TRANSMIGRASI GRAMEISYA

TRANSMIGRASI GRAMEISYA
BAB 141


__ADS_3

...☘️☘️☘️ Happy reading ☘️☘️☘️...


......☺️☺️☺️......


...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...


Tok! Tok!


Tok! Tok!


Terdengar suara ketukan pintu kamarnya, Grameisya pun membuka pintu kamar tersebut dan melihat Gladis dan Mia membawa beberapa helai baju.


"Masuk!" perintah Grameisya.


Mereka berdua pun masuk.


"Pakai baju kalian yang kalian bawa satu persatu, biar ku potret," ucap Grameisya mengambil kameranya.


Mereka berdua saling berpandangan tapi tetap melakukannya.


Mereka pun memakai baju tersebut.


"Bergayalah seperti model, aku akan memotret kalian, anggap saja kalian menjadi model untuk penjualan baju online. Aku akan membuka toko online, ini cara agar media menganggap jika ini adalah sebuah iklan. Video kalian yang memalukan itu akan ku edit agar seperti fashion show," ucap Grameisya.


Mereka pun bergaya dengan berbagai macam, Grameisya pun memotret layaknya fotografer.


"Dah, gantian kalian pakai baju lingerie kalian," ucap Grameisya.

__ADS_1


"Ta-tapi kami malu," ucap Mia.


"Apa? Kalian di depan Alneozro tidak tahu apa itu malu, aku karena terlibat baru ingin menolong kalian, jika tidak aku sama sekali tidak peduli!" ucap Grameisya ketus.


Mereka pun memakai baju lingerie yang sangat tipis itu, Grameisya pun memotretnya.


"Sudah selesai, kalian silakan pergi," usir Grameisya datar.


"Tapi kami ingin melihatnya," ucap Mia.


"Kalian bisa melihatnya di media sosial nanti setelah jadi," ucap Grameisya.


"Hm, baiklah," ucap mereka pergi dari kamar Grameisya.


Grameisya pun mengerjakan foto mereka untuk di jadikan foto model untuk jualan onlinenya.


☘️☘️☘️☘️☘️


Alneozro masuk ke dalam kamar Alina dan melihat Alina duduk di brankar sambil makan di suapin oleh mamanya.


Ia datang juga karena terpaksa, karena ia di minta datang oleh mama Alina atas permintaan Alina.


"Alneozro," ucap Alina dengan wajah tersenyum menyambut kedatangan Alneozro.


"Tante," ucap Alneozro menyapa mama Alina.


"Maaf ya Alneozro, padahal kamu sibuk. Tapi Alina terus merengek agar kamu datang," ucap mama Alina tersenyum.

__ADS_1


"Iya, tidak apa-apa Tante," jawab Alneozro tersenyum sekilas, lalu kembali dengan wajah datarnya.


"Sampai di sini saja dulu, aku harus ke rumah Alneozro, besok aku ada pertandingan tentang perusahaan," ucap Grameisya menyimpan laptopnya ke dalam laci. Ia pun berganti pakaian lalu keluar dan mengunci kamarnya.


Grameisya pun masuk ke dalam mobil.


"Kemana Nona?" tanya Pak Ahmad.


"Ke rumah Alneozro," jawab Grameisya.


"Baik Nona," jawab Pak Ahmad. Perlahan-lahan mobil pun melaju di jalanan.


Di dalam ruangan itu sengaja mama Alian meninggalkan Alina di dalam untuk mereka berdua.


"Akhirnya kamu mau datang juga," ucap Alina tersenyum.


"Apa yang kau ingin katakan?" tanya Alneozro datar.


"Tidak ada, aku hanya kangen ingin melihat wajahmu saja, sehari tidak bertemu rasanya aku sangat rindu padamu. Kamu nggak rindu aku kah?" tanya Alina.


"Enggak!" jawab Alneozro singkat membuat Alina tertegun.


"Kau sudah melihat wajahku kan? Kalau begitu aku pergi dulu," ucap Alneozro berdiri.


"Tunggu dulu!" panggil Alina.


Alneozro berhenti. "Katakan apa yang ingin kau katakan, aku beri kamu waktu 5 menit, aku akan mendengarkannya," ucap Alneozro tanpa menoleh ke arah Alina.

__ADS_1


...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...


__ADS_2