TRANSMIGRASI GRAMEISYA

TRANSMIGRASI GRAMEISYA
BAB 131


__ADS_3

...☘️☘️☘️ Happy reading ☘️☘️☘️...


...☺️☺️☺️...


...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...


⛈️⛈️⛈️⛈️⛈️


Pertandingan pun di mulai, masing-masing siswa di beri kertas dan mereka pun mulai mengerjakannya.


"Grameisya, semangat ya, kamu pasti menang," ucap Defli memberi semangat.


Waktu 30 menit dari 50 soal.


'Dulu, saat aku remaja, aku juga pernah mengerjakan soal ini, itu berarti kurikulumnya belum di ganti ya,' batin Grameisya.


Ia pun mengerjakan tugasnya.


20 menit berlalu, Grameisya mengangkat tangannya.


"Saya sudah selesai Pak," ucap Grameisya.


Semua mata tertuju ke arahnya.


"Cepat sekali," ucap mereka.


"Ya cepatlah kalau jawabnya asal-asalan," jawab pria yang di sebut jenius itu.


"Ya sudah siap silakan antar ke depan," ucap pak Ali.

__ADS_1


Grameisya pun mengantarkan ke depan.


☘️☘️☘️☘️☘️


Sekitar pukul 11:20 menit. Gladis dan Mia, mereka pun berangkat ke perusahaan Alneozro.


Perjalanan yang memakan waktu 20 menit itu, mereka pun sampai di sana.


Sesampainya di perusahaan, Gladis dan Mia pun menghampiri meja resepsionis.


"Ada yang bisa saya bantu?" tanya resepsionis itu.


"Kami ingin bertemu dengan Tuan Alneozro," ucap Gladis.


"Apa Anda sudah membuat janji?" tanya resepsionis itu.


"Bilang saja kami adalah sepupu Grameisya, dia pasti akan memperbolehkan kami masuk," ucap Gladis lagi.


"Sebentar ya," ucap resepsionis itu mengambil telponnya dan menelpon ke rumah CEO.


"Baik Nona, kalian di perbolehkan masuk," ucap resepsionis itu.


"Oke, baiklah," jawab Gladis tersenyum. Mereka berdua pun di antar ke ruang CEO.


"Wah, besar banget," ucap mereka terkagum-kagum.


Tak lama mereka pun sampai di depan ruangan yang di depannya bertuliskan ruang utama CEO.


Resepsionis itu memencet bel ruangan tersebut.

__ADS_1


Alneozro pun membuka pintu itu dengan remote control-nya.


Perlahan-lahan pintu pun terbuka bergeser dari kiri ke kanan.


"Silakan masuk Nona," ucap resepsionis itu.


"Terima kasih," ucap Mia tersenyum.


Mereka pun masuk ke dalam dan duduk di sofa. Berhadapan dengan orang besar jantung mereka langsung dah dig dug.


"Ada keperluan apa kalian datang langsung ke perusahaan ku?" tanya Alneozro meletakan tangan di dagunya meliah kedua nona muda itu di depannya.


"Kami sebenarnya ingin datang ke sini ...." Mia bingung ingin mengatakan apa. Tapi Gladis datang dan mendekati Alneozro lalu dan berdiri di depan Alneozro.


Ia membuka bajunya dan hanya meninggalkan lingerie yang sangat tipis di tubuhnya, begitu juga dengan Mia.


Dengan malu-malu Mia juga membuka bajunya dan terlihat lingerie berwana pink tipis. Sedangkan Gladis memakai lingerie putih.


Alneozro menekuk alisnya dengan apa yang di lakukan oleh kedua orang gadis di depannya.


Gladis memeluk Alneozro dan mulai menggodanya.


Alneozro menolak Gladis hingga di mundur selangkah.


"Apa yang kalian lakukan?" tanya Alneozro berdiri.


"Ayolah Tuan Alneozro. Kami datang untuk melayani mu secara gratis, kami akan melayani Tuan sampai Anda puas," ucap Gladis kembali memeluk Alneozro lagi dengan menempelkan tubuhnya.


Alneozro sangat marah. Ia pun mendorong Gladis hingga ia terjerembab.

__ADS_1


"Kalian pikir aku apa! Aku memperbolehkan klaim masuk ke rumahan ku ini karena kalian adalah sepupunya Grameisya, tidak tahu kalian ternyata wanita murahan! Aku sungguh jijik melihat wanita seperti kalian! Pergi dari perusahaan ku sekarang juga!" usir Alneozro.


...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...


__ADS_2