
Reyhan menggedong tubuh Raya yang terbalut selimut tebal turun dari Kapal itu, jangan tanya dari mana asal selimut yang membalut tubuh Raya tentu saja kebetulan salah satu petugas kapal yang memberikannya.
Sebenarnya raya malu karena Reyhan bertikah berlebihan terhadapnya,padahal ia masih sanggup untuk berjalan dan menopang tubuhnya sendiri Ingin Rasanya Raya berkata Kamu berlebihan sekali sayang Tapi sorot mata Reyhan mengatakan ia tak ingin di bantah, Entah Suami siaga atau overprotektif tapi bagi Reyhan kejadian tadi bisa saja membuat ia kehilangan separuh jiwanya.
Ben sudah menyiapkan mobil Alphard yang akan membawa Reyhan dan Raya pulang ke villa, Sementara Jihan dan ben akan mengendarai mobil yang mereka pakai saat pergi ketempat itu.
Ben sudah biasa menghadapi sikap Reyhan namun untuk masalah perempuan Kali ini Ben sampai geleng kepala, karena pada masa saat belum bertemu raya, Reyhan tipe orang yang cuek bahkan pada pacarnya sendiri.
Reyhan meletakkan tubuh Raya di kursi belakang mobil dengan hati-hati, kemudian ia juga ikut duduk di samping Raya.
"Pak widi akan membawa Tuan dan Nona pulang ke villa,Saya dan jihan akan akan pulang dengan mobil yang tadi"Ucap Ben pada Reyhan
"Bukannya kita harus kerumah Sakit, istriku harus di ronsen atau CT scan"Ucap Reyhan
"Maaf tuan tapi rumah sakit cukup jauh dari sini,lebih baik Tuan dan nona pulang ke villa,saya sudah menghubungi dokter,dan ia akan segera pergi ke villa untuk memeriksa kondisi Nona"Ujar ben dengan penuh kesabaran menghadapi sikap berlebihan Reyhan
"Sayang aku tidak apa-apa"Ucap Raya
"Kak Rey, lebih baik kakak tunggu di villa, dokter akan segera kesana kok, jangan Khwatir "Ucap Jihan
"Ya baiklah.."Ucap Reyhan pasrah
Ben menekan sebuah tombol dan pintu mobil itu secara otomatis tertutup,mobil itu melaju pergi meninggalkan Ben dan juga jihan yang masih berdiri di tempatnya.
Pandangan jihan beralih pada kekasihnya yang masih fokus memadangi kepergian Reyhan.
"Kak Ben,apa bisa kita naik banana boat dulu sebelum pulang?"Pinta Jihan yang sudah melingkarkan tangannya di lengan kekar Ben
"Tidak,kita pulang ke villa sekarang"Ucap ben lalu berjalan menuju tempat ia memarkirkan mobil tadi
"Huh..aku sangat ingin naik banana boat"Keluh Jihan sendiri
~~
Mobil Alphard itu berhenti di halaman Villa,Raya Membuka pintu mobil berniat untuk turun namun lagi-lagi Reyhan tak membiarkan itu,ia mencegah Raya turun.
Reyhan turun lebih dulu,dan menggedong Raya ala bridal style,Raya hanya bisa menurut meski setiap mata Pelayan di villa itu meliriknya dengan heran,Raya menundukkan kepalanya malu.
Kalian pasti penasaran apa yang terjadi ya..haha,aku tidak apa-apa tapi suami ku saja yang berlebihan,ingin ku teriak "pikir Raya
"Pelayan!"Teriak Reyhan saat akan naik kelantai atas,para pelayan-pelayan itu berhamburan medekati Reyhan dengan kaki yang gemetar seolah baru saja melakukan kesalahan.
"Ada yang bisa kami bantu Tuan muda?"Ucap para pelayan itu secara bersamaan
"Buatkan istri ku minuman hangat,sup, bubur dan..sayang apa kamu ingin yang lain?"Tanya Reyhan menatap lembut istri yang masih dalam gendongannya
"Tidak sayang...air teh hangat saja sudah cukup"Ucap Raya
__ADS_1
"Kalian dengarkan,Sekarang cepat buat yang istriku inginkan"Tegas Reyhan
"Baik Tuan muda"Para Pelayan itu berbalik pergi menuju dapur.
~
Sesampainya di dalam kamar Reyhan membaringkan tubuh istrinya yang sebenarnya sudah baik-baik saja itu ke atas tempat tidur.
