
Raya Berjalan keluar kantor dengan terburu-buru, Sesampainya di parkiran ia mencari-cari di mana Reyhan berada dan tiba-tiba dari arah belakang
"Hey.."Ucap Reyhan sambil menepuk pundak Raya
Raya Terperanjat kaget dan langsung berbalik Melihat Reyhan yang sedang memakai jaket tebal, Kacamata dan Topi berdiri di belakangnya.
"Mengagetkan saja"Ucap Raya sambil mengelus dada
"Sebenarnya kita akan kemana?"Tanya Raya
"Nanti aku ceritakan,Ayo.."Ucap Reyhan sambil menarik tangan Raya agar mengikuti langkahnya
"Masuklah"Ucap Reyhan sambil membukakan pintu mobil untuk Raya
Raya pun menurut saja,ia masuk kedalam mobil di ikuti oleh Reyhan yang juga ikut Masuk.
Di dalam perjalanan Raya sudah tidak sabar untuk mengajukan pertanyaan yang membuatnya penasaran sejak tadi.
"Kamu Menyetir sendiri?"Tanya Raya
"Tidak,Tadi aku bersama Ben"Jawab Reyhan
"Lalu sekarang dia dimana?" Tanya Raya lagi
"Dia pasti sedang bersama Jihan sekarang,Aku Menyuruhnya untuk menunggu ku di Kantor"Jawab Reyhan
"Bagaimana kamu bisa keluar dari rumah,Bukanya ada penjaga yang mengawasi mu?"Tanya Raya lagi lagi
"Aku menyelinap keluar"Jawab Reyhan
"Menyelinap?... Bagaimana caranya?"Tanya Raya
"Itu tidak penting sekarang, Yang terpenting Sekarang Kita sedang bersama kan"Ucap Reyhan sambil menggenggam tangan Raya
"Sebenarnya kita akan pergi kemana?"Tanya Raya
"Nanti kamu akan Tahu sendiri"jawab Reyhan
~~
Di sebuah kafe Tak jauh dari Kantor
Ben bersama dengan jihan sedang makan siang bersama.
"Sebenarnya kak Rey dan Raya akan pergi kemana?"Tanya jihan
__ADS_1
"ke makam ibu Tuan muda,dia bilang ingin mengenalkan Raya kepada ibunya"Jawab Ben
"Aku Salut dengan perjuangan Cinta kak Rey, semoga mereka bisa melewati semua ini"Ucap Jihan
"Iya, Semoga Saja"Ucap Ben
"Ehm..O iya, Waktu itu kak Ben bilang akan Memiliki aku secara resmi,Apa maksudnya menikah?" Tanya Jihan
"Iya,tentu Saja"Jawab Ben
"Benarkah..Kapan.. Kapan kita akan menikah??"Tanya Jihan dengan Antusias
"Setelah Tuan muda menikah dan hidup bahagia,Saat itulah kita bisa menikah"Jawab Ben
"Apa..!!"Ucap Jihan sambil menghentakkan tangannya keatas meja dan membuat Ben terperanjat kaget
~~
Mobil Reyhan berhenti di tempat yang ia tuju, Reyhan Keluar dari mobil dan di ikuti oleh Raya.
Raya Masih Nampak kebingungan kenapa Reyhan membawanya ke tempat itu.
"Kita sedang berada dimana?"Tanya Raya
"Ini adalah tempat pemakaman keluaga,Aku ingin mengunjungi ibu ku,Ayo..."Ucap Reyhan lalu mengengam Tangan kanan Raya dan berjalan Masuk ke area pemakaman
"Apa kabar Bu, Hari ini aku tidak datang Sendiri, Aku bersama seseorang, Perkenalkan dia Raya,Dia wanita yang aku Cintai,Dia Wanita yang baik seperti ibu, "Ucap Reyhan sambil merangkul Raya
Raya tak bisa berkata apa-apa,Ada Rasa haru yang ia Rasakan,ia bisa merasakan betapa Cintanya Reyhan kepada ibunya,dan itu membuat Raya mengingat kedua orangtuanya yang sudah pergi meninggalkannya.
