BALLERINA SECRET LOVE

BALLERINA SECRET LOVE
Part 11. Patreon 5


__ADS_3

Dia membawa kami akses valet parking, kami menunggu sementara aku mengambil kesempatan memperhatikan Tuan donatur ini.


Sosok yang suka berpakaian gelap ini nampaknya masih diusia akhir 30 tahunan, aku sedikit meneliti tentangnya, kutemukan bahkan dia 5 mistress di NYC ballet. Dengan masa pacaran 2-6 bulan. Dia benar-benar bangsat bukan. Mungkin terinspirasi dari Leonardo DiCaprio, tak mau terikat hubungan serius, hanya untuk bersenang-senang.



"Nona Gemma terlibat dalam produksi ini, kau mengenalnya bukan Tuan Francoise?" Itu adalah mistress (selir)-nya enam bulan yang lalu. Kudengar mereka sudah putus.


"Aku mengenalnya, kami teman baik." Ahh aku mengerti, mungkin dia akan memakai istilah teman baik untuk hubungannya, dengan mengajak liburan ke tempat eksotis, mengajak makan malam mewah, memberikan hadiah. Dan wanita-wanita itu mengantungkan harapan bahwa mereka mungkin akan mendapatkan hatinya, kenyataannya tak ada yang bertahan lebih dari enam bulan sebagai 'teman baik-nya'.


"Terima kasih sudah datang. Terima kasih juga untuk bunganya." Aku mengalihkan pembicaraan, tak ingin dianggap menyelidiki kehidupan pribadinya.


"Kau sudah bekerja keras, penampilan yang sempurna."


"Terima kasih."


"Apartmentmu di daerah yang dekat sini?"


"Aku beruntung dapat sewa satu apartment murah dengan teman-teman, kami berempat dengan 3 kamar, cukup crowded tapi memang untuk bekerja." Itu sekaligus tanda kau tak bisa mampir ke apartmentku. Walaupin menurutku dia tak akan melakukannya, walaupun para wanita itu berserah diri tapi nampaknya dia tidak mengekpos dirinya sendiri dengan menjemput wanitanya di tempat kerja, atau mengirimkan bunga ke tempat kerjanya. Seperti katanya mereka 'teman baik' dan teman baik tak bersikap seromantis itu.

__ADS_1


"Rumahmu dimana?"


"Staten Island. Mom tinggal di sana."


Pembicaraan tidak berlanjut setelah seseorang dari valet parking membawa mobilnya kemudian. Kami masuk ke sebuah Porsche Taycan, aku pernah membaca mobil ini berharga US$ 93.000 bahkan gajiku dua tahun tak cukup membelinya. Aku langsung berkhayal punya gaji principal sekarang. Aku duduk disampingnya sementara Nicole mengambil tempat di belakang.



"Mobil yang bagus." Karena dia mengantarku mungkin memujinya adalah timbal balik yang bisa kuberikan.


"Ini mobil hybrid, bentuknya memang futuristik."


"Seperti Tesla maksudmu Sir?" Nicole yang menemaniku bicara sekarang.


"Pasti mahal."


"Gaji kita dua tahun belum cukup membelinya." Aku bercanda ke Nicole. Kami tertawa bersama untuk memecahkan suasana canggung. "Jangan pikirkan komentar kami Sir, kami hanya iri pada Anda."


"Mungkin kalian nanti punya kesempatan memilikinya, siapa tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Bersikap optimislah." Dia mengatakan sesuatu hal yang mengandalkan keberuntungan. Dari dulu kurasa aku tak bagus dalam hal itu.

__ADS_1


"Hmm... iya benar, kita harus optimis Nicole." Itu menyemangati diri sendiri, meminta diri sendiri optimis mendapatkan posisi principal tahun ini. Koreografiku cukup bagus, dimasa depan mungkin aku bisa punya karya sendiri dan membuat nama untuk diriku.


"Kau akan tampil dalam berapa show?"


"10 show dalam 1 bulan ini."


"Itu bagus. Nicholai itu nampaknya memang pantas menjadi tamu undangan."


Kali ini dia tidak membicarakan hal-hal aneh hanya membicarakan beberapa hal tentang pertunjukan, pun dia tidak bersikap menggoda, merayu, mungkin karena kami tidak dalam suasana pembicaraan pribadi, juga bersama Nicole.


Tak lama kami sampai ke apartment kami.


"Terima kasih Sir sudah menyusahkan diri."


"Bukan sesuatu yang besar. Sukses untuk pementasannya besok." Kami mengucapkan terima kasih kepadanya. Dan dia berlalu pergi.


"Menurutmu dia sedang berusaha merayumu sekarang." Nicole bertanya padaku.


"Kurasa iya, tak ada yang namanya makan siang gratis di dunia ini Nicole, bahkan perkara sederhana seperti mengantarkan pulang dan bunga punya tujuan, membayar harga. Mungkim dia akan kecewa nanti aku tak tergerak..."

__ADS_1


"Kurasa kau benar." Nicole menyetujuiku sekarang.


Tuan Donatur, nampaknya aku harus minta maaf membuatmu kecewa.


__ADS_2