
Hari menjelang siang Tapi sepasang insan masih nampak betah di alam mimpinya.
Reyhan dan Raya tidur sambil berpelukan,malam tadi benar-benar menjadi ajang balas dendam Reyhan atas semua yang ia tahan Selama ini,menjaga agar ia bisa memiliki Raya seutuhnya.
Perlahan Reyhan mengerjapkan matanya,ia menatap wajah cantik Raya yang masih tertidur dalam pelukannya,di kecupnya berulang kali kepala sang istri..." Sayang..bagunlah ini sudah siang "Ucap Reyhan sambil mengelus pipi Raya
Raya menggeliat dan mengucek-ngucek matanya"Emm..Aku lelah sekali sayang..."Ucap raya yang masih setengah sadar
"Sayang...aku mau lagi..",Bisik Reyhan
Seketika Raya langsung membuka matanya dan langsung bangkit duduk di samping Reyhan "Apa..!"Ucap Raya kaget
"Bhahaha...hey aku hanya bercanda"Tawa Reyhan pecah seketika Melihat ekspresi wajah Raya
"iiiih.. nyebelin banget sih sayang.."Ucap raya Sambil memukul-mukul Reyhan dengan bantal
Karena merasa kesal bercampur malu Raya beranjak turun dari ranjang dan "Awww..."Ucap raya yang langsung terduduk di lantai
Reyhan yang kaget langsung beranjak menghapiri Raya "Sayang kamu kenapa?"Tanya reyhan panik
"Sa sakit..."Ucap Raya
"Apa..apa yang sakit ?", Tanya reyhan lagi
"Masa harus aku jelasin sih...ini semua karena kamu Nambah terus..."Ucap Raya kesal
"huft..aku kira apa..Maaf ya sayang,aku sudah terlalu lama menunggunya...Kamu mau ke Toilet,aku gendong kamu ya"Tawar Reyhan
"Iya sayang makasih.."Ucap Raya
~~
Setelah drama pagi tadi, Reyhan dan Raya Kembali ke rumah Pamanya,Siang ini Raya Akan pergi ke makam orang tuanya bersama pamanya dan juga Reyhan.
"Sayang.."Panggil Reyhan sambil megengam tangan Raya
"Hm kenapa Sayang?"Tanya Raya sambil tersenyum melihat ke arah sang suami
"Aku sudah membeli pabrik tempat paman mu bekerja,dan aku ingin memberikannya pada Paman untuk paman kelola"Ucap Reyhan
"Apa..!.. kenapa kamu tidak pernah cerita?"Tanya raya
"Aku Tahu kamu dan paman akan menolak"Jawabnya
"Kalau kamu tahu, kenapa kamu ingin memberikannya kepada paman?"Ucap Raya
"Aku hanya ingin berterima kasih kepada paman karena sudah menjaga kamu selama ini,Paman sudah bekerja di sana cukup lama kan,dan sepertinya paman sangat mencintai pekerjaannya jadi aku fikir,ini adalah hadiah yang tepat"Jawab Reyhan
"Sayang.. Terimakasih ya"Ucap raya yang sudah mulai berkaca-kaca karena haru
"Sama-sama sayang..Nanti bantu aku mengatakannya pada Paman ya"Pinta Reyhan
"Tentu Saja..O iya kita mampir membeli makanan untuk makan siang bersama paman ya"Ucap Raya
"Hampir saja lupa,tentu saja"Ucap Reyhan
~~
Tak lama mobil reyhan sudah Terparkir di halaman rumah paman Raya, berhubung ini hari libur paman Raya libur bekerja.
Raya langsung turun dari mobil mendahului Reyhan,ia tak Sabar menemui pamanya,ia langsung masuk karena memang pintu tak terkunci.
"Paman.."Sapa Raya yang langsung memeluk pamanya
"Eh pengantin baru udah datang.."Ucap
"Selamat Siang paman"Sapa Reyhan
"Selamat siang Rey..."ucap paman
"Aku membeli makan siang untuk kita, setelah makan baru kita berangkat ke pemakaman"Ucap Raya
"Benarkah, paman Memang sudah sangat lapar, sebenarnya paman ingin memasak untuk kalian Tapi paman hanya bisa masak Mie instan saja..haha"Ucap paman lalu Tertawa
__ADS_1
Raya berjalan beriringan dengan reyhan dan juga Pamanya,entah kapan terakhir kali ia menginjakkan kaki di tempat ini, karena terlalu sibuk bekerja ia tak punya waktu untuk sekedar berziarah ke makam kedua orang tuanya.
Sambil duduk bersimpuh,Raya mengusap batu nisan kedua orang tuanya yang letaknya memang berdampingan.
"Bapak...ibu, Maafkan Raya karena baru datang sekarang,Raya Rindu bapak dan ibu hiks hiks"Ucap Raya yang sudah mulai terisak
Reyhan merangkul Raya dengan lembut,berusaha menguatkan sang istri.
"Kamu yang sabar ya,bapak dan ibu pasti bahagia melihat kita sekarang"Ucap Reyhan
"Dulu aku berjanji untuk merawat Raya anak kalian,sampai ia menemukan seseorang yang bisa melindunginya dan menyayanginya.. sekarang tugas ku sudah selesai..Raya sekarang sudah menemukan kebahagiaannya..dia pria yang sangat bertanggung jawab dan Mencintai Raya "Ucap paman raya sambil menatap kearah batu nisan sang kakak dan kakak iparnya.
"Reyhan..Paman minta kamu berjanji di depan makam kedua orang tua Raya,bahwa kamu akan terus melindungi Raya, menyayanginya, selalu setia dan bertanggung jawab atas dirinya"Pinta paman kepada Reyhan
"Saya berjanji,akan selalu melindungi, menyayangi, Mencintai, Setia dan bertanggung jawab kepada istri saya, sampai maut memisahkan kami"Ucap Reyhan dengan gagahnya
Cukup lama Raya, Reyhan dan juga paman berada di sana untuk mendoakan kedua orang tua Raya dan juga membersihkan makamnya.
"Paman tunggu sebentar.."Ucap Raya sambil menahan pamanya
"Kenapa Ray..?"Tanya paman
"Reyhan dan aku punya sesuatu untuk paman"Jawab Raya