TRANSMIGRASI GRAMEISYA

TRANSMIGRASI GRAMEISYA
BAB 80


__ADS_3

Happy reading 🥰🥰


-


❤️❤️❤️❤️❤️


"Papa, apa benar yang dia ucapkan itu?" tanya istrinya menggeram.


"Enggak Ma! Dia bohong Ma, mana mungkin aku berkata seperti itu," ucap suaminya itu berdalih.


"Kau yang bilang, kau akan beri aku uang 1 juta kalau aku menemanimu malam ini, tau-taunya kau sudah beristri," ucap Mila menambahkan.


Istrinya itu menatap suaminya dengan membulatkan matanya yang hampir keluar.


"Tidak! Aku tidak melakukan itu! Sumpah Ma. Yang lain benar, tapi aku tidak ada mengatakan untuk memberinya satu juta, sumpah Ma!" ucap suaminya ketakutan sambil jalan mundur kebelakang hingga ia terjatuh lalu bangun lagi.


Sedangkan istrinya terus melangkah maju seperti ingin membunuh suaminya itu.


Grameisya menutup ponselnya.

__ADS_1


"Sepertinya pekerjaannya melayani orang ya," ucap Grameisya manyun.


Tak lama guru pun masuk ke dalam kelas.


"Ayo anak-anak, kita hari ini belajar tentang angka pasaran perusahaan," ucap bu guru.


"Buk, bagaimana masalah saudara Grameisya? Dia kan sudah menjelekan nama sekolah karena ulah tantenya itu. Jadi mereka para saudaranya itu nggak di keluarkan dari sekolah?" tanya salah satu murid melihat ke arah Grameisya.


"Iya Buk, jangan sampai nama sekolah kita cacat karena ulah saudaranya Buk," ucap yang lain.


"Memalukan Buk sekolah satu sekolah dengan orang yang nggak tahu malu," sahut yang lain.


"Cukup! Untuk masalah ini akan di bahas dengan kepala sekolah nanti, tugas kalian adalah belajar saja, untuk urusan lain biarkan pihak sekolah yang bahas," ucap Bu guru.


"Ma, kita pindah di sini?" tanya Yessy melihat sekeliling rumah jelek, tapi masih bisa tempat mereka tinggali.


"Ini adalah rumah yang Mama sewa paling murah, bertahan saja dulu di sini menjelang kita mendapatkan uang yang banyak, baru kita pindah ke tempat yang bagus," ucap Mila.


Mereka baru pulang dari club' malam setelah Mila melayani beberapa orang pria hidung belang minum minuman keras.

__ADS_1


Ia mendapatkan uang 1,5 juta tadi malam.


Yessy terlihat geli karena rumah itu banyak kecoak.


"Tapi Ma, rumah ini nggak layak di tempati, menjijikkan sekali," ucap Yessy.


"Kamu ini, apa mau balik lagi ke rumah mereka di sana! Kita sudah di usir oleh mereka. Tapi tenang saja, Mama tidak akan membiarkan mereka begitu saja, Mama akan balas dendam apa yang sudah mereka perbuat kepada kita, akan Mana hancurkan merek berkeping-keping, terutama Grameisya. Karena dia di sukai oleh Alneozro membuat kita di usir oleh tua bangka itu. Lihat saja, dia tidak akan bisa tenang lebih lama lagi!" ucap Mila geram.


"Ya udah, Mama yang bersihkan rumah, aku mau keluar cari udara segar. Di rumah ini rasanya pengap," ucap Yessy meninggalkan kopernya begitu saja.


Yessy pun berjalan meninggalkan rumah dan berjalan entah kemana. Saat itu ia melihat tv besar yang ada di salah satu gedung yang menyiarkan berita.


Breaking news.


"Tuan besar Andes meninggal dunia, akan tetapi menantunya di luar membuat masalah, menjadi seorang pelakor. Di kabarkan jika Tuan Andes meninggal karena ulah menantunya yang membuat ia kena serangan jantung dan meninggal."


"Apa! Kakek meninggal?" tanya Yessy terbelalak. Ia berlari kembali ke rumah.


"Ma! Ma! Ma!" teriak Yessy.

__ADS_1


"Ada apa sih teriak-teriak," ucap Mila kesal.


❤️❤️❤️❤️❤️


__ADS_2