
...Kembali ke cerita ......
Part 100. Matamoros City
Sebuah rumah kantor besar kutempati sekarang, banyak orang keluar masuk rumah ini. Ada kantor di sini, tapi nampaknya usahanya legal, semacam bisnis sewa truck dan trailler angkutan alat berat.
Bisnis gelapnya tidak akan seterbuka itu pastinya jika tidak dia akan diciduk oleh penegak hukum. Capos yang ini nampaknya tidak berani terlalu terbuka, dia masih punya bisnis legal di bagian luar.
Aku duduk di ruang meeting di samping ruang Diego dengan tenang, sementara Diego Ignazio duduk didepanku menelepon semua orang, dan assistennya beberapa kali datang dan melapor. Untungnya aku mengerti sedikit bahasa Spanyol, dia dan assistennya bekerja mengumpulkan informasi tentang adanya orang yang di culik belakangan.
"Sebarkan informasi siapapun yang bisa memberi info berguna dimana gadis-gadis itu dibawa akan mendapatkan hadiah 300.000 dollar."
__ADS_1
Pasti perlu waktu untuk mengumpulkan semua informasi. Tapi semangkin lama kami menunggu semangkin berbahaya keadaan para tawanan apalagi kami mengulur waktu. Tindakan Tuan Diego menyebarkan hadiah besar sesuai dengan harapan Thomas, dari dalam pesawat dia sudah mengirim pesan ke banyak orang di Matamoros dan jaringan pertemanannya.
"Semankin cepat kita memperoleh clue, semangkin besar kemungkinan mereka selamat. Kami berusaha mengulur waktu, tapi itu tak bisa selamanya, kemungkinan kami akan melakukan pembayaran bertahap. Waktu kalian 24 jam sebelum kami tidak bisa mengulur waktu lagi dan harus mengirim 10 juta dulu." Thomas sudah memperingatkan dia harus buru-buru mendapatkan sesuatu.
Diego langsung sibuk saat kami menginjakkan kaki di General Servo Canales International Airport Matamoros jam tiga tadi. Aku tinggal mendengarkan pembicaraannya dan melaporkannya ke Thomas.
"Kau yakin, ..." Diego tiba-tiba berdiri dari duduk nya, akupun jadi ikuĊ£ berdiri. Nampaknya ada sebuah clue yang muncul dari percarian, jam sudah menunjukkan pukul sembilan malam. "Aku akan segera kesana jika begitu."
"Aku mendapatkan keterangan dari seseorang bahwa dia melihat lima orang gadis dibawa ke wilayah Monterrey. Aku ingat di sana ada sebuah rumah yang adalah tempat sepupuku dekat La Estanzuela." Di mana itu La Estanzuela aku tak tahu tapi jelas penyelidikan kami akhirnya membuahkan hasil.
"Kalau begitu kita ke sana. Sekarang, aku akan memberitahu Alan."
"Ada satu masalah, rumah itu bukan rumah kosong, itu dihuni oleh sepupu jauhku yang lain."
__ADS_1
"Sepupu jauh?"
"Iya sepupu yang sudah jauh hubungan keluarganya. Tapi kami masih menganggapnya saudara." Ini akan jadi rumit, bagaimana dia akan menghadapi lingkaran keluarga ini.
"Kita beritahu Alan dulu supaya dia bisa mengirim orang ke tempat itu, memastikan apa benar mereka di sana." Karena mereka adalah cartel aku punya tebakan pertanian apa itu.
"Apa mereka menanam ganja di sana Tuan Diego?"
"Kau pintar Nona." Diego tersenyum padaku. "Sebenarnya kadang aku juga membeli dari mereka. Jadi dengan sepupuku yang ini aku tak punya masalah."
Aku langsung menelepon Thomas memberitahu bahwa ada satu tempat yang dicurigai, Diego memberitahu lokasi tempat itu yang ternyata cukup terpencil, tapi lokasi serupa ranch itu adalah pertanian besar, dia bilang mereka juga menghasilkan panen sayur yang normal di sana.
"Karena itu ladang ganja itu pasti dijaga." Aku menebak bagaimana mereka mengelola pertanian khusus itu.
__ADS_1