Tanpa ia sadari air matanya tumpah membasahi pipinya, Reyhan Menatap Raya yang berada di sampingnya,ia mengusap air mata yang membasahi pipi Raya.
"Kenapa kamu menangis?" Tanya Reyhan
Raya Tak menjawab, Tangisannya Malah semakin menjadi-jadi, Reyhan Memeluk Raya dan menepuk-nepuk lembut punggung Raya, berusaha menenangkan kekasihnya itu.
~~
Dalam perjalanan pulang,Raya nampak Lesu,ia menyenderkan kepalanya di jendela mobil, Reyhan yang sedang menyetir Menjadi semakin bingung karena Raya tak mau bicara sejak tadi, Reyhan pun menghentikan mobilnya di pinggir jalan.
"Kenapa berhenti"Ucap Raya
"Sebenarnya kamu kenapa, Coba katakan,Aku tidak bisa melihat kamu seperti ini"Ucap Reyhan
"Aku tidak apa-apa,Aku hanya mengingat kedua orang tua ku yang sudah tiada"Ucap Raya
__ADS_1
"Ini semua salahku, Kalau aku tidak Membawamu ke makam ibu ku,kamu pasti tidak akan sesedih ini"Ucap Reyhan
"Tidak,,Kamu tidak salah,Aku senang bisa mengunjungi makam ibu mu.. Terimakasih karena sudah mengajak aku kesana, sekarang Aku sudah tidak apa-apa,Maaf sudah membuat kamu khawatir"Ucap Raya
"Yang benar?" Tanya Reyhan
"Iya.."Ucap Raya
"Baiklah kalau begitu sebelum pulang kita mampir makan siang"Ucap Reyhan
"Tidak usah, Bagaimana jika ada yang menali mu dan melihat kita makan bersama, Mereka akan membuat berita yang Aneh-aneh di sosial media, Kamu seorang CEO perusahaan besar,dan kamu sudah bertunangan"Ucap Raya
"Jauh sebelum aku menjadi CEO dan Bertunangan,Kita sudah saling mencintai,ini tidak salah,Hanya keadaan yang memaksa kita untuk menjadi Seperti ini,Aku siap menerima segala konsekwensinya,Aku tidak Takut "Ucap Reyhan
"Tapi aku belum,Lebih baik kita kembali ke Kantor, Waktu istirahat ku sudah hampir habis"Ucap Raya
Reyhan Menghembuskan Nafas Dengan berat,"Baiklah Kita kembali kekantor Tapi Aku ingin kamu Percaya kepadaku, Dan aku ingin kamu kembali memakai ini"Ucap Reyhan sambil mengeluarkan sebuah kalung berbentuk bintang yang dulu Raya kembalikan kepadanya.
"Kalung itu kan..."ucap Raya mengantung,ia tidak menyangka jika Reyhan masih menyimpan kalung itu
"Iya Ini kalung pemberianku yang kamu kembalikan waktu itu,dan sekarang aku ingin kamu memakainya lagi"Ucap Reyhan
Reyhan Mendekati Raya dan mengalungkan kalung itu di Leher Raya.
"Berjanjilah untuk tidak melepaskan Kalung ini lagi,dan jangan pernah pergi dari sisiku lagi"Ucap Reyhan
"Iya aku berjanji tidak akan melepaskan kalung ini lagi,dan aku akan tetap berada di samping mu"Ucap Raya
Reyhan mengecup lembut bibir Raya, Kecupan itu berubah menjadi Ciuman semakin dalam,Raya memejamkan matanya,ada rasa yang sangat nyaman dan Rasa Rindu yang teramat sangat.
Jika waktu bisa berhenti,Aku ingin berhenti di sini,Saat ini,Karena aku merasa sangat bahagia...Sekarang aku percaya sejauh apapun kamu lari , Cinta akan menuntunmu kembali pulang"Batin Raya
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung 💓