
POV Author
Francoise tak suka Sara berkencan dengan Matthew!
Dia berani mengganti hari makan malam mereka dengan kencan dengan orang itu. Tidak bisa diterima! Bagaimana mungkin dia menerima dikalahkan seperti itu.
Tàpi siapa Francoise yang hanya teman, bagaimana dia bisa menghentikannya bertemu dengan orang itu. Dia tak punya hak walaupun di saat yang sama dia tidak bisa menerima sama sekali saat Sara memenangkan Matthew darinya.
Dia melihat ponselnya dan berpikir, tiba-tiba dia menemukan satu cara. Tentu saja dia punya kartu truf yang bisa digunakannya untuk mangatur Matthew secara diam-diam.
Phillipe! Dia punya cara menghentikannya! Francoise menyeringai lebar sekarang. Tak ada yang bisa kencan dengan Sara di hari makan malam mereka. Dia tidak akan memberikannya kepada pria itu.
Francoise segera mengambil ponsel dan menelepon Phillipe.
__ADS_1
"Phillipe!"
"Tuan Francoise Anda terdengar bersemangat, ada apa Anda menelepon? Anda memginginkan kursi khusus untuk tamu?" Philippe menduga-duga kenapa donaturnya ini meneleponnya.
"Ohh bukan-bukan, kau tahu Matthew Hunt?"
"Ya saya tahu, Matthew Hunt sebentar lagi akan menjadi principal kami. Dia penari berbakat kami." Matthew Hunt akan jadi principal, itu sebabnya Sara senang kencan dengannya. Gadis itu berharap kepada Matthew.
"Bisakah kau mengirimnya bekerja di Senin malam?" Sesaat Phillipe diam, dia pasti heran kenapa aku minta dia mengirim Phillipe bekerja Senin malam.
"Apa kau punya pentas Senin Malam?"
"Sebenarnya tidak, pentas baru mulai setiap hari Selasa malam."
__ADS_1
Sial! Tidak ada pentas. Jadi bagaimana aku harus mengirimnya ke luar kota atau bekerja.
"Kau bisa minta dia mengantikan sebuah pertunjukan di Senin malam, aku ingin minta dia bekerja di Senin malam bagaimanapun caranya. Kau tak usah tahu alasannya." Tentu saja akan memalukan jika dia diketahui menggunakan alasan pribadi.
"Aku bisa memintanya melatih Corps de Ballet yang baru masuk sebenarnya." Akhirnya ada cara.
"Ahh iya lakukan itu, buat dia berkerja lembur sampai malam. Atau lebih baik kirim saja dia keluar kota, apa kau punya pekerjaan untuk dilakukan di luar kota?" Philippe berpikir sebentar sebelum menjawabnya.
"Kami sedang ada program audisi di Atlanta dan bagian tengah sekitar 2 minggu. Mungkin ada slot yang masih kosong untuk tim penilai danseur. Anda ingin saya menbantu Anda seperti itu?"
"Bagus itu lebih baik, kirim dia kesana." Sekarang malah Phillipe menemukan cara memisahkan mereka selama dua minggu itu lebih baik lagi. Dia akan punya lebih banyak waktu untuk mengatur semuanya.
"Iya baiklah." Phillipe diam sebentar. Dan heran kenapa dia harus mengirim Matthew ke sana."Apa dia melakukan kesalahan padamu, kenapa kau ingin aku mengirimkannya ke luar kota. Jika dia memang bersikap tak sopan pada Anda saya bisa menegurnya secara pribadi?"
__ADS_1
"Tidak, aku hanya tak ingin dia berada di NYC Senin malam. Itu saja, aku minta tolong padamu untuk mengirimkannya pergi, selain itu kau tak usah tahu alasannya dan jangan sampai dia tahu aku terlibat dalam hal ini."
"Baiklah. Aku anggap satu kali ini permintaan bantuan darimu, tapi aku tak bisa membantu intervensi terus-terusan lain kali." Phillipe tak tahu ada apa tapi donatur tak bisa ikut campur seperti ini. Hanya kali ini saja dia akan memberikan bantuan.