BALLERINA SECRET LOVE

BALLERINA SECRET LOVE
Part 45. Sara Mission 4


__ADS_3

"Apa kalian akan membiarkan semuanya berjalan lancar?" Aku bertanya kepada Thomas soal target-target yang akan muncul kemidian


"Iya, kami akan membiarkan mereka berusaha, kau hanya harus mengikuti mereka, melihat siapa saja yang terlibat dengan mereka sampai akhir dan menangkapnya saat dia akan kembali ke Rusia. Kami akan melihat siapa yang dia targetkan dan memperingatkan target. Dia tentu punya beberapa kontak di sini, yang dia tidak tahu kami mengawasi mereka tiap detiknya dari sejak dia masuk ke US. Aku tak yakin keputusan akhirnya, entah mereka akan membiarkannya pulang atau bagaimana, mungkin saja dia dibiarkan bebas untuk datang kembali nanti."


"Ternyata begitu..." Aku mengerti, itu seperti Nicholai diizinkan melakukan pekerjaan mata-mata di US tapi pihak US seperti bisa mengontrol hasil yang mereka ingin perlihatkan ke Rusia, sekaligus juga membongkar jaringan orang-orang yang mendukung mereka, membongkar jaringan intel Rusia yang ada di US.


"Kami sudah mengatakan pada Tuan Civil bahwa dia juga akan ditargetkan, dia bilang dia akan bekerja sama. Kemungkinan mereka akan mengikutinya ke restoran atau mungkin pub dan Nicholai menyuruh kau menyusul ke sana."


"Iya sepertinya begitu." Kali ini aku seperti harus menjebaknya lagi. Aku harus pura-pura satu hotel lagi dengannya, ini akan memalukan.


Tak lama entah bagaimana caranya mereka menbawa mangsa pertama kami ke VIP room Bossa Nova, beberapa pria muda, aku tak tahu siapa yang mereka incar, tapi Thomas pasti tahu karena dia bilang ikuti saja permainannya.


Siapapun yang datang, kami harus memastikan mereka tidak memalingkan wajah dari kami. Sementara ada dua gadis tambahan cantik yang juga bergabung. Mereka punya tangan yang terampil, menggoda salah satu tamu itu di saat yang lain aku melihat tangannya mengamankan ponsel orang itu.

__ADS_1


Pengaturan waktu mereka sangat efisien, semua pekerjaan selesai di sesi 45 menit itu, ponsel dikembalikan lagi ke kantong target tanpa dia kelihatan tahu dia sudah disabotase.


Dia bilang ada tiga orang dan satu Francoise, aku harus menyesuaikan pentas kami dengan tempat kami pentas kadang di Bossa Nova, Tribeca atau 1Oak.


Aku menerima pembayaran setiap kami menerima job, dari tiga job bisa mendapat 30,000 yang dibagi 4 orang, jelas itu sangat lumayan. Teman-temanku senang akupun senang. Ternyata pekerjaan mata-mata legal ini menghasilkan banyak uang.


"Malam ini Francoise ada di sebuah klub bernama The Blond di Manhattan, kau pergilah bersama teman-temanmu ke sana. Agen kami akan memandumu."


"The Blond, itu klub mahal." Aku mengeluh sedikit. karena memang tujuanku hanya uang.


"Ohh baiklah."


"Bagaimana jika dia tidak menanggapiku."

__ADS_1


"Kau sendiri yang bilang sampai terakhir dia masih berusaha menghubungimu. Kurasa tak mungkin dia tidak menanggapimu berdandanlah yang cantik seperti saat pertama kau menjeratnya."


"Kau yakin sekali, semoga benar." Aku membalas Nicholai dengan pura-pura tidak yakin.


Aku akan bertemu dengan Francoise, bagaimana kabarnya, aku mengirimkan pesan ke Thomas kami akan pergi menyusul Francoise.


"Oke, dia bilang dia akan pura-pura terkejut bertemu denganmu dan terpikat padamu seperti biasa." Aku meringis, kapan dia terpikat olehku. Apa dia yang bilang dia terpikat olehku.


Jadi malam ini aku dan satu orang teman pergi ke The Blond, aku memakai baju pesta berwarna hitam aku tak ingin terlihat terlalu berusaha mendapatkan perhatiannya.


Ketika akhirnya kami sampai aku merasa terlalu canggung untuk menghampirinya tapi harus kulakukan karena kolega Nicholai mengawasiku, aku sudah dibekali hal yang sama, lipstik obat tidur dan antidotenya.


"Arah jam sepuluh,.." Seorang wanita yang sudah berkali-kali selama hampir tiga minggu ini kulihat memberikan petunjuk untukku. Aku melihat dia dan tiga orang koleganya ada dua orang gadis yang bergabung bersama mereka. Mungkin mereka gadis escort klub ini.

__ADS_1


Aku menunggu agak lebih malam sebelum pura-pura lewat dan menghampirinya.


bersambung....


__ADS_2