Wanita Presdir

Wanita Presdir
Episode 35. Orang Luar


__ADS_3

Seminggu sudah bibi Fano dirumah itu, membuat Dakota tidak nyaman berada dirumah. Pertemuan awal sebenarnya bibi Fano hanya menginap semalam, tapi entah mengapa bisa berlama-lama dia tinggal di Kediaman Reinhard.


Dakota harus menghadapi kata-kata pedas yang keluar dari mulut wanita itu setiap hari. Hal itu membuat berat badan Dakota turun, belum lagi Fano yang juga tidak mengabarinya. Yohana yang melihat keadaan sahabatnya itu membuat dirinya tidak tega melihat sahabatnya yang terlihat kurusan.


“Beb, kamu ada masalah” tanya Yohana. Kebetulan mereka lagi istirahat setelah melatih dan berlatih.


“Tidak beb” ucap Dakota singkat.


“Kamu terlihat kurusan beb” ucap Yohana khawatir.


“Aku memang diet beb, sebentar lagi kita akan tampil. Kalau terlihat gemuk akan tidak menarik bukan” ucap Dakota.


“Beb, jangan bohong, berat badanmu selama ini tidak akan mempengaruhi perfomancemu, kalau ada masalah ceritalah beb, tubuhmu terlihat berbeda dengan sebelumnya, walau terlihat langsing” ucap Yohana.


“Yah, aku memang ada masalah. Sudah seminggu Fano tidak mengabariku, hanya Naon yang memberi kabar bahwa dia baik-baik saja, belum lagi bibi Fano yang datang dari luar negeri” ucap Dakota membuka suara.


“Bibi Fano, kenapa beb? Apa bibi Fano itu tidak menyukaimu?” tanya Yohana penasaran.


“Dia terlihat memusuhiku beb, aku selalu mencoba melakukan tugasku sebagai seorang menantu beb, tapi dia selalu memusuhiku. Aku tidak tahu kenapa dia begitu membenciku” ucap Dakota.


“Beb, jadi dia yang udah membuatmu begini” ucap Yohana memeluk tubuh Dakota. Dakota hanya terdiam tidak ingin melanjutkkan pembicaraan mereka.


“Beb, kalau sudah berumah tangga akan banyak tantangannya beb, menghadapi keluarga dari pihak mertua tidaklah mudah. Tidak semua keluarga menerima keadaan kita, akan ada yang tidak suka dengan kita beb. Kamu hanya perlu menghadapinya saja beb dan lakukan yang terbaik. Tapi aku yakin Fano akan mendukungmu beb, aku lihat Presdir Fano orang yang bertanggung jawab. Jika dia tidak menghubungimu mungkin saja dia memang sibuk. Kalau dia sudah kembali, kalian harus bicarakan baik-baik beb, kenapa dia tidak mengabarimu” ucap Yohana memberikan saran pada sahabatnya itu.


“Beb, kenapa ucapanmu terdengar begitu dewasa” ucap Dakota mencubit pipi Yohana dengan kedua tangannya.


“Ah, aku ini memang dewasa beb, aku bahkan lebih tua setahun darimu. Hanya saja dirimu lebih dulu menikah dari aku” ucap Yohana melepaskan tangan sahabatnya itu dari pipinya.


“Aih, aih ... aku harap sahabatku ini juga segera menikah. Mari kita kembali berlatih beb” ucap Dakota beranjak dari duduknya.


# Kediaman Reinhard


Kembali dari Sanggar membuat tubuh Dakota sudah lelah akibat melatih dan juga berlatih. Dia berharap pulang kerumah langsung istirahat dan tidur.


“Tante siapa orang luar ini” ucap wanita muda dari ruang tamu ketika melihat Dakota sudah melangkah masuk kerumah. Dakota tidak kenal sama sekali dengan wanita itu dan mengabaikannya.

__ADS_1


“Selamat malam ma” ucap Dakota. Dakota hanya ingin menyapa saja dan ingin segera mandi, tubuhnya juga sudah berkeringat.


“Malam juga sayang, kemarilah sebentar Dakota” ucap ibu Lena mengajak menantunya bergabung di ruang tamu.


“Iya ma” ucap Dakota, dia melangkah menuju ruang tamu. Seharusnya dia sudah beranjak kekamar, tapi menghargai mama mertuanya langkahnyapun berhenti di ruang tamu.


“Dakota perkenalkan ini Kamila Laskara, anak dari bibi Fano. Dia juga baru tiba dari luar negeri” ucap ibu Lena memperkenalkan Kamila.


“Dakota Kaif” ucap Dakota mengulurkan tangan untuk berjabat tangan dengan Kamila.


“Ih, orang luar kenapa bisa dirumah ini tante, penampilannya culun lagi” ucap Kamila mengabaikan tangan Dakota.


“Ibu dan anak sama aja” batin Dakota.


“Kamila kamu tidak boleh bicara begitu. Dakota ini istrinya Fano dan bukan orang luar” ucap ibu Lena memperjelas status Dakota.


“Apa? tante tidak salah kan? Bagaimana bisa Fano sudah menikah” ucap Kamila. Dakota tidak berkomentar, menurutnya Kamila ini sama saja dengan bibi Fano, hanya menaruh rasa tidak percaya, kalau sedikit saja dia mengeluarkan suara akan terjadi perdebatan. Dakota hanya memilih diam, dia juga sudah lelah.


