4 Tahun Setelah Berpisah.

4 Tahun Setelah Berpisah.
Masih Soal Rana dan Windy.


__ADS_3

Selamat, membaca šŸ¤—


šŸāœØāœØāœØšŸ


Tangan Windy bergetar, dadanya berkecamuk mendengar kata-kata Rana yang menurutnya tajam.


"Rana, aku sampai merendahkan diri seperti ini hanya untuk Seno. Aku sudah tidak perduli sekalipun aku harus melakukan hal yang sama bahkan aku rela melakukan apapun untukmu, asal kau mau memberikan Seno padaku. Aku sungguh tidak bisa tanpa Seno dan aku baru menyadari ini. Menyadari bahwa aku sangat mencintai Seno dan tidak bisa melepaskannya."


Rana masih bersikap tenang, namun tegas. Menghadapi Windy yang semakin menjadi.


"Kamu bukan tidak bisa melepaskannya, tapi kamu tidak pernah ikhlas dengan apa yang sudah terjadi padamu."Sahut Rana, yang akan tetap mempertahankan keutuhan rumah tangganya.


Menyadari Rana yang tidak goyang dan berniat memberikan Seno padanya membuat Windy semakin gelap mata, hingga iapun berkata.


"Rana, apa kau ingin aku memaksamu?"


Rana mengulas senyum.


"Lakukan jika kau bisa."


Windy mengepalkan tangannya, ia merasa di tantang oleh Rana dia juga sangat marah dengan wanita yang sebelumnya dia anggap teman itu, sudah merendahkan diri seperti ini tapi Rana masih enggan untuk mengalah. Sepertinya Windy akan menempuh jalur lain untuk mendapatkan apa yang dia inginkan.

__ADS_1


***


Di rasa sudah tidak ada lagi yang perlu di bicarakan, dan Rana pun Gagal memberi peringatan pada Windy karena gadis itu tetep pada pendiriannya, Rana memutuskan untuk mengakhiri pembicaraannya dengan Windy.


Rana bangun dari duduknya, dan berkata.


"Aku rasa sudah tidak ada lagi yang harus kita bicarakan, dan jika kau kembali mengatakan hal seperti ini. Jawabanku adalah tidak!"Tegas Rana sebelum dia meninggalkan Windy.


"Kau sungguh egois Rana!"sentak Windy yang langsung menghentikan langkah kaki Rana, dan kembali menghadap ke arahnya.


"Egois?"


"Iya kau egois, sangat egois. Kau sudah memiliki dan hidup bersama Seno selama beberapa tahun! Kau memiliki jalan hidup yang baik, tidak seperti aku yang hancur. Bahkan aku sampai memohon seperti ini kau masih tidak mau mengalah, apa itu bukan egois!"


Dan tanpa memperhatikan dan memperdulikan yang ada di sekitarnya, karena gadis itu sudah kehilangan akal sehatnya. Windy kembali bicara dengan nada tinggi.


"Rana, tolong kembalikan milikku, kembalikan milikku yang sekarang ada padamu. Kau tidak boleh egois dan mengertilah posisiku saat ini, jika kau ....!"


PLAK!


Sebelum Windy menyelesaikan kata-katanya, Rana terlebih dahulu menampar pipi putih Gadis itu sampai meninggal bekas merah.Yang seketika membuat Windy bungkam, dengan bibir yang bergetar dan wajah yang pucat, tidak percaya kalau Rana berani melakukan ini padanya.

__ADS_1


Beberapa pasang mata tentu saja menyaksikan apa yang Rana lakukan pada Windy, hingga detik itu juga suara bisik-bisik saling bersahutan mempertanyakan apa yang terjadi dengan kedua wanita yang sedang mereka tonton itu.


...Rana memiringkan kepalanya dan berbisik pada Windy....


"Kau lihatlah! ada berapa banyak orang yang tengah memperhatikan kita? Bagaimana jika aku bicara dengan nada seperti mu tadi, dan mengatakan dengan langtang bahwa sesuatu yang kau minta dan inginkan dariku adalah suamiku. Apa yang akan mereka katakan dan pikirkan tentang dirimu dokter Windy."


Windy terdiam seraya menyetuh pipinya yang masih terasa kebas, dan pikirannya pun mulai kacau, ia mengedarkan pandangannya.


Begitu banyak pasan mata yang memperhatikan dirinya. Apa jadinya jika Rana benar-benar mengatakan bahwa dia menginginkan suami orang, sudah pasti Windy akan menjadi bulan-bulanan Netizen.


Tapi Rana masih bersedia menjaga nama baik seorang Windy yang terkenal anggun, baik, lembut dan berasal dari keluarga terhormat. Hingga Rana tidak mengatakan apapun yang akan membuat Windy malu di depan umum.


Bersambung..


Catatan Author : Maaf ya, malam ini othor hanya update sedikit di Bab ini. Karena, setengah dari Bab ini harus ada yang di revisi, dan secepatnya akan Othor update jika sudah selesai. Berikut dengan Bab selanjutnya šŸ™šŸ¤—šŸ¤—


āœØšŸšŸšŸšŸāœØ


Terima kasih sudah berkunjung ke cerita ini šŸ™


Tolong koreksi jika ada kesalahan dalam tulisan ini šŸ™ā¤ļø

__ADS_1


Lope Banyak-banyak untuk semuanya ā¤ļøā¤ļøā¤ļø


__ADS_2