
"Kerja bagus." Thomas tersenyum padanya dan bisa sedikit menyender setelah melepaskan head setnya.
"Ini selesai bukan."
"Iya bagian ini selesai. Aku juga tak akan mengurus kasus ini setelahnya. Bagaimana latihan tarimu."
"Aku baru beberapa hari mulai masuk studio setelah aku menemani Mom beberapa hari. Masih jauh untuk memulihkan kekuatanku lagi, aku masih harus bekerja keras."
Sara masih sedikit khawatir apa dia masih bisa bekerja di dunia tari lagi, cedera itu membawa cukup banyak perubahan bagi tubuhnya. Ada gerakan-gerakan yang sangat sulit baginya sekarang. Dia khawatir tentu saja. Tapi Francoise mengatakan padanya untuk tak memaksakan diri, dia bisa menemukan pekerjaan yang tidak terlalu berat seperti guru balet atau guru tari bagi umum di tempatnya sekarang.
Tapi jelas itu akan jadi penurunan pendapatan yang jauh. Walaupun Francoise bilang dia akan memperoleh dukungannya jelas dia merasa tak bisa hanya mengharapkan Francoise saja. Sara sudah terbiasa memegang uangnya sendiri.
"Hmm, boss tadi bicara padaku soal kontrakmu."
"Kontrakku tinggal satu tahun dua bulan bukan, apa kalian punya tugas lagi?" Bisa-bisa jika ada tugas lagi dia tidak bisa berlatih dengan benar, kali ini dia tidak mengharapkan tugas lagi dalam waktu dekat ini sebenarnya. Walaupun setiap tugas dia mendapatkan bonus yang sangat-sangat lumayan, tapi seriap pekerjaan punya resikonya sendiri.
__ADS_1
"Bukan, belum ada tugas. Boss ingin bertanya jika bisa dia ingin terus kau bergabung jadi agen lepas kami. Kau bekerja di bawah unitku seperti sekarang."
Sara kaget ketika tiba-tiba Thomas memintanya bergabung.
"Apa ini artinya aku harus ikut semacam pelatihan atau semacamnya, mungkin bekerja dengan dalam misi seperti di Mexico lagi."
"Tidak...tidak, aku tak akan menungaskanmu lagi di misi berbahaya seperti di Mexico, sàat itu kau yang terdekat di acara itu. Intinya kau tak akan ditenpatkan ke pekerjaan yang punya potensi konflik tinggi. Kau akan ditaruh seperti ke kasus yang terakhir ini." Sara tidak tahu, walaupun bayarannya baik tapi pekerjaannya tentu saja sulit, apalagi kemungkinan besar Francoise tidak akan mengizinkan juga, jadi dia perlu waktu untuk memikirkannya.
"Masih setahun, apakah aku boleh memikirkanmu lebih dahulu?"
"Iya tentu saja. Akan bagus jika kau bisa bergabung dengan kami lagi."
"Iya tentu saja catatan misimu bagus."
"Siapa dulu yang jadi penghubungnya." Sara balik memuji Thomas yang menyebabkannya tertawa.
__ADS_1
"Kau memang tahu bagaimana mendekati dan memuji orang, itu sebabnya kau selalu berhasil."
"Eww kau menyindirku sekarang." Dia dan Thomas memang rekan kerja yang baik.
Pertemuan itu selesai. Sara merasa senang juga apa yang dikerjakannya selama ini rupanya dianggap memuaskan.
Dia kembali ke rumah Francoise sambil tersenyum senang.
"Kenapa kau pulang sambil tersenyum senang begitu?" Francoise yang melihat kepulangannya heran kenapa kekasihnya begitu senang.
Sara menceritakan semuanya, bahwa bahkan dia dia diminta memperpanjang kontraknya. Sesuatu yang Francoise tidak harapkan.
"Sayang, aku bahkan menawar untuk kebebasanmu dari tugas itu, sekarang kau malah mau mamperpanjang kontrak, sebaiknya tidak oke." Sarah sudah memperkirakan Francoise tidak akan setuju.
"Hmm ya aku tahu, aku hanya senang mereka mengakui kemampuanku, ternyata aku berbakat juga menjadi mata-mata." Sara meringis lebar.
__ADS_1
"Ya ..ya kau memang pintar dan terlalu banyak bakat."
"Kau tak usah iri."