TRANSMIGRASI GRAMEISYA

TRANSMIGRASI GRAMEISYA
BAB 138


__ADS_3

...☘️☘️☘️ Happy reading ☘️☘️☘️...


......☺️☺️☺️......


...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...


Peserta cerdas cermat biasa di lakukan adalah peregu, tapi untuk kali ini, akan di lakukan sendiri-sendiri, nilai poin yang tertinggi dia adalah pemenangnya.


Karena pesertanya ada lebih dari 20 orang, jadi untuk cerdas cermat ya akan di lakukan 5 orang, dan akan di lakukan di dalam ruangan, setiap satu ruangan 5 orang peserta dan di bantu oleh beberapa orang guru. Cerdas cermat ini di lakukan secara serentak dengan soal yang sama agar cepat selesai.


Pertandingan pun berlangsung, Defli deg-degan menunggu hasil dari poin yang akan di dapatkan oleh Grameisya.


"Semoga kamu menang ya Grameisya," ucap Defli memohon.


"Hey Defli, keluarga mu nggak ada habis-habisnya buat masalah ya. Kemaren Papa kamu, terus sekarang sepupu kamu, kapan keluarga kalian berhenti buat masalah?" tanya mereka bercekak pinggang.


Defli diam saja. Ia melihat ketiga temannya hanya melihatnya sejenak, lalu mereka pun pergi. Mereka seolah-olah tidak peduli lagi dia yang saat ini.


"Hey! Kau melihat ke mana? Aku sedang bicara dengan mu!" teriak mereka.


Defli meninggalkan mereka menghindar lebih baik, dari pada akan ada masalah lagi.

__ADS_1


Defli pun berjalan ke belakang sekolah, ia melihat ketiga temannya ternyata ada di sana. Saat melihat Defli datang mereka pun hendak pergi.


"Tunggu!" panggil Defli datang mendekat.


Mereka pun terpaksa berhenti dan berbalik badan melihat ke arah Defli.


"Kenapa kalian menghindari ku?" tanya Defli.


Mereka saling berpandangan.


"Maaf ya Defli, kamu nggak bisa temanan lagi sama kamu," jawab Ari.


Mereka terdiam.


"Sekarang setelah aku seperti ini, aku sadar, siapa yang benar-benar peduli dengan ku dan siapa yang berpura-pura baik. Aku bersyukur dengan keadaan ku seperti ini, jika tidak, entah sampai kapan kalian akan menyimpan kepura-puraan kalian," ucap Defli berusaha untuk tegar.


"Defli, bukan seperti itu. Orang tua kami tidak boleh berteman dengan kamu karena takut kamu berdampak buruk bagi kami," ucap mereka.


"Begitu kah? Jadi bagaimana jika terjadi dengan salah satu di antara kalian bertiga? Bagaimana perasaan kalian? Di jauhi dan di hina," ucap Defli.


Merek terdiam.

__ADS_1


"Aku sedang dalam masalah, aku butuh teman untuk mengembalikan mentalku, tapi dengan kalian seperti ini mentalku malah tambah terpukul. Aku benar-benar salah memilih teman," ucap Defli.


"Hey! Kamu jangan samakan keadaan kamu dengan kami sekarang. Papa kamu itu pembunuh, Papa kami enggak," ucap mereka tak terima.


"Iya, keadaan kira tidak sama saat ini, tapi kita tidak tahu bagaimana kedepannya nanti," ucap Defli meninggalkan mereka.


"Dia ini kenapa sih? Papa dia yang buat masalah, tapi kita yang di salahi," ucap mereka.


☘️☘️☘️☘️☘️


Pertandingan cerdas cermat selesai. Nilai Grameisya dan nilai Fendi seri.


Mereka pun keluar dari ruangan tersebut.


"Bagaimana Grameisya?" tanya Defli datang mendekat.


"Seri," jawab Grameisya.


"Siswa yang bernama Grameisya, harap segera ke kantor sekarang." terdengar dari pengeras suara yang memanggil namanya.


...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...

__ADS_1


__ADS_2