
Hai pembaca....semoga kalian sehat-sehat selalu ya...
Kali ini bukan Bab baru tentang Rumi dan Nehan ya...
Tapi ada sebuah pemberitahuan untuk kalian.
Karya baru dari neng penulis sudah terbit ya...
Judulnya "Suami Benalu Banyak Gaya".
Berkisah tentang apa novel baru ini? Berkisah tentang perjalanan rumah tangga pasangan muda yang menikah tanpa saling mengenal lebih dulu.
Apakah keduanya dijodohkan?
Oh tidak...
Tapi memang keduanya memilih untuk langsung menikah tanpa berpacaran dulu. Karena menurut keduanya nih, pacaran itu perjalanan pencetak dosa.
Apakah pernikahan keduanya berjalan lancar seperti pernikahan Dinda Hauw dan Ray Mbayang?
Atau seperti pasangan Ridho dan istrinya yang akhirnya memilih bercerai?
Sama-sama tidak berpacaran dan memilih proses ta'aruf tapi memiliki ending yang berbeda
Kalau kisah yang neng author tulis tentang dua anak manusia yang bernama DONWORRY dan KAMINGSUN.
Dua-duanya adalah manusia cerdas. Yang pria sarjana teknik yang wanita diploma jurusan keguruan.
Bagaimana perjalanan keduanya...ikuti kisahnya ya...
"SUAMI BENALU BANYAK GAYA"
Ketik saja judulnya atau klik di afatar milik author. Akan muncul semua novel yang author tulis.
__ADS_1
Semoga kalian suka dengan cerita baru yang author tulis atau kalian juga boleh baca novel-novel yang author tulis.
Ini nih novel lain yang sudah neng author tulis :
KETIKA KISAH KITA TERNYATA ABADI
BENING ARIMBI (yang ini masih menanti untuk dilanjutkan hehehe...)
Kalau kalian penasaran ini sedikit cuplikan kisahnya...
Tapi yang keluar dari mulutnya, "Bu, aku mau kawin," sambil memegang tangan ibu erat.
Ibu melongong, mulutnya terbuka lebar. Kalau ada pasukan lalat yang lewat pasti akan langsung masuk tanpa hambatan.
"Kamu bilang apa?"
Isun langsung menghentikan apapun yang dia lakukan ketika mendengar bunyi, "gubrak," yang keras.
Bersamaan dengan teriakan ibu, "pak...!!!" ibu menarik tangan Isun
"Sun bapakmu pingsan..."
...***...
Bapak masih lemas duduk diatas balai yang terbuat dari bambu. Tidak mampu berkata-kata hanya melihat ibu yang sekarang berhadapan dengan anak gadisnya.
"Maksudmu apa minta kawin?"
"Siapa laki-laki yang akan menikahi kamu, apa kamu sudah mengenal baik anak itu, keluarganya? kawin itu tidak segampang hanya menghalalkan nafsu dua anak manusia. Nikah itu artinya menikahkan dua keluarga. Kebiasaan, status sosial, sampai sifat dan watak dua keluarga Sun..."
__ADS_1
Isun menarik napas panjang.
"Namanya Donworry, dia seorang sarjana teknik komputer, artinya dia adalah insinyur kalau gelar jaman dulu. Anaknya baik, pinter, perhatian, berjanji untuk menjaga Isun seumur hidup," menjawab tanpa jeda seperti pertanyaan ibunya.
"Hanya itu?"
"Apalagi Bu, Isun nikahnya kan sama Donworry bukan sama bapak, ibu, bude, pakde, mbahnya atau adiknya, kakaknya. Iya kan, Bu..." matanya mulai berkaca-kaca. Susah benar bicara sama ibu.
"O alah Bu," hanya itu yang bisa diucapkan bapak.
"Ibu melarang kamu menikah dengan siapapun yang tidak jelas bebet, bobot, bibitnya."
Ibu menjawab tegas, keputusan ibu sudah final, tidak bisa ditawar, kelihatan dari sinar matanya.
Sambil menangis Kamingsun berjalan ke arah dapur.
Ibu menghela napasnya, kali ini terasa berat sekali. Dia paham benar watak anak gadisnya, tidak akan mudah menghentikan keinginan anak itu.
"Pokoknya aku mau kawin, kalau tidak boleh, mendingan aku mati saja..."
Ibu terlonjak, melompat dari posisi duduknya dan langsung melihat Isun yang keluar dari arah dapur. Sebuah pisau terletak diatas pergelangan tangannya.
"Isun..." teriak ibu, lagi-lagi diiringi suara "gubrak" yang sangat keras, "Pak..." teriak ibu lagi.
"Danu..." teriakan ibu yang terakhir memanggil Sekondanu anak lelaki adik Isun.
Danu keluar sambil berteriak, "Ibu..."
Yang jelas Danu bingung siapa dulu yang akan ditolong.
...***...
Semoga cuplikannya membaut kalian penasaran dan ingin membaca ya...
__ADS_1
Salam kasih sayang dari jauh buat kalian 🥰😘