Wanita Presdir

Wanita Presdir
Episode 76


__ADS_3

Melihat Dakota di bawa oleh Fano dalam pelukannya membuat semua orang yang ada di kediaman Reinhard terkejut, begitu juga dengan ibu Lena. Ibu Lena sudah senyum-senyum melihat tingkah laku anak dan menantunya. Fano yang menggendong istrinya memahami perasaan istrinya, dia hanya bisa tersenyum melihat tingkah laku istrinya terlihat menggemaskan.


“Selamat malam ma” sapa Dakota saat dia turun dari pelukan Fano.


“Malam juga sayang” ucap ibu Lena.


Dengan wajah malu Dakota duduk di kursinya sambil memperhatikan sekitar, ternyata dia tidak menemukan keberadaan Naon dan Siti, Dakota langsung menghela nafasnya.


“Ada apa sayang, kenapa menghela nafas” tanya ibu Lena heran melihat menantunya celingak-celinguk.


“Eh, tidak ada apa-apa ma” ucap Dakota gugup. Fano hanya terdiam memahami situasi istrinya.


“Begitu ya, ayo kita makan, nanti keburu dingin hidangan ini” ucap ibu Lena. Fano dan Dakota mengangguki ucapan ibu Lena.


Mereka melanjutkan makan malam bersama. Selesai makan malam Dakota langsung beranjak kekamar, sementara Fano masih ada yang harus dia kerjakan malam itu, dia beranjak keruang bacanya.


Sesampainya Dakota di dalam kamar, tiba-tiba saja handphonenya berdering. Memang sedari tadi handphone Dakota sudah berdering mendengar notifikasi pesan chat terus berbunyi di grup whatsapp, dia yakin itu palingan chat para karyawan membahas pekerjaan. Sejenak dia lihat nama kontak yang menghubungi ternyata Yohana, dia langsung mengangkat panggilan masuk itu.


“Halo beb” ucap Dakota.


“Halo beb, bagaimana kabarmu beb?” tanya Yohana dari balik handphone Dakota.


“Baik beb, kamu gimana? Oya beb, maaf ya, aku tidak bisa datang ke Sanggar tadi” ucap Dakota merasa bersalah.


“Aku baik juga beb, kalau besok kamu bisa kesini kan beb, ada hal penting yang akan kusampaikan?” tanya Yohana.


“Bisa beb, besokkan Minggu. Emang hal penting apa itu beb” tanya Dakota kembali.


“Baiklah beb, aku tunggu besok saja ya. Aku tutup dulu ya” ucap Yohana memutus panggilan mereka.


“Apa yang mau dibicarakan sama Yohana ya” gumam Dakota.


Karena belum mengantuk serta baru makan juga, Dakota memilih memainkan handphonenya karena handphonenya sedari tadi sudah berdering dan melihat pemberitaan terkini di media sosial.


Sontak dia sangat terkejut melihat artikel yang sudah tersebar di media sosial mengenai Presdir Reinhard Group dan karyawan culun. Artikel itu langsung dia baca, artikel itu sudah tersebar dari 3 jam yang lalu.

__ADS_1


“Astaga seorang karyawan culun penggoda bos” tulis anonim memberikan komentar, “walau terlihat culun, dia lumayan cantik dan berisi juga, siapa yang tidak akan tergiur dengannya, apa lagi kalau bisa tidur dengannya pastilah Presdir Reinhard Group menikmatinya” balas anonim mengomentari artikel. “Betul, selagi dapat lubang baru kenapa tidak, laki-laki mah bebas, bosan dengan yang satu, cari yang lain” balas anonim lagi. “Dasar cewek munafik, sampahhh tidak berguna” balas netizen. Ada banyak lagi komentar miring mengenai Dakota.


Dakota tidak sanggup lagi membaca semuanya, dia langsung mematikan handphonenya. Air mata Dakota langsung keluar saat membaca komentar miring mengenai dirinya tadi. Dakota yakin isi chat yang sudah bejibun dalam grup whatsapp karyawan desain interior itu juga berisi mengenai dirinya dan Fano. Dia menangis sejadi-jadinya di dalam kamar itu.


###


Setibanya Fano di ruang baca, dia langsung duduk dikursinya sedang memeriksa dokumen kerjanya, tiba-tiba saja handphonenya berdering dan melihat kontak yang sedang menghubunginya ternyata Pak Purnomo yang menghubunginya. Seingat Fano handphonenya dia tinggalkan di ruang baca tadi, dia khawatir bisa jadi papanya itu sedari tadi sudah menghubunginya.


“Halo pa” ucap Fano mengangkat handphonenya.


“Apa kau sangat sibuk? Bahkan tidak sempat mengangkat panggilan dariku” teriak Pak Purnomo dari seberang. Tebakan Fano benar, sepertinya Pak Purnomo bakalan marah padanya.


“Ada apa menghubungiku malam-malam begini” ucap Fano langsung pada intinya.


“Kau masih bisa bersantai ya, apa yang sudah kau lakukan hah ... sepertinya, aku kurang mendidikmu ya akhir-akhir ini” teriak Pak Purnomo kembali.


