BALLERINA SECRET LOVE

BALLERINA SECRET LOVE
Part 120. Superiority Complex 1


__ADS_3

Maureen Markson sangat penasaran kebenaran cerita Kate tentang Sara yang sudah tinggal bersama dengan Francoise Civil. Jadi setelah hampir dua bulan Sara di sana dia memutuskan melihat dengan mata kepalanya sendiri.


Sara sudah hampir bisa berjalan dengan baik. Dia sudah melepas kursi roda dan walaupun kekuatan kakinya masih perlu latihan banyak agar staminanya normal seperti biasa lagi tapi jelas dia sudah sembuh. Pemulihannya cepat, dokter sudah memperbolehkannya latihan. Untungnya semua biaya cuti tiga bulan ini dibayarkan oleh biro.


Berkat Nora dan Kate juga yang diam-diam membayarkan biaya cuti Sara selama tiga bulan di depan, mereka tahu dia perlu uang itu untuk Ibunya tapi tak mau menyinggung Sara jika mereka memberikannya langsung . Nathan juga menandatangani pembayaran misi untuk Sara sehingga dia tidak usah khawatir kekurangan uang.


Sara sudah bisa mengunjungi Ibunya dan masih tinggal bersama Francoise karena dia tidak mengizinkannya pergi. Dia sudah terlalu nyaman bersama Sara dalam dua bulan ini.


Maureen mungkin tidak dianggap Francoise sekarang. Tapi dulu saat bulan-bulan dia masih berstatus 'teman baik' Francoise dia bahkan pernah bertemu Ibunya di sebuah acara.

__ADS_1


Ayah dan Ibu mereka kenal dan berhubungan baik, bahkan dia menyukai Maureen yang cantik itu. Dia bahkan mengundang pernah Maureen ke rumahnya di Washington.


Maureen jelas merasa terhina kalah oleh Sara Adams, penari yang hanya menggantungkan dirinya pada dirinya sendiri, bahkan dia merasa Sara tidak pantas dibandingkan dengannya sama sekali. Jika itu Kate atau Nora mungkin dia menerima kekalahannya ţapi Sara?! Dia tidak percaya gadis itu punya kualifikasi menjadi saingannya.


Dari mana gadis itu menang darinya, jelas dia lebih cantik, kariernya lebih mengkilap, bahkan seorang pole dancer yang kebanyakan bekerja di klub dan keluarganya lebih baik. Bagaimana bisa dia kalah dengan seorang wanita miskin yang tidak bisa dianggap seperti itu.


Gadis itu bankan hanya membawa tas perlengkapan yang dibelinya di thrift shop (toko barang bekas) yang sangat diandalkannya di 3rd Avenue Manhattan. Dia menceritakan dengan riang dan lantang dia mandapatkan tas besar dari Dior di sana dengan harga murah dari ownernya yang sudah sering dia beli. Menarik banyak temannya ikut mencari barang di sana.


Tapi jika benar gadis yang bahkan resign dari NYC Ballet Company dan kabarnya sekarang menjadi pole dancer menjadi calon istri Francoise, dia sangat tak bisa menerima kenyataan itu.

__ADS_1


Dan sekarang sore ini, Maureen sampai di depan pintu rumah Francoise, dia membunyikan bel, dia pernah sekali ke rumah ini, itu saat Ibu Francoise ada di NY, dia juga mengundangnya ke sini tapi sialnya Francoise malah pergi menghindarinya.


"Selamat siang,...Nona Maureen?" Matilda yang membuka pintu mengenali siapa yang datang, dia punya ingatan kuat siapa saja yang menjadi tamu Tuannya, sangat jarang seorang wanita. Walaupun ini sebenarnya tamu Ibu Tuannya.


"Apa Sara ada di sini?" Maureen langsung menyebutkan nama Sara. Jika benar pelayan rumah ini pasti tahu apa yang dibicarakannya. Matilda tampak ragu sebentar sebelum menjawabnya.


"Apa Nona Maureen teman Nona Sara?" Matilda tahu, jadi benar Sara tinggal di sini.


"Iya aku temannya di NYC Ballet, apa dia ada? Aku sengaja mengunjunginya kami sudah lama tidak bertemu."

__ADS_1


"Kalau begitu, saya akan memberitahu Nona Sara sebentar." Matilda masuk kembali meninggalkan Maureen si pintu, wanita berambut coklat itu merasa terhina dia harus menunggu di balik pintu yang tertutup seperti ini. Pelayan kurang ajar pikirnya berani meninggalkannya sendiri di sini.


__ADS_2