
"Ya aku bisa melihat di mana dia dan kalian bisa tiba-tiba bertemu dengan kebetulan, aku bisa mengatur bagaimana kau bisa mendapatkan 30,000 lagi dengan mudah." Dia menjelaskan dengan mudah.
"Begitukah. Apa begitu mudah."
"Mengatur seperti itu mudah. Aku punya orang untuk mengetahui kemana dia pergi." Dia tersenyum padaku. "Aku hanya membantumu mendapatkan uang, kau butuh uang bukan. Anggap saja aku membantumu." Aku diam saja berpikir, berupaya agar kelihatan kesulitan mempertimbangkan idenya.
Kau memang membantuku, kita saling membantu di sini.
"Apa kejadian seperti ini harus sering di ulangi, ini tak masuk akal." Aku masih berusaha menolak.
"Kau mau pekerjaan lain? Menggoda orang lain, dengan pekerjaanmu sekarang kau bisa melakukannya."
"Menggoda orang lain?" Tak disangka dia menawariku pekerjaan yang memang kuinginkan. "Bagaimana kelasnya, tolong jelaskan pekerjaan apa itu."
"Kau dan teman-temanmu harus menari di depan orang yang kuberikan pada kalian, aku punya beberapa pekerjaan yang mengharuskanmu melakukan pertunjukkan, kau dan teman-temanmu bisa mendapatkan uang tambahan banyak. Sementara aku mengatur agen mendapatkan ponselnya."
"Begitu, jadi seperti menggodanya sementara kalian mengerayangi kantongnya?"
"Iya seperti itu, bukan hal yang sulit bukan. ini uang mudah, beberapa kali bekerja kau bisa menghasilkan 10.000, aku akan memberi kalian group empat orang 10,000 dengan memberi kami 15 menit waktu untuk mengerjai ponsel beberapa orang. Bagaimana..."
"10,000. Memberi kalian waktu 15 menit dengan ponsel mereka?"
__ADS_1
"Iya, mungkin jelasnya satu sesi pertunjukkan, tak mungkin kau hanya muncul 15 menit bukan, bagaimana?"
"Kalian ini semacam group hacker, kenapa kalian pekerjaannya mensabotase ponsel orang?" Nicholai tertawa sekarang.
"Katakan saja begitu, target kami memang ponsel orang lain, tapi ini kontrak yang mudah kami akan menanganinya. Kau hanya harus melakukan pertunjukan menggoda, kalian sangat mahir melakukannya, aku sudah melihat pertunjukan kalian sendiri."
"Setujui itu,..." Thomas langsung memintaku menyetujuinya.
"Kelihatannya mudah. Tapi itu nampaknya harus dilakukan di klub ini. Setidaknya di premium VIP room dimana kami bisa mengatur pole untuk perform."
"Aku akan mengaturnya. Kalian tinggal membuat mata mereka tertuju padamu."
"Kau bilang 20,000 buat 4 orang. Kami hanya perform 45 menit di VIP."
"Deal. Tapi itu harus termasuk kau setuju soal menggoda Francoise Civil."
"Francoise Civil 30,000?"
"Iya 30,000 untuk dia karena dia tidak bisa ditarik ke sini tapi kau harus merayunya seperti kemarin."
"Kau yakin sekali aku akan berhasil."
__ADS_1
"Kau akan berhasil, aku sudah pernah melihatmu memerangkapnya dengan mudah, kali ini juga sama. Entah bagaimana dia mudah terpukau olehmu." Aku tertawa.
"Baiklah, kau terlalu memandang tinggi diriku, tapi jelas demi 30,000 akan kulakukan. Aku sudah muak kekurangan uang."
"Hmm tekad yang bagus. Kalau begitu aku akan memberitahumu kapan kau harus bergerak."
"Tunggu dulu, apa dia tidak akan mencurigaiku?"
"Apa sebelumnya dia mengatakan sesuatu padamu."
"Tidak."
"Sudah kubilang itu hanya akan dikenali sebagai adware. Paling mereka akan menghapusnya, jika mereka menemukan sesuatu kau sudah dipenjara sekarang, tapi kau di sini baik-baik saja."
"Begitukah?"
"Memang begitu."
"Baiklah."
"Kalau begitu aku pergi sekarang. Nantu kutelepon kau lagi. Tetapkan temanmu yang akan kau pakai sebagai tekan kerja."
__ADS_1
Dia mengakhiri pembicaraan kami dan aku puas dengan pembicaraan kami.
"Ini lebih mudah dari yang kubayangkan." Thomas menbuat suara gembira di telingaku.