"Aku mau ke toilet"Ucap Raya
"Aku antar ya.."Ucap Reyhan
"Aku sudah tidak apa-apa sayang, lihatlah"Raya membuka selimut yang membelenggunya lalu beranjak turun dari kasur sambil memutar tubuhnya "Aku sudah baik-baik saja kan "Ucap Raya
Tatapan mata Reyhan malah fokus pada pakaian yang di pakai Raya,ya Raya hanya memakai kemeja reyhan Tanpa bawahan sehingga mengekspor paha putih mulus nan putihnya.
Raya menyadari kebisuan sang suami,ia baru sadar ia hanya Memakai kemeja kebesaran itu,agar tidak di lihat banyak orang di kapal itu ia melilitkan selimut tebal itu di tubuhnya, sebelum Reyhan sadar buru-buru Raya lari ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
"Sayang.."Reyhan baru tersadar jika sang istri sudah tidak ada di hadapannya
"Aaa.. kenapa dia terlihat seksi sekali dengan kemeja kebesaran itu"Ucap Reyhan dengan senyuman jahilnya
Selang beberapa saat Jihan dan ben juga tiba di villa, dengan di bantu beberapa pelayan,ben menurunkan barang belanjaan jihan dan Raya,dan para pelayan itu membawa barang-barang itu masuk kedalam villa.
"Kak Ben,aku kembali ke kamar ku dulu ya"Ucap jihan
Ben berjalan mendekati pak widi yang mengantarkan Reyhan dan raya tadi"Apa dokter sudah datang?"Tanya Ben
"Belum Tuan, mungkin sebentar lagi,jarak dari rumah sakit ke villa ini memang cukup jauh"Ujar pak widi
"Baiklah,jika dokter sudah datang, Panggil saya,Saya berada di kamar"Ucap Ben
"Baik Tuan"Ucap pak widi
Ben melangkahkan kakinya masuk kedalam villa,Ben merasakan tubuhnya pegal-pegal, karena peristiwa hari ini, Entahlah ben sendiri bingung dengan kehebohan Tuan mudahnya itu.
~
Sekitar pukul lima sore,dokter yang di maksud Ben tadi baru saja tiba di villa, Seorang dokter wanita sesuai permintaan Reyhan, karena ia tidak ingin laki-laki lain menyentuh istrinya.
Ben mengantarkan dokter itu untuk naik kelantai dua di mana Kamar Reyhan dan Raya Berada, Setelah sampai di depan pintu kamar Ben mengetuk pintu itu beberapa kali sampai akhirnya pintu itu di buka oleh Raya sediri,Ya orang yang akan di periksa oleh dokter.
"Kak Ben.."Ucap Raya yang sudah berdiri di ambang pintu
"Dimana Tuan muda?"Tanya ben kaget saat yang membuka pintu adalah Raya
"Dia sedang ke toilet,Ini siapa?"Tanya Raya
__ADS_1
"Ini Dokter Raisa yang akan memeriksa kondisi Nona"Ucao Ben
"Apa nona ini yang sedang sakit??"Tanya dokter Raisa yang nampak kebingungan
"Iya Dok.."Ucap Ben
"Sepertinya Nona baik-baik Saja"Ucap dokter Raisa
"Ehm.. begini bu dokter,Saya tadi terjatuh ke laut saat sedang berada di atas kapal,tapi saya benar-benar tidak apa-apa,lukapun tidak,tapi suami saya sangat Khwatir dan ya terlalu berlebihan sih..hehe,jadi bu dokter cukup periksa saya secukupnya saja dan katakan pada suami saya kalau saya sangat sehat"Ujar Raya berbisik pada dokter itu
"Baiklah Nona"Ucap dokter Raisa
Cklek
Reyhan keluar dari toilet dan menemukan Raya,ben dan dokter raisa berdiri di depan pintu, Dengan cepat ia menghampiri Raya.
"Sudah datang rupanya, kenapa hanya berdiri di situ..dan kamu sayang, seharusnya kamu berbaring saja"Ucap Reyhan
"Aku hanya membukakan pintu untuk mereka"Ucap Raya
"Kalau begitu saya mulai saja pemeriksaannya ya Nona, silahkan berbaring di Ranjang"Ucap Dokter Raisa
Raya sudah berbaring terlentang di atas kasur, dokter Raisa mulai memeriksanya secara bertahap.
"Bagaimana keadaan istri saya dok??"Tanya reyhan
"Istri anda baik-baik saja tuan,saya akan resepkan beberapa vitamin untuk menambah imunitas tubuh Nona Raya
"Hanya itu.."Ucap Reyhan tak percaya
Hanya itu?,Apa anda berharap istri anda sakit parah tuan..huh"Batin Ben
.
.
.
.
.
.
Bersambung 💓
besok lanjut lagi... Jangan lupa like+komen+vote ya readers
__ADS_1
biar author makin semangat Nulisnya 😢