
Hai para pembaca kesayangan, apa kabar ?
Semoga sehat semua ya, hatinya juga semoga pada sehat :D
Saya mau ingetin lagi nih, ini kan cuma novel ya..
Saya emang sengaja bikin peran si Afsal di sini tuh pria penyayang, tidak pelit dan menghargai perempuan banget.
Saya nggak mau kalian mikir kalau cowok India tuh semuanya kaya Afsal ini. Bukan berarti saya nge-judge orang India itu nggak baik ya... Tetep ada kok cowok India yang kaya Afsal ini.
Di sini saya sharing tentang banyaknya kasus cewe Indonesia yang "Katanya" banyak di tipu sama cowo India. Entah yang katanya curanglah, penipulah, atau apalah...
Tapi nggak sedikit juga kok yang berjodoh dan langgeng sama cowok India.
Secara adat dan budaya kita kan beda sama India, kita nikah karena cinta atau sama pacar kita sendiri. Sementara di India masih banyak dan tetap menjalankan yang namanya arranged marriage atau perjodohan. Tapi juga ada yang menikah karena cinta, Keluarga yang mengijinkan anaknya menikah karena cinta ini berarti keluarga mereka open minded banget ya. Nggak terkungkung sama budaya.
Ada juga cowo India yang menentang perjodohan, mereka mau nikah sama pacar mereka sendiri. Tapi karena bagi mereka orang tua itu nomor satu, jadi mereka mau nggak mau ya harus terima perjodohan itu.
__ADS_1
Orang tua memang nomor satu, tapi pemikiran orang tua India itu kebanyakan pada kolot, kalau di kita kan misalnya kita ngomong nggak mau dijodohin terus orang tua kita pasti bilang, "Ok kalau kamu cinta sama dia, ibu sama ayah cuma pengen kamu bahagia. Kamu boleh nikah sama dia." orang tua kita bakal ngerestuin hubungan kita. Beda banget sama orang tua India yang tetep kekeh anaknya harus nikah dengan sistem perjodohan ini. Karena anak cowo di India itu sangat sangat berharga.
Jangan heran juga kalo kalian liat ada video dimana pengantin cewe yang masih pake pakaian pengantin lengkap nangis histeris waktu mau pulang ke rumah mertua. Karena bagi seorang cewe India, menikah itu ibarat mati. Dimana kalian nggak bisa hidup bahkan bergerak sedikitpun tanpa adanya persetujuan dari mertua dan keluarga suami yang lain. Ucapan mertua itu lebih penting dan utama.
Dan satu lagi, kalian yang belum tahu gimana hubungan anak cowok sama ibu di India itu kaya gimana, kalian jangan kaget dan cemburu kalo (suami India) kalian bermanja-manja ria di pangkuan ibunya. Itu hal yang wajar banget di India.
So.....
Jika dari kalian yang punya temen atau bahkan pacar orang India, Pakistan, Banglades, Nepal dan para tetangganya yang lain, kalian wajib berhati-hati ya.. Pacaran sama lokal aja tetep harus berhati-hati, nah apalagi kalo sampe berhubungan sama cowok luar.
Kalian harus kenal dia secara menyeluruh, dari hati dia, kebiasaan dia kalo ngomong dan bersikap sama perempuan, sifat dia dan terutama keluarganya. Kalo cowo itu bener-bener serius sama kamu, dia pasti dateng ke sini dan ngenalin kamu sama keluarganya, nggak PHP-in kamu. Jangan mau kalo kamu di suruh dateng duluan ke negaranya, yaaa jual mahal dikit lah.
Jadi saya harap kalian para pembaca tetap harus berhati-hati kalo kenal cowo luar. Orang luar banyak yang suka sama orang Indonesia karena kita itu ramah dan selalu tersenyum. Tanpa mengurangi itu semua, kalian harus bisa jual mahal dikit biar nggak di mainin sama cowo breng***.
Jadi intinya saya harap kalian tetep harus berhati-hati dan jual mahal dikit sama cowok. Jangan mudah kemakan rayuan abang-abang berbrewok dan berhidung mancung.
Edit -- Saya tambahin informasi lagi ya di sini, ada yang kelupaan, hehe..
__ADS_1
Di India sistem kasta itu masih berlaku, setiap perjodohan hal pertama yang di tanyakan adalah kasta. Apa saja urutan kasta di India? l
Di simak ya, saya kasih sedikit penjelasan di sini.
Kasta Brahmana. Brahmana adalah kasta para pendeta, pemuka agama, dan guru. Kasta ini diibaratkan dengan kepala.
Kasta Ksatria. Kasta ini adalah para prajurit, para raja dan bangsawan. Kasta ini diibaratkan tangan.
kasta Waisya. Kasta ini adalah para pedagang, perajin dan pengusaha. Kasta ini di ibaratkan perut, yang berarti mereka tidak akan kelaparan sebab mereka adalah pebisnis ulung.
Kasta Sudra. Kasta ini adalah kasta paling rendah, terdiri dari para petani, buruh, pembantu, dan kuli. Karta ini di ibaratkan kaki.
Ada satu lagi kasta yang paling rendah, namanya kasta Dalit. Kasta ini adalah kasta yang terbuang, pemerintah India sekarang memang sudah tidak memberlakukan sistem kasta ini, bahkan sudah dibuat undang-undang agar tidak ada perbedaan kasta. Terutama untuk kasta Dalit yang di pandang sebelah mata. Kini nama kasta Dalit sudah ditiadakan, pemerintah sudah memberi nama kasta ini dengan nama schedule caste atau kasta yang terjadwal atau terdaftar. Mereka yang berkasta schedule caste ini atau semua kasta, saya lupa. Mereka mempunyai sejenis sertifikat kasta, di mana sertifikat itu akan digunakan untuk mencari pekerjaan. Dan di dunia pendidikan pun mereka hanya di beri wadah sekitar enam belas persen di setiap universitas.
Mau sekaya apapun seorang kasta Dalit di jaman ini, tetap saja kastanya adalah Dalit, rendah. Tidak akan bisa menikah dengan seorang dari kasta di atasnya.
Bahkan di sana pembunuhan dengan alasan kehormatan dianggap tidak berdosa. Misal, ada dari seorang kasta Brahmana yang tetap memaksa menikah dengan kasta Sudra, keluarga kedua belah pihak akan sangat melarang hal itu. Ada banyak pasangan yang nekat kabur demi nama cinta, dan mau bagaimanapun mereka lari dan sembunyi di manapun, kedua belah keluarga pasti akan mengejarnya lalu membunuh sepasang kekasih itu dengan alasan kehormatan. Itu sudah menjadi hal lumrah di India. Terutama di daerah pedesaan yang masih kental dengan adat dan budaya.
__ADS_1
---
Sekian sedikit informasi dari saya, terima kasih 😊