“Bisa jelaskan saja pada intinya, aku juga sibuk” jelas Fano.


“Pasang otak bodohmu itu, sekali-kali baca artikel, foto istrimu dan dirimu sudah masuk pemberitaan di media sosial. Tarik kembali tuduhanmu pada Kamila, kirim saja dia kembali jauh-jauh, bisa jadi Kamila yang sudah memberikan klarifikasi pada media” perintah Pak Purnomo.


“Kalau kau biarkan dia dalam penjara, dia akan mencari tempat perlindungan dari pendukungnya, bisa jadi dia jadi bumerang bagimu nanti, kau lupa Kamila itu banyak pendukungnya. Masyarakat juga nanti berpikir kenapa bisa kau memenjarakan sepupumu demi karyawan biasa walau dia terlibat dalam penculikan secara tidak langsung" perintah Pak Purnomo kembali.


“Aku tidak akan menarik tuduhanku” tegas Fano pada pendiriannya.


“Aih, kau sendiri yang sudah menarik istrimu kesarang harimau, aku sudah bilang biarkan mereka penasaran (musuh perusahaan), tapi kau sangat mengecawakan, bahkan Kamila bisa mengerjaimu, memang kau tidak berguna” ucap Pak Purnomo langsung memutuskan panggilan mereka.


Fano memeriksa handphonenya dan melihat panggilan tak terjawab dari Pak Admidjaya.


“Gawat, Pak Admidjaya pasti sudah tau bahwa istriku di culik kemarin” gumam Fano, dia langsung menghubungi kontak Pak Admidjaya.


“Halo Pak Admidjaya” ucap Fano pelan, dia yakin Pak Admidjaya juga kecewa padanya.


“Fano kau sangat mengecewakan, bahkan tidak bisa melindungi cucuku, aku sudah bilang padamu untuk tidak memunculkan cucuku pada publik, apa yang sudah terjadi? cucuku dituduh sebagai tukang selingkuh denganmu, bahkan foto kalian sangat jelas Dakota memelukmu dengan mesra sudah tersebar ke media” ucap Pak Admidjaya pada intinya.


“Maaf Pak Admidjaya, aku akan menangani masalah ini” ucap Fano merasa bersalah.

__ADS_1


“Segera berikan klarifikasi sebelum semua orang mencari tahu identitas Dakota” ucap Pak Admidjaya memutus panggilan.


Fano langsung melihat pemberitaan, benar saja yang dikatakan oleh papanya dan Pak Admidjaya, sudah ada pemberitaan mengenai dirinya dan Dakota. Bahkan sudah banyak komentar miring yang muncul tentang Dakota sebagai wanita penggoda. Fano kembali melihat fotonya dengan istrinya, ternyata saat keluar dari perumahan x saat penculikan istrinya, fotonya itu menunjukkan Dakota begitu agresif menciumi lehernya di pelukannya saat itu ada paparazi yang sudah mengambil gambarnya.


“Sial, aku yakin paparazi ini bukan suruhan Kamila, apa mungkin ini ulah MP, juga bunga mawar yang dikirim pada istriku kemarin, apa dia dibalik ini semua, dia sudah tahu aku menikah, namun dia belum tahu siapa istriku. Ah.. aku sudah lalai membiarkannya berkuasa menggangguku” gumam Fano.


Fano sudah sibuk menghubungi IT perusahaannya untuk mencegah artikel itu tersebar.


Sementara itu, Naon dan Siti sudah masuk keruangan itu, mereka bisa melihat wajah Fano terlihat marah, Fano terlihat gelisah memegangi handphonenya. Apa lagi Naon dan Siti juga baru membaca artikel terkini mengenai Reinhard Group.


“Presdir” ucap Naon dan Siti bersamaan.


“Kalian masih bisa bersantai disini, cepat tarik pemberitaan mengenai artikel itu. Tekan semua media yang sudah menyebarkan berita hoax, kalau sampai dalam 1 jam mereka masih menyebarkan artikel itu, hancurkan saja media itu” perintah Fano.


“Baik Presdir” ucap Naon keluar dari ruangan itu.


“Kenapa kau masih disini” tanya Fano pada Siti.


“Anu Presdir, saya khawatir dengan nyonya muda, saya baru dari pintu kamar Presdir dan mendengar nyonya muda menangis, saya khawatir nyonya muda sudah membaca artikel ini” ucap Siti menyampaikan kekhawatirannya pada Dakota.


“Gawat, kenapa aku tidak terpikirkan pada istriku, dia pasti membaca artikel itu” ucap Fano langsung keluar dari ruangan itu.


Siti hanya menarik nafasnya, begitu banyak masalah yang harus mereka selesaikan akhir-akhir ini. Dia keluar dari ruangan itu menyusul Naon.


BERSAMBUNG...........


Hai Reader Wanita Presdir,


Semoga kita semua sehat selalu ya🙏


Oya, jangan lupa dukung novel ini, tinggalkan like dan komentar ya,😘


Serta jadiin Favorite untuk up lanjutan,😍


Sesekali Vote ya,🙏

__ADS_1


See You 🙋🙋🙋


__ADS_2