BALLERINA SECRET LOVE

BALLERINA SECRET LOVE
Part 91. Maureen Markson 3


__ADS_3

"Sudahlah. Kau tak memang tak akan pernah mengerti apa yang kubicarakan." Francoise merasa percuma bicara dengan gadis itu.


"Ibumu nampaknya mendukung kita, Ayahku juga pasti akan setuju hubungan kita, kenapa kita tak mencoba." Mencoba dengan tuan putri ini adalah sama saja dengan mencoba mencari masalah. "Makan malamlah denganku Francoise sayang, dulu kita cocok bersama-sama..."


"Maureen aku sibuk."


"Aku bisa ke apartmentmu."


"Tidak usah."


"Siapa sekarang kekasihmu, apa benar Sara Adams? Kemana dia pindah sekarang? Kudengar dia bekerja di klub malam seseorang pernah melihatnya. Kau berhubungan dengan wanita yang bekerja di klub malam? Ibumu tidak akan mengizinkan hal semacam itu terjadi."


"Sudah kubilang siapa wanita yang bersamaku bukan urusanmu." Francoise heran kenapa wanita ini lancang sekali. Tuan putri ini nampaknya mempunyai pemahanan dia bisa mengurus urusan siapa saja yang diperlukannya.


"Jika Ibumu tahu dia tak akan setuju." Francoise tidak ingin menjawabnya lagi. Dia tidak ingin gadis itu mencampuri urusannya.

__ADS_1


"Bagaimana pentasmu?" Dia lebih baik mengalihkan pertanyaan.


"Pentasku baik-baik saja, itu hanya program rutin. Bagaimana kalau begini saja, kau bisa bersenang-senang dengan gadis miskin itu beberapa bulan setelah itu kau kembali padaku. Kau biasanya cepat bosan bukan."


Tawaran yang membuat emosi Francoise membumbung. Siapa gadis ini yang berpikir dia bisa mengatur kehidupannya?! Dan dia sudah cukup mendengar gadis itu mengatakan hal buruk tentang orang lain.


"Kau sudah selesai bicara? Jika sudah aku akan pergi." Dia tidak ingin lagi bicara dengannya, Maureen ini bisa menyulut emosinya.


"Kau tidak mau, aku bisa memberimu kebebasan sedikit. Asal nanti kau kembali padaku." Nampaknya hidup wanita ini dipenufi flexibilitas, termasuk open relationship.


"Ohhh ayolah, aku menyukaimu. Kita pernah bersama, kau juga di desak Ibumu untuk berkeluarga, aku juga sama. Kita bisa berjalan dengan banyak kompromi di depan. Asal kompromi itu dilakukan dengan memberitahu yang lain maka itu bisa dibenarkan, banyak teman-temanku yang menjalankannya begitu."


"Kalau begitu kau bisa mencari yang lain karena aku tak sependapat dengan caramu itu."


"Kau melakukannya selama ini kenapa kau tidak sependapat."

__ADS_1


"Pernikahan dan pertemanan adalah jelas hal yang berbeda bagiku Nona Markson dan kita sudah jelas tak di pemikiran yang sama."


"Kau harus mempertimbangkannya tak ada yang salah dengan itu. Nanti kita bisa bicara lagi. Menemukan kompromi adalah baik. Kau mencintai Sara? Kita bisa menemukan kompromi soal itu."


Francoise merasa wanita ini cukup gila. Dia bisa bicara soal ini kepadanya seperti ini adalah pembicaraan harian. Tidak perlu privasi, tidak takut orang lain mendengarkan, tidak perduli status mereka sebelumnya. Apa NY seperti itu sekarang, apa open relationship begitu umum sekarang setahu Francoise penganutnya hanya selebrity Hollywood di luar sana.


"Tak usah menunggu aku tak tertarik dengan tawaranmu."


"Kau tak akan berhasil dengan Sara. Kujamin Ibumu tak akan menyetujuinya, dia akan menyetujui kita dengan mudah." Gadis itu tetap tersenyum sambil melipat kedua lengannya dengan tenang.


"Berhasil atau tidaknya hubunganku, dengan siapa aku berhubungan bukan urusanmu."


"Kau akan menyesal mengatakan itu."


"Aku tak mengerti jalan pikiranmu." Sekarang Francoise meninggalkannya.

__ADS_1


Dia menyesal ikut makan malam kali ini.


__ADS_2