
Setelah menjalani pementasan sukses akhir pekan ini, akhir pekan ini, akhir pekan aku kembali ke rumah Ibu.
Ibu tinggal sendiri di Staten Island, pulau di sebelah Manhattan, tapi tetangga-tetangganya cukup dekat bersahabat dan baik pada Mom, kami sudah cukup lama tinggal di lingkungan ini, mereka di umur yang sama, aku jadi sedikit lega dia punya teman yang mengawasi keadaannya.
"Mom, bagaimana keadaanmu?" Aku memeluknya dengan erat. Dalam sebulan ini aku tak menjengguknya karena latihanku padat.
Jadi hari ini aku kembali ke rumahnya, rumah Ibu memakan hampir perjalanan hampir dua jam dengan transportasi umum. Kembali ke sini setiap hari melelahkan. Aku menyempatkan setidaknya dua minggu sekali melihatnya.Tapi sebulan yang lalu dipenuhi dengan jadwal padat walaupun akhir pekan.
"Mom baik, bagaimana pentasmu." Dia membelai rambutku memperlakukanku seperti putri kecilnya.
__ADS_1
"Semua berjalan dengan baik, pementasannya selalu penuh dua hari ini, Mom aku membawa banyak belanjaan untukmu." Ibu berusaha makan makanan sehat sesuai anjuran dokter untuk mengontrol diabetesnya. Banyak pembatasan makanan yang harus dia jalankan untuk menjaga kondisinya tetap terkontrol.
Mom membeli rumah di NY untuk mendukung karier balletku, tadinya dia bekerja di LA, di umurku ke 12 aku diterima di audisi SAB ( School of American Ballet) dia ikut pindah ke NY dan mencari pekerjaan di sana.
Mom adalah accountant, bercerai dengan Ayahku saat umurku 8 tahun, dan akhirnya kami bertahan sendiri, hanya berdua, saat itu Nenek dan Kakek yang membantu kami bertahan.
Ayahku di LA sudah punya keluarganya sendiri, dia jarang menelepon atau mengunjungiku. Hanya kata Ibu dia kadang mengirim uang untuk membantu biaya sekolahku. Ibu hanya bilang mereka tak cocok lagi tapi aku pernah mendengar itu karena Ayah berselingkuh.
Dukungan Mom terhadap pengembangan karierku membuatnya hanya punya sedikit tersisa untuk pensiunnya. Dan aku belum bisa diandalkan. Kadang aku merasa aku berada di jalur karier yang salah. Walau ini passionku tapi apa yang kudapat tidak cukup untuk menopang kami. Setelah dari umur 18 tahun masuk ke NYC ballet company aku baru bisa mencapai first soloist, dengan kemungkinan masuk level principal kurang dari 50% tahun ini.
"Bagaimana kesehatan Mom."
__ADS_1
"Baik, kau tak usah khawatir."
"Luka di kakimu sudah membaik Mom?"
"Sudah, Mom bisa merawatnya. Kau tak usah khawatir." Luka kaki diabetes adalah luka yang disebabkan infeksi atau kerusakan jaringan pada kaki orang yang menderita diabetes. Jika tak dirawat dengan benar mungkin saja bisa berujung amputasi.
"Mom membuat sedikit cheese cake untuk kepulanganmu. Mom bikin porsi kecil, Mom tahu kau tak bisa makan banyak tenang saja." Aku tersenyum, Mom terbaikku selalu memikirkan apa yang ingin aku makan.
"Kau yang terbaik Mom."
Pulang ke sini selalu menyenangkan, Mom tak pernah memperlihatkan jika dia sedang sakit. Dia tak ingin aku terbeban. Tapi jelas aku tahu itu akan jadi bebanku dan aku tak pernah keberatan.
__ADS_1
"Ohh ya kemarin Ashley kesini, dia mengunjungi Mom." Ashley adalah sahabatku di LA saat aku masih tinggal di sana, sampai sekarang kami sering mengobrol satu sama lain.