BALLERINA SECRET LOVE

BALLERINA SECRET LOVE
Part 104. Matamoros 4


__ADS_3

"Iya dia ada, sebentar ku panggilkan." Sementara orang itu bergerak ke dalam, aku melihat ada beberapa orang juga memperhatikan kami, mereka jelas bukan pekerja, mereka berbisik-bisik. Aku tambah khawatir mereka akan melaporkan ini ke Juan Ignazio.


Nampaknya mereka tahu. Apa benar hanya mereka saja yang ada di sini, berapa banyak tentara Juan yang ada di sini, apa kami punya kekuatan untuk menghadapi sicarios-sicarios ini, semua itu memicu kekhawatiran berlebihan, jantungku seperti dipasang ke sebuah gederang karena debarannya membuat lututku lemas.


"Tuan Diego, nampaknya di sana itu adalah orangnya Juan."


"Iya. Ini yang ku khawatirkan, mereka melihat kita pasti mereka melapor." Diego bicara padaku.


"Thomas bagaimana menurutmu..."


"Jika aku mengaktifkan sinyal jammer, semua komunikasi akan terganggu, aku akan memonitor kondisi jika ada pergerakan aku akan memberitahu kalian."


"Tuan Alan bilang, tak apa dia bisa mengendalikan situasi, jika dia mengaktifkan sinyal jammer akan menganggu semua komunikasi."

__ADS_1


"Baiklah, kita coba dulu." Jadi sekarang kami berlagak tenang tidak memperhatikan mereka sama sekali.


Tak lama kemudian, seseorang pria berumur sekitar empat puluh tahun keluar, ini mungkin yang disebut sebagai Pablo, pemilik daerah pertanian ini.


"Diego, aku tak menyangka kau akan ke sini. Kau mau stok? Biasanya Juarez yang kesini? Kenapa kali ini kau yang datang sendiri?" Raut wajahnya terlihat sedikit gugup, dia tahu resiko menyembunyikan korban penculikan nampaknya. Dia menatapku yang berdiri di samping Diego. "Siapa wanita ini, tak biasanya kau membawa wanita ke sini?"


"Sara, kau boleh terlibat dalam deal, yakinkan Pablo itu untuk mengatakan tempatnya. Bilang padanya jangan takut pada Juan karena kita akan membereskannya." Suara Thomas bergema di telingaku.


"Pablo, kau menyembunyikan tawanan di sini?" Diego mengabaikan pertanyaan Pablo dan langsung bertanya balik.


"Lima orang wanita US, kau harusnya tahu siapa yang diusik Juan. Begini saja, wanita ini adalah negosiator mereka, mereka menawarkan satu juta dollar untuk melepaskan sandera." Sekarang Pablo melihat padaku.


"Juan memberiku 3 juta dollar untuk perkerjaan ini, bilang kepada bossmu jangan terlalu pelit." Diego tertawa.

__ADS_1


"Dia menuntut uang tebusan 30 juta dollar, mereka marah dan mencari kalian. Kau pikir dia akan bisa hidup sampai akhir bulan ini? 30 juta dollar itu omong kosong, 3 juta bahkan omong kosong."


"Bilang padanya dia mempermudah kita dia tak akan masuk penjara dan tempat ini sudah dikepung." Suara Thomas bergema di kepalaku.


"Tuan Pablo, Anda bisa memanggil saya Sara, jika Anda mempermudah kami, semua akan lebih mudah, tempat ini sudah dikepung, Anda hanya perlu menunjukkan di mana wanita-wanita itu di tahan, Anda dapat 1 juta dan Anda tidak akan dipenjara. Juan tidak akan bisa menyentuh Anda karena kami yang akan menghabisinya. Pilihan ada di tangan Anda sekarang." Aku mengatakan langsung padanya.


Pablo terlihat terkejut ketika Diego menerjemahkan untuknya.


"Benarkah? Mereka sudah mengepung tempat ini."


"Iya begitulah, lebih baik kau katakan di mana mereka, nanti tentara yang akan membereskan mereka. Kau aman jika bekerja sama."


"Mereka ada di gudang belakang yang ditempati orang-orang itu. Ada enam orang penjaga yang di tempatkan di sini."

__ADS_1


"Gudang paling ujung dengan cat hijau muda itu?"


"Iya, kau benar Nona."


__ADS_2