
POV Author
Nathan Garcia melihat laporan yang diberikan Thomas dengan alis berkerut. Ini masalah tentu saja, dan kembali dia tak bisa menyelidiki ini tanpa melapor ke boss besarnya Lyold Austin.
"Jadi ini pacar baru Allison? Namanya Alton Mason? Mari kita lihat....Hmm, arsitek senior sekaligus pemegang saham, walaupun tak besar, nominalnya cukup mengesankan." Nathan melihat data awal dan foto pertemuan dengan Pete Fudge.
"Saya tak yakin baru berapa lama, Sara sendiri tidak punya informasi, tapi mungkin kita bisa menyuruhnya bertanya ke Nona Allison jika perlu. Tapi Sara bilang, bahkan mereka bisa bicara sambil berangkulan dan tertawa. Kedekatan seperti itu tampaknya tak wajar, kurasa dia memang perlu diselidiki Sir."
"Nanti dulu, aku telepon Tuan Austin dulu, mungkin dia tahu tentang Alton Mason ini."
Nathan mengangkat teleponnya ke Lyold Austin. Bagaimanapun ini adalah lingkaran keluarga bossnya, walaupun mereka berusaha melindungi kepentingan bossnya, tetap saja mereka harus memberitahu yang berkepentingan.
"Sir, ada yang perlu saya laporkan, ini berkaitan dengan Nona Allison..." Nathan mengirim foto dan menceritakan bagaimana dia mendapatkan informasi ini.
__ADS_1
"Ohh benarkah, pacar baru Allison. Aku belum tahu soal itu. Kalau begitu jangan beritahu Allison dulu, Mason ini salah satu pemegang saham di Gensler bukan. Aku pernah mendengar namanya."
"Iya benar Sir."
"Kurasa dia sedang berusaha bermain menaruh kaki di dua halaman. Tapi berhubungan dengan pengacaranya Ronald Schump ini sangat berlebihan. Sadap semua komunikasinya, periksa percakapannya dan teliti lalu lintas rekeningnya. Kita lihat apa yang sedang dia mainkan. Sementara jangan beritahu Allison dulu, tapi beritahu Sara apa yang sedang kita lakukan, bekerja samalah dengannya." Dengan izin bekerja ini Nathan bisa membongkar banyak hal.
"Kami mengerti Sir."
"Kalau begitu kalian laporkan jika ada perkembangan segera."
"Kurasa kita harus menggali lebih dalam. Kemungkinan apa yang mereka bicarakan baru di tahap kesepakatan dan belum ada nilai uang. Mungkin semacam di suruh mencari informasi juga bisa. Kita punya banyak kemungkinan." Nathan melihat hasil penelusuran yang sudah di peroleh sampai saat ini.
"Benar Boss, sepertinya tidak akan mudah ketahuan apa yang mereka rencanakan."
__ADS_1
"Kalau begitu mulai mengikutinya, kita akan coba dapatkan sesuatu."
"Mengerti boss." Orang-orang mulai membuntuti kemana sang arsitek pergi.
Dan setelah beberapa hari pengamatan, mereka menyimpulkan sang arsitek membawa dua ponsel bersamanya, langsung di curigai bahwa ponsel dengan nomor lain itu pasti berisi aktivitas tak wajar.
"Kita harus tahu nomor keduanya itu untuk menyadapnya. Ponsel hitam ini harus kita dapatkan nomornya. Apa kita bisa minta tolong ke Sara untuk mendapatkannya?"
"Kurasa kita bisa mencoba."
Thomas segera menelepon Sara. Secara kebetulan Sara mendapatkan undangan untuk makan malam bersama mereka dengan membawa pasangan masing-masing sekarang.
"Sara apa kau bisa membantu kami mendapatkan salah satu nomor ponselnya. Kami perlu nomor di ponsel hitamnya."
__ADS_1
"Aku akan mencoba mencari kesempatan." Demi menolong Allison tentu saja Sara akan mengusahakan yang terbaik. Bagus jika tak ada apa-apa, tapi 90% jelas ada sesuatu dengan pertemuan mereka