
"Karena itu terjadi disaat istrinya baru saja melahirkan bertahun-tahun lalu. Itu bisa merusak citranya tentu saja. Lagipula dia dan istrinya tidak benar-benar menikah, mereka menikah tapi sebagian dari itu mungkin hanya transaksi. Aku hanya mendengar sekilas dari Dawkins entahlah bagaimana dia mengatur perjanjian seperti itu."
Aku diam, ini bisa menjadi senjata bagi kubu kami. Mungkin aku bisa memberi tahu Thomas soal ini. Mungkin dia bisa membuat berita baru untuk topik menarik ini.
"Hmm begitu rupanya. Dunia seberang sana memang penuh hal absurd."
Tak lama setelah itu aku benar-benar bicara pada Thomas dan Carla di group chat tentang pengacara itu.
📱Aku: Kalian tahu ada info bahwa pengacara Cohen membayar 130,000 ke Stromy Daniels untuk uang tutup mulut affair mereka saat istri president kita baru melahirkan.
📱Carla : Astaga benarkah...
📱Thomas: Menarik, ceritakan padaku dimana kau mendengar itu.
Aku menceritakan apa yang dikatakan oleh Jack Graham. Thomas tidak mengatakan apapun soal itu tapi kurasa dia lebih tahu bagaimana memanfaatkan situasi dariku dan dia lebih punya banyak sumber berita dari padaku.
__ADS_1
Dunia politik diatas sana di isi orang-orang yang otaknya jauh lebih rumit dari kehidupan harianku. Kadang aku merasa ini benar-benar bukan bidangku tapì disinilah aku terjebak sekarang.
📱Aku : Apa beritanya akan segera turun, Cohen McCarthy mengancam akan melalukan sesuatu jika seminggu lagi dia tidak menerima berita baik.
📱Thomas : Beritanya akan turun dua hari lagi. Cohen akan sakit kepala sebentar lagi. Dia sudah punya banyak kasus yang dia hadapi. Bahkan rumah pribadinya didatangi oleh FBI, dia pasang badan untuk banyak kasus bossnya
Benar bukan, apa yang terjadi di atas sana bukanlah hal yang sederhana. Pengacara seperti Cohen dia pasti punya urat syaraf kuat seperti baja.
📱Thomas: Kau harusnya bilang pada Jack itu untuk pindah rumah sementara agar dia tidak mudah ditemukan dalam dua hari ke depan.
📱Aku : Baik aku akan mengatakannya.
Berita-berita banyak beredar kemudian, bahkan dia diundsng ke wawancara televisi. Tapi tugasku hanya menyemangatinya sekarang. Untuk memberinya saran hukum dia punya pengacaranya.
"Sara kau boleh sekalian pulang, tak ada yang bisa kau lakukan lagi di sana. Bilang saja ke HRD dan teman-temanmu kau harus kembali ke NY karena alasan kesehatan Ibumun kau harus mencari kerja di NYC."
__ADS_1
"Akhirnya aku bisa pulang."
"Kerjamu bagus, aku akan mengusahakan bonus untuk kerja kerasmu bisa menyelesaikannya secepat ini."
"Terima kasih Thomas."
Aku tak sabar untuk memberitahu Francoise kemudian, karena kesibukannya dia tidak bisa sering mengunjungiku dia baru datang sekali selama satu setengah bulan ini dan aku sekarang merindukannya.
"Akhirnya kau kembali, aku tadinya minggu ini mau menyediakan waktu ke sana jika kau tidak dapat kembali tapi rupanya kau bisa kembali dengan cepat."
"Apa Ibumu tak membicarakan tentang aku lagi?"
"Hmm tidak, kukira dia sedang sibuk mendukung partai soal kampanye, untuk sementara dia mungkin tak akan punya waktu mengurusi kisah cinta kita."
"Itu berita bagus atau buruk?" Tetap saja masalah belum selesai untuk kami.
__ADS_1
"Bagus, karena aku tak mau bertengkar dengannya. Semoga saja dia diberikan mimpi punya cucu sehingga dia bangun sudah setuju kita bersama."
Aku tertawa dengan harapannya yang tak realistis itu. Tapi ya, sampai sekarang kami belum menemukan cara untuk menyelesaikannya secara realistis, jadi mungkin berharap bantuan yang tak realistis tak masalah.