BALLERINA SECRET LOVE

BALLERINA SECRET LOVE
Part 140. Nola Adams 1


__ADS_3

Nola memutuskan tidak menelepon Sara dan mengatakan sesuatu padanya. Dia menelepon Franco dan mengatakan apa yang telah terjadi.


"Ibumu datang kemarin ke rumah Bibi barusan." Franco langsung berdiri mendengarnya. Ini gawat! Bisa-bisa dia dan Sara putus jika Ibu Sara Sara tersinggung.


"Ibuku? Apa yang dikatakannya padamu, Bibi apa dia membuatmu tersinggung?"


"Aku tahu dia punya tujuannya sendiri, yah dia bilang dia ingin menantu yang sesuai untuk memantapkan langkahnya di dunia politik dan seh'arusnya aku dan Sara tahu diri kami tidak punya kelas untuk bergabung...."


Nola menceritakan apa yang bisa diingatnya soal pembicaraan mereka. Ya dia merasa apa yang didengarnya dari Ibu Franco benar, jika Francoise tidak meminta dukungannya sebelumnyan dia pasti akan mengatakan pada Sara untuk melupakan Francoise.

__ADS_1


Franco harus menghela napas panjang mendengarnya.


"Bibi aku yang minta maaf Ibuku sudah begitu kasar padamu." Jika sampai Ibu Sara tersinggung habislah hubungan mereka. Sara mungkin masih bisa menahan perasaannya jika sesuatu terjadi, tapi jika Ibunya tersinggung habislah sudah cerita mereka. Francoise tak berani membayangkannya.


"Jangan khawatirkan Bibi, Bibi sudah tua, perkataan seperti itu tak akan mempengaruhi Bibi, yang penting bagi Bibi adalah melihat Sara bahagia, tapi Bibi tak tahu apa jika Sara bertemu dengan Ibumu dia bisa tahan dengan kata-kata Ibumu. Sara masih muda, dia pekerja keras, punya kebanggaan pada dirinya sendiri. Jika mendengar kata-kata yang menyudutkan itu..." Franco tahu apa maksud perkataan Ibu Sara.


"Aku mengerti Bibi, aku akan bicara pada Ibuku sendiri, aku usahakan mereka tidak bertemu saat ini."


Franco tahu kebenaran dalam kata-kata itu, kekasihnya yang dulu juga orang yang mandiri, walaupun dia tak punya usaha besar tapi dia berdikari sejak muda dan bekerja keras. Mereka berdua sulit menerima jika dikatakan menargetkan

__ADS_1


Sementara itu Mary Aides marah bahwa dia tidak bisa mendapatkannya apa yang diinginkannya malah dia dinasehati sedemikian rupa.


Dia memanggil assitennya.


"Nyonya apa yang bisa saya bantu."


"Aku ingin kau mengatur orang mengikuti Sara Adams, laporkan padaku di mana dia berada, aku akan pergi menghadapinya sendiri."


"Baik Ny, saya akan atur sekarang." Assistennya merasa kasihan dengan gadis ini. Pasti sulit baginya menerima kata-kata pedas Ny. Mary. Seperti beberapa tahun lalu gadis yang bernama Beatrice itu. Dia merasa kasihan tapi dia hanya bekerja untuk orang lain sekarang.

__ADS_1


Dia pergi mengatur orang untuk mengawasi Sara. Gadis cantik bintang balet yang banting setir jadi pole dancer untuk menopang Ibunya, itu gadis yang baik. Dia menemukan catatabn data riwayat sakit Ibunya dsn akhirnya punya tebakan perkiraan kenapa gadis itu menjadi pole dancer. Dia tak tahu bagaimana bisa menolongnya dari cengkraman Ny. Mary Aides.


Tiba-tiba sebuah ide terbersit di pikirannya. Yang bisa menolongnya tentu saja anaknya sendiri Francoise Civil. Pria itu pasti tak akan membiarkan Ibunya mencerca kekasihnya.


__ADS_2