
Perintah telah di berikan. Tapi Thomas cukup bingung bagaimana mendapatkan nomor kedua ini. Alton Mason ini cukup sulit didekati. Harus ada yang pura-pura menjebaknya untuk memberikan nomor kedua itu dan waktunya harus tepat.
Tapi untungnya Sara muncul dengan usulan dia bisa mengadakan makan malam bersama dan Francoise bisa membantu mereka mendapatkan nomornya. Tentu saja Thomas langsung setuju...
Pada hari yang ditentukan Sara dan Francoise terlibat sebuah misi untuk mendapatkan info atas nomor kedua Alton Mason.
Sudah diketahui bahwa nomor ke 2 ini adalah ponsel hitam dan menurut yang mereka awasi, dia cukup sering memegang ponsel hitam ini.
Francoise yang bersedia membantu akan mencoba menanyakan nomornya saat dia memegang ponsel hitam ini . Keuntungan mereka adalah kemungkinan besar Alton Mason ini belum tahu dia dicurigai. Jadi cukup besar kemungkinan dia lengah dan memberikan nomor ponsel hitamnya. Untuk itu Francoise memikirkan banyak skenario untuk memaksanya.
Francoise berkenalan dengan Alton Mason dalam pembicaraaan itu, setelah berbincang sekian lama Alton mulai memegang handphone hitamnya. Saat itulah Francoise masuk.
"Bro scan new contacts." Francoise langsung mengangsurkan ponselnya dan memberi barcodenya untuk di scan, Alton Mason ini harusnya tak curiga langsung disodorkan begitu saja, karena Alton pada intinya perlu banyak klien baru yang potensial dia sudah membual banyak tadi bahwa dia kenal banyak orang untuk membuat pria ini perlu berteman dengannya.
"Sudah." Dan kali ini Alton masuk ke perangkapnya. Dia tak sadar karena Francoise langsung masuk dan memintanya menscan data kontaknya. Francoise langsung mendapatkan notifikasi nomor barunya dengan sukses. Sara melihat itu dari sudut matanya dan merasa lega.
__ADS_1
"Thanks Bro, kapan-kapan kita bisa ngobrol lagi."
"Ohh aku salah memberimu nomor maaf, ini nomor yang tidak ada notifikasi, ganti saja ke nomor ini." Ternyata dia sadar dia salah memberikan nomor. Tapi sudah terlanjur, nomor yang sudah masuk tak akan terhapus.
"Oh baiklah, kuhapus yang lama, ini akan kubatalkan, mana yang baru?" Francoise terlihat mengotak-atik ponselnya. Tapi itu cuma pura-pura karena Alton tak bisa melihat apa yang dia kerjakan di layarnya.
"Ini,..." Francoise menganti nomor ponselnya sekarang.
Makan malam itu berakhir kemudian, Alton dan Allison terlihat mesra sebagai pasangan baru. Sara melihat mereka dengan rasa kasihan ke Allison.
"Kau dapat nomornya." Setelah mereka berdua di mobil.
"Tentu saja." Francoise menyerahkan nomornya ke Sara yang segera menyalinnya di daftar kontaknya.
"Thomas pasti senang."
__ADS_1
Dan detìk berikutnya nomor itu sudah berpindah ke Thomas, Thomas melihat pesan yang masuk padanya dengan senyum lebar. Punya agen lapangan yang bisa masuk ke multi level seperti ini memang menguntungkan.
"Terima kasih Sara. Aku sangat perlu nomor ini. Jangan khawatir, aku akan pastikan kau dapat pujian sendiri oleh Tuan Lyold Austin." Thomas mengirim pesan kepada Sara.
"Terima kasih Thomas." Sara berpikir mungkin dengan Tuan Lyold Austin mengetahui siapa dirinya bisa sedikit mengangkat citranya di depan Ibu Francoise.
Besoknya terjadi kesibukan di unit Thomas.
"Boss, aku butuh otorisasimu. Aku dapat nomornya." Thomas memberi kabar ke Nathan pagi-pagi sekali.
"Ohh jadi Sara berhasil."
"Dia berhasil."
"Baiklah ayo kita lihat siapa Alton Mason ini."
__ADS_1