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...
[Bagaimana? Apa kalian suka? Jika suka jangan lupa tinggalkan like, vote, komen, iklan dan hadiah ya terima kasih]