“Kamila, tante tidak bercanda. Fano dan Dakota sudah hampir dua bulan mereka menikah. Pernikahan mereka memang tertutup dari publik” ucap ibu Lena.


“Kamila, pernikahan Fano memang tiak diketahui publik, tantelah yang menyuruh Fano utnuk tidak terlalu mengekspos pernikahan mereka” ucap ibu Lena.


“Ma, aku sudah boleh pamit. Aku ingin segera mandi” ucap Dakota memotong pembicaraan mereka.


“Wanita ini, tidak mungkinkan Fano jatuh cinta padanya, aku saja sudah berusaha selama ini membuat Fano untuk suka padaku, tapi Fano tidak pernah menaruh rasa suka padaku” batin Kamila.


“Ya, sayang mandilah. Maaf mama sudah mengganggu waktumu” ucap ibu Lena. Dakota langsung pamit pada mama mertuanya itu dan mengabaikan Kamila, lalu beranjak kekamarnya.


“Tante, kenapa tante menyetujui Fano menikahi wanita culun itu” ucap Kamila pada ibu Lena.


“Kamila mereka sudah menikah, tante tidak ingin berkomentar apapun” ucap ibu Lena.


“Bukannya tante menyukaiku dan menjadikan aku menantu tante, kenapa sekarang tante menikahkan Fano dengan orang luar” ucap Kamila.


“Kamila, jangan lupa kamu yang mengatakan pada tante 5 tahun lalu bahwa kamu tidak menyukai Fano. Tante sudah kasih kamu kesempatan” ucap ibu Lena.

__ADS_1


“Tante, bagaimana bisa orang luar jadi menantu tante, ayolah tante mereka tidak menikah benaran kan, mereka pasti akan berpisah” ucap Kamila percaya diri.


“Kamila, jaga ucapanmu. Kamu memang keponakan tante, tapi jangan lupa kamu keponakan jauh tante. Jangan buat tante tidak tega padamu. Tante sudah banyak berharap waktu itu padamu dan yang menerima malu karena ucapanmu di hadapan para wartawan adalah tante. Sekarang kamu ingin kembali kesisi Fano, tante tidak bisa mendukungmu, tante hanya mendukung wanita yang sudah Fano nikahi” tegas ibu Lena.


“Jadi wanita culun itu sudah mengambil muka dihadapan tante Lena, aku belum kalah, aku masih bisa merebut Fano, aku lihat Fano belum mencintai wanita culun itu” batin Kamila.


“Karena kabar dari artikel itu jugalah yang membuat suamiku marah besar dan menghukumku, bahkan Fano menggantikan aku dan menerima cambukan keras dari papanya” batin ibu Lena.


“Tante memang tidak bisa mendukungku, jika aku berusaha mendekat pada Fano, tante bisakan tidak menghalangiku” ucap Kamila.


“Aku sudah bilang padamu Kamila, kalau kamu sampai merusak hubungan Fano dan istrinya, kamu tidak akan pernah bisa menginjak rumah ini lagi” tegas ibu Lena pergi meninggalkan Kamila di ruang tamu.


“Kenapa sifat Kamila ini sama keras kepalanya dengan kakak ipar, membuatku pusing saja” batin ibu Lena.


“Sial, dia bahkan membuat tante Lena mengancamku” batin Kamila.


Selesai mandi Dakota langsung istirahat di kasur, namun ada sedikit ingatan yang tidak bisa dilupakannya dari perkataan Kamila tadi, Dakota selalu mengingat kata itu bahwa Fano suaminya tidak mengatakan pada teman dekatnya bahwa dia sudah menikah. Selama ini pernikahan mereka memang tidak diketahui oleh publik, tapi untuk Dakota sendiri selalu mengatakan pada orang terdekatnya bahwa dia sudah menikah bahkan pada murid-murid yang ada di Sanggar.


“Dia bahkan malu mengatakan pada teman-temannya bahwa dia sudah menikah” batin Dakota.


Karena sudah mengantuk diapun akhirnya terlelap. Dakota tidak menyadari bahwa suaminya Fano sudah kembali dari luar kota.


“Kenapa dia terlihat kurusan” batin Fano memandangi tubuh istrinya yang sangat dirindukan itu.


Fano melangkah kekasur untuk tidur juga. Tidak berapa lama kemudian karena merasa ada yang aneh disampingnya, Dakota mencoba membuka matanya.


Betapa terkejutnya Dakota melihat suaminya sudah berbaring diatas kasur, tertidur pulas sedang memeluk tubuhnya. Perasaan Dakota yang masih marah karena ulah suaminya akhir-akhir ini. Dia berusaha melepaskan pelukan suaminya itu dan beranjak ke Sofa. Dia memutuskan untuk tidur di Sofa malam itu.


BERSAMBUNG.........


Hai Reader Wanita Presdir. Terima kasih sudah mampir.😊


Mohon like dan komentarnya ya.🙏🌹


Jangan lupa Vote juga😊

__ADS_1


See You🙋🙋🙋


__ADS_2