BALLERINA SECRET LOVE

BALLERINA SECRET LOVE
Part 130. Fontainebleau Miami Resort 5


__ADS_3

"Jadi sekarang bagaimana hubungan kalian."


"Aku menolak menemuinya lagi tapi dia berkeras bahwa hubungan kami tidak putus. Aku harus memutuskan Chantal. Jika aku tidak memutuskan Chantal sampai akhir bulan ini, dia akan mencari gara-gara denganku." Cerita meluncur dengan lancar. Aku mendengarkan dan kemudian duduk diam berpikir.


"Kekasihmu tahu kau diancam begini."


"Tidak. Dia hanya tahu aku punya hubungan dengan Dawkins tapi tidak tahu soal ancaman-ancaman yang mereka berikan, jika dia tahu mungkin dia akan meninggalkanku."


"Mungkin karena dia sudah banyak memberi untukmu dia mau kau sehidup semati dengannya." Kata-kata itu tak menolong tapi malah memperparah masalah tapi tak apa karena memang tujuanku itu.


"Jadi maksudmu aku harus menemaninya sampai dia meninggal, mungkin 20 tahun lagi?!" Nada suaranya langsung meninggi dan melotot mendengarku bicara.

__ADS_1


"Entahlah, kau yang bilang sendiri dia orang suci, ya maksudku semacam hipokrit suci, kau bahkan sudah dianggap keluarga untuknya, bahkan kau di berikan banyak hal. Mungkin dia menganggap kalian keluarga untuk selamanya. Ya atau mungkin sampai dia puas denganmu..." Aku mengangkat bahu di depannya, kubeberkan apa yang kupikirkan.


"S*hit..." Sekarang dia menyumpah, mendengar yang kukatakan mungkin ada benarnya juga.


"Apa yang harus kulakukan sekarang." Dia jadi bimbang dan binggung sendiri apa yang harus dia lakukan.


"Hmm... kurasa jika kau ingin mereka tidak melekat lagi padamu, menyelamatkan uang yang sudah kau kumpulkan dan menghancurkan hidupmu kau bisa membuat mereka jadi berita. Itu satu-satunya jalan. Jika itu uang sudah atas namamu berdasarkan hukum tak mungkin mereka bisa merampasnya lagi." Kurasa sekaranglah saat yang tepat untuk memberinya ide.


"Jadi maksudmu aku harus menceritakan ini ke wartawan?"


"Begitu menurutmu..."

__ADS_1


"Jelas begitu menurutku. Menurutku tak pantas mereka meminta uang kau sudah loyal 7 tahun ini, itu harga yang harus mereka bayar untuk waktu dan rahasia yang kau pegang, semangkin tinggi posisi seseorang, apalagi yang sok konservatif suci seperti kekasih gelapmu semangkin besar yang dia harus bayar. Kau jangan takut kau bisa melawannya." Jack Graham termanggu dengan kata-kataku. Aku yakin aku sudah berhasil mempengaruhinya.


"Jadi sekarang aku harus mencari wartawan politik dan menceritakan kisahku padanya?"


"Iya, itu yang harus kau lakukan intuk lepas dari orang macam itu." Dia nampaknya setuju, aku hanya harus mendorong sedikit lagi.


"Aku harus mencari kemana, aku tak punya kenalan semacam itu." Dia setuju, aku tinggal memberikan rekomendasi yang kupunya. Tugasku selesai!


"Ahh kalau itu Pamaku bekerja di NY Times, dia pasti kenal seseorang. Aku akan menanyakannya untukmu. Aku akan memberikan teleponmu padanya. Kau nyaman begitu..."


"Iya baiklah. Ini nomorku." Tidak kusangka ini akan selesai dalam satu kali pembicaraan.

__ADS_1


Nampaknya ketakutan dia harus kehilangan uangnya dan dia harus terjebak hubungan dengan wanita tua cukup untuk membuatnya langsung menyetujui usulku.


"Aku berhasil!" Aku menelepon Carla.


__ADS_2