BALLERINA SECRET LOVE

BALLERINA SECRET LOVE
Part 126. Miami Pool Boy 3


__ADS_3

...Kasus ini dimunculkan hanya dua bulan sebelum pemilihan presiden. Dan berkat ini, Democrat menang cukup telak di daerah Virginia untuk President Election 2020....


...And btw, setelah melihat survey-survey ternyata mereka masih ada bagian yang konservative juga lhoo walau tidak banyak, maksudnya seperti yang menolak premarital s**ex di sana ( se**x sebelum menikah) , dan cukup mengejutkan kita gak pernah lihat Hollywood menyorot sisi ini.) Contohnya kaya kelompoknya Jerry Falwell's ini. Ayahnya lalu dilanjutkan oleh Jerry Falwell **. adalah pendiri Gereja Baptis Thomas Road, sebuah gereja besar dengan umat yang terdaftar 24.000 di Lynchburg, Virginia...



...Dan aturan di kampus Liberty yang gak boleh tidak boleh ciuman, tidak boleh pelukan lebih dari tiga detik🤣🤣, emang bisa ngitung detiknya...😁😁 , tidak boleh dansa, tidak boleh kedapatan menonton blue film, tidak boleh terlibat demonstrasi, tidak boleh menyumpahi orang itu benar ada. Jika kau melanggar kau akan di denda 35 sd 50 dollar di sana....


...*Ehh tapi ada yang lebih parah lagi namanya, Di Pensacola Christian College, aturannya lebih ketat lagi, semua kontak fisik antara lawan jenis bahkan berjabat tangan dilarang....


...Menurut salah mantan mahasiswa PCC, "bahkan pasangan yang tidak berbicara atau bersentuhan dapat ditegur atas apa yang dikenal di kampus sebagai" hubungan optik "menatap terlalu tajam ke mata anggota lawan jenis", Ini juga disebut sebagai "˜membuat bayi melalui mata😱*'...


...Lucu ya, gak nyangka kampus kaya gini ternyata ada di US sana. 😁😎 Sungguh sangat ...sangat apa ya...ya sudahlah 🤣🤣 gitu pokoknya...


Kok mak tahu mak? Gak sengaja baca saat riset bahan novel bahahaha....😎


..._______●●▪︎▪︎〰️〰️〰️▪︎▪︎●●________...


🍓🍓🍓🍓 Kembali ke cerita .....


"Jadi kapan aku harus ke sana."


"Minggu depan, kau akan bekerja menjadi pelayan restoran di sana. Selain gaji pelayan, kau juga menerima gaji bulanan dari kami senilai 3 bulan cutimu. Kau bisa mengerjakannya dengan cepat akan semangkin baik. Kau masih dalam masa cuti tiga bulanmu, jadi gaji bulananmu akan dibayar di muka. Tenang saja jika ini meledak, bonus akan kuusahakan."


"Thomas sayang, kau boss yang terbaik."


"Usahakan sebisamu, aku akan selalu memandumu. Aku yakin kau bisa."


"Iya baiklah, aku akan kuusahakan semampuku."

__ADS_1


"Satu lagi..." Thomas berhentu sejenak, terlihat ragu untuk bicara kemudian.


"Apa?"


"Ada yang berusaha mengakses profile-mu."


"Mengakses profileku? Maksudmu siapa yang mau mengakses profileku."


"Dari alamatnya, kurasa dari kantor calon Ibu mertuamu." Aku diam sejenak. "Tapi tenang saja dia tidak dapat melihat apapun, hanya data kelahiran dan alamat pertama, data agen adalah rahasia, tidak bisa dilihat kecuali diakses dari komputer kami. Dia tidak akan bisa menemukan sesuatu tentangmu."


Ternyata begitu, mungkin satu hari aku akan mendapatinya muncul di depanku. Lalu mencercaku dengan kata-kata yang menyakitkan.


"Yah, mungkin dia akan mengirimkan orang menyelidiki di mana aku bekerja. Maureen Markson melaporkanku bekerja sebagai pole dancer. Sekarang aku bekerja jadi pelayan hotel, dia akan merasa betapa terhormatnya profesi pacar anaknya."


