BALLERINA SECRET LOVE

BALLERINA SECRET LOVE
Part 42. Sara Mission 1


__ADS_3

POV Sara Adams


Thomas sekarang tiba di depanku lebih awal. Dia bilang ada yang ingin dia bicarakan.


"Sir Thomas, apa ada perubahan rencana? Kita tak jadi menelepon Nicholai malam ini?"


"Kita meneleponnya tentu saja, tapi aku menerima perintah lain dari atasan."


"Perintah lain? Perintah apa?"


"Untuk misi kali ini kau akan menerima 40.000. Jadi fokuslah, misimu adalah membongkar siapa saja yang mereka targetkan. Jika bisa kau terlibat dengan semua yang dikerjakannya, dan kami akan membantu supaya operasi itu terlihat berhasil.


"40.000 Sir? Kau serius?" Jadi mereka memutuskan untuk membayarku, entah bagaimana ini terjadi tapi jelas ini menguntungkanku. Aku tentu saja senang aku bisa dibayar, tapi terlibat dengan semua ini rasanya agak berbahaya.


"Aku terlibat dengan semuanya Sir? Bagaimana caranya?"


"Kita akan mencoba membuatmu terlibat dengan semuanya. Aku tak yakin tapi dia sudah berhasil sekali meminta bantuanmu, kalian cukup dekat harusnya dia memikirkan untuk bisa membayarmu lagi."


"Kelihatannya cukup berbahaya Sir."

__ADS_1


"Kau harus mencoba tapi jangan memaksa, pakai alasan Ibumu sakit dan kau membutuhkan banyak uang, mungkin dia akan bersedia memberimu banyak pekerjaan."


Dia melanjutkan menjelaskan.


"Nicholai Manturov mengisi di permohonan visanya dia akan tinggal selama sebulan, kami akan menciptakan ilusi bahwa dalam sebulan ini apapun yang dia usahakan darimu akan berhasil, misal dia memintamu menginfeksi ponsel seseorang itu akan berhasil. Tapi sebenarnya kami yang mengatur itu berhasil dengan data-data di belokkan."


"Aku mengerti Sir."


"Jadi sekarang kau akan mengirim pesan padanya, mari kita lihat bagaimana tanggapannya."


Oke. Kami memulainya, aku mengirimkan pesan pertama.


'Nicholai, kudengar kau jadi dosen tamu di Julliard, kau memang terkenal sekali.'


'Bagaimana kabarmu sekarang, kau di LA?'


'Aku dikirim bekerja di NY, aku sudah bisa ikut pementasan walau bukan penari utama. Jika kau ingin melihatku pentas aku akan mengirim nama klubnya.'


'Kau di NY? Dimana kau bekerja sekarang?'

__ADS_1


'Hari ini aku di Bossa Nova Brooklyn, kami ada pertunjukan di sana, sekitar jam 11, kau mau datang boleh.'


"Boleh aku jawab begini Sir Thomas?" Aku meminta persetujuan Thomas dulu sebelum mengirimkan pesan pada Nicholai.


"Iya kirimkan." Aku menekan tombol kirim kemudian.


Tak lama kemudian datang jawaban.


'Kirimkan alamatnya aku akan datang.' Langsung kukirimkan alamatnya.


"Nampaknya dia punya kepentingan denganmu. Dia percaya adware yang dia kirimkan kemarin tidak ada hambatan, walaupun mereka menghapusnya tapi mereka mampu mempertahankan ponsel itu berminggu-minggu."


"Tampaknya begitu Sir." Aku juga setuju pendapat Sir Thomas.


"Kalau begitu kau harus mempertahankan agar dia tidak mencurigaimu. Tetaplah menghargainya karena dia sudah memberimu uang untuk pengobatan Ibumu..." Aku mengangguk mengerti.


"Apa aku harus meminta pekerjaan mata-mata padanya langsung?"


"Iya, karena kau perlu uang kau bisa bertanya padanya dengan hati-hati." Thomas mengajariku cara mengajukan pertanyaan.

__ADS_1


"Dan karena kau sudah masuk ke dalam tim ini kami memberimu pelacak GPS, karena kau agen garis depan kami harus memastikan keselamatanmu. Ini adalah gelang khusus, terlihat seperti gelang biasa, tapi begitu kau menekan bagian ini, ini akan mengirimkan sinyal kondisimu dalam bahaya dan kau perlu bantuan kami, agen lain akan memberikan bantuan padamu..Selama itu jika ada bahaya cobalah bersembunyi, mengelak, lari atau apapun yang bisa kau lakukan.


"Aku mengerti Sir."


__ADS_2