
POV Author
Nathan Garcia dan beberapa pimpinan group operasi khusus kontra intel asing di panggil secara mendadak ke Washington oleh penasihat keamanan kepresidenan Lyold Austin.
Lyold Austin ini adalah boss langsung Nathan, seorang veteran jenderal yang di hormati, oleh orang militer maupun intelejen. Serta mempunyai pengaruh yang kuta di partai.
"Sir ada apa kami dikumulkan semua seperti ini." Seseorang bertanya langsung kepada Lyold Austin.
"Kalian perlu tahu bahwa satelit mata-mata kita mendeteksi sebuah tes rudal hypersonic yang sukses di China, mereka berhasil mengelilingi bumi, satelit menghitung bahkan mereka mencapai 15.000 mil kurasa tak akan lama lagi mereka akan mengumumkannya ke publik. Ini akan jadi ancaman besar baru bagi kita, perimbangan kekuatan sudah terjadi. Bahkan kali ini mereka memberi kita tekanan besar."
"Rudal hypersonic?"
"Mach 5, mereka mengklaim kecepatanya 7.000 km per jam." Sekarang semua orang terdiam. Jika China mau menembak mereka, bahkan mereka tak punya apapun untuk melawannya.
__ADS_1
...****************...
Catatan author: - soal Hypersonic Missile yang hanya dipunyai oleh China dan Rusia.
Rudal hypersonic China saat ini di klaim mempunyai kecepatan diatas mach 5 (lima kali kecepatan suara) dan amerika mengklaim bahwa missil mereka adalah Mach 20(20x kecepatan suara) tapi baru memasuki tahap tes model prototype yang belum tentu berhasil mencapai sasaran, artinya USA sangat ketinggalan untuk bidang hypersonic missile.
Tapi walaupun ada perbedaan kecepatan cukup signifikan, itu tidak begitu penting, fakta bahwa Chona dan Rusia bisa mempunyai dua senjata yang dua-duanya bisa melintasi antar benua dan bisa mencapai negara manapun yang mereka inginkan tanpa bisa di dèteksi atau dicegat jelas menekan Amerika.
Karena maksimum hypersonic rudal China sudah bisa mencapai 15.000 mil, yang artinya hampir semua negara bisa dihancurkan jika mereka memuat hulu ledak nuklir dalam missile mereka.
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=
"Kenapa kita tidak bisa mengejar mereka apa yang para kontraktor lakukan." Seorang pria berambut putih bertanya kepada Lyold Austin. Dia kesal bahwa sekarang mereka bukanlah nomor satu lagi untuk segalanya.
"Pembangunan hypersonic wind tunnel untuk test sangat mahal dan tidak disetujui Congress, kita tidak punya kemampuan mengejar mereka saat ini. Apa boleh buat para sosialis itu lebih mudah mengalokasikan uang mereka daripada kita." Lyold Austin menjawab sambil menekankan keprihatinannya.
"Russia tampaknya berulah, belakangan mereka menekan Ukraina dan China mengambil kesempatan membantu menekan Taiwan dan menancapkan kuku mereka di Laut Cina Selatan sekarang?" Seorang yang bernama Paul Huntsman menambahkan.
"Wakil Presiden kita berkunjung ke Taiwan minggu lalu untuk memberikan dukungan dan dijawab dengan latihan militer oleh mereka. Mereka benar menjadi sombong sekarang." Nathan tiba-tiba mengerti kenapa China berani melawan, mereka punya kartu as yang segera diumumkan.
"Tiga hari lalu, kapal perang kita juga terlibat saling gertak di Laut Cina Selatan dengan kapal China, jelas saat ini mereka berpikir mereka bisa meladeni kita."
"Iya benar, dan kalian lihat beberapa saat belakangan pergerakan intel mereka meningkat, serangan cyber yang menyasar pegawai kontraktor sekarang sangat gencar, terutama mereka mencoba menembus teknologi pesawat stealth kita.Bahkan Cina memata-matai kita dengan ballon udara, mereka sangat kurang ajar."
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=