BALLERINA SECRET LOVE

BALLERINA SECRET LOVE
Part 90. Maureen Markson 2


__ADS_3

Dengan gadis itu melekat di lengannya sekarang dan dua orang tua mereka yang seperti menemukan mainan baru. Yang dia lakukan hanya bersikap sopan saat makan malam ini, plat teman baik ini harus dijelaskan sebagai hanya teman baik.


Dia menyetujui bahwa mereka teman baik, tapi itu artinya bermacam-macam. Hanya teman yang jelas bukan kekasih. Sudah dia bilang ke Ibunya dia tak tertarik dengan peningkatan hubungan keluarga.


Orang tua mereka terlibat pembicaraan lain di ruang kerja. Dan mereka sekarang ada di area kolam.


"Kenapa kau di sini." Francoise melihat Maureen yang tersenyum padanya. Dia tidak pernah menyangka akan bertemu salah satu principal NYC Ballet itu di makan malam politik seperti ini. Pantas saja Ibunya ingin dia ikut kali ini.


"Aku hanya ingin melihatmu lagi. Kau sombong sekarang karena sudah punya yang baru." Dia pernah meninggalkan Maureen demi Sara, dan saat itu Sara memang menargetkan dirinya.

__ADS_1


"Kita hanya bersenang-senang. Kau tahu kita hanya teman, aku tak pernah menjanjikan apapun padamu soal hubungan kita." Francoise menegaskan lagi status hubungan mereka.


"Kita teman, keluarga kita juga teman ternyata, jadi mari kita berteman lebih lama lagi. Bagaimana menurutmu."


"Maureen, kita hanya dua kali makan malam, dan itu hanya untuk senang-senang. Kau hanya penasaran padaku. Dan kurasa rasa penasaranmu itu sudah cukup. Lagipula kita sudah setahun tak bertemu dan itu sudah cukup sebagai tanda kita tidak cocok sama sekali. Kau tahu dari awal sudah kukatakan itu hanya kencan satu malam. Kali ke dua sudah cukup."


"Aku menyukaimu... Sangat menyukaimu." Itu dikatakan sambil menggigit bibir dan menggelayut di lengan Francoise, dan memandang Francoise dengan mata manja dan mengharapkan perhatiannya. Menurutnya Francoise sangat menarik, dari semua yang pernah dipacarinya yang ini memenuhi semua ekspektasinya.


"Kau tadinya bersikap manis padaku, tapi sekarang kau begini. Kau tega padaku, apa aku kurang cantik, padahal kita sangat cocok satu sama lain."

__ADS_1


"Aku memang pria yang tak bisa diharapkan sudah kukatakan padamu."


"Siapa wanitamu sekarang? Sara Adams bukan? Gadis miskin itu apa bagusnya. Lebih cantik dariku juga tidak, apa sebenarnya yang kau lihat dari dia?"


"Itu bukan urusanmu lagi."


"Bagaimana kau pikir Ibumu bisa setuju kau dengan Sara itu. Dia hanya wanita rata-rata ke bawah, aku melihat pakaiannya, sepatunya, bahkan dia tinggal berempat di sebuah apartment dengan penari yang lain." Francoise melihat gadis yang tak punya empati ini dengan tatapan muak.


"Kau tak usah merasa kau menang dari orang lain hanya karena orang tuamu kaya. Kau tak tahu apa-apa tentang perjuangan orang lain." Sekarang dia melihat gadis ini sebagai orang yang tidak punya sisi kemanusiaan dan empati. Orang yang di besarkan dengan semua faselitas tersedia untuk mereka kadang tak pernah mengerti arti perjuangan hidup.

__ADS_1


"Perjuangan? Aku mencapai principal di usia 23." Iya, dia mencapai principal di usia 23, tapi Ayahnya juga donatur tetap NYC Ballet. Jadi sedikit banyak itu juga adalah karena Ayahnya donatur.


Buktinya dia sedikit mendapat tempat di pertunjukan utama. Tidak sebanyak principal yang lain. Phillpe sudah memperingatkan dia siapa Maureen ini, dia tahu terlibat dengannya 2x sudah cukup.


__ADS_2