"Dia menentang kalian?"


"Latar belakang kami sangat jauh berbeda. Tak heran dia menentang, ya...aku juga pesimis dengan masa depan kami walaupun Francoise mengatakan dia akan mengusahakan persetujuan Ibunya." Aku bercerita kepada Thomas, dia pendengar yang baik, beberapa kasus dia bahkan bersedia membantuku secara pribadi, dia penghubung yang baik.


"Ya semoga kau benar Thomas. Aku juga berharap kami bisa melewati ini."


"Kalau begitu aku akan mempersiapkan semuanya, keberangkatan, tempat tinggalmu, tapi kali ini aku tak bisa ikut bersamamu. Tapi nanti ada seorang wanita , junior agen, yang akan ikut tinggal bersamamu. Dia akan jadi supportmu."


"Baiklah tentu saja, apapun yang kau atur."


"Setelah ini dia yang akan menghubungimu, kita set group chat tiga orang untuk membicarakan semua hal. Satu lagi, kau tidak bisa membicarakan detail pekerjaan ke orang lain. Tapi kau bisa mengatakan kemana kau pergi dan apa misimu ke Francoise."


"Iya, baiklah."


"Oke. Jika ada yang akan kau tanyakan langsung telepon saja. Dalam 4 hari kedepan semuanya akan siap."

__ADS_1


"Baiklah."


Aku pulang dan bercerita kemana tujuanku kepada Francoise, dia mengangguk mengerti.


"Untungnya misimu kali ini membuat aku bisa agak tenang, setidaknya tidak melibatkan tembak menembak. Hanya mendekati seseorang yang nampaknya tidak terlalu berbahaya. Tapi kau harus tetap berhati-hati oke. Dawkins ini adalah orang kuat dan punya kekuasaan dari kubu seberang kita, jika kau diketahui menyiapkan perangkap untuknya akan berbahaya untukmu. Setiap kubu punya orangnya sendiri untuk membereskan masalah."


"Tentu saja aku akan berhati-hati, Thomas juga sudah memperingatkanku, itu sebabnya aku dibayar tiga bulan di depan, aku tak boleh terlalu cepat mendekati si tampan itu." Aku diam sebentar. "Lalu Thomas mengatakan sesuatu padaku, ini soal Ibumu."


"Apa yang di katakannya?"


"Ibumu memcari informasi tentang aku. Dia kedapatan mengakses data-dataku, tapi tidak mendapatkan apapun selain tanggal lahir dan alamat pertamaku."


"Biarkan saja jika begitu, dia juga sudah meneleponku sebenarnya. Tapi aku sudah katakan padanya dia tidak bisa mengatur siapa dan bagaimana aku menjalankan kehidupan pribadiku. Entah dia menerimanya atau tidak." Nampaknya Francoise cukup tegas untuk ini.


"Jangan berkata keras kepada Ibumu karena aku, dia Ibumu. Dia yang sudah melahirkan dan membersarkanmu." Francoise melihatku, dan tersenyum.


"Aku tahu, tidak aku tidak berteriak padanya. Aku hanya mengatakan sikapku dengan jelas padanya."


"Aku tak ingin merasa bersalah membuat Ibumu bertengkar denganmu."


"Iya aku tahu Sayang." Dia menciumku dengan gemas. "Apa kau mencintai semua Ibu."


"Andai aku bisa mendapat persetujuannya, jelas aku akan menganggap Ibumu seperti Ibuku sendiri, bagaimanapun kita berdua dibesarkan oleh Ibu kita."


"Kau yang terbaik, aku akan merindukanmu di Miami."


"Jika kau bisa, kunjungi aku oke. Aku tak tahu berapa lama aku bisa menyelesaikannya."


"Tentu saja, aku akan liburan ke sana."

__ADS_1


Semoga tugasku lancar. Ny. Mary Aides masih membenciku, bagaimana cara agar dia menerimaku. Aku memang tak punya sesuatu yang bisa kutawarkan padanya. Tak salah kemungkinan dia akan membenciku.


__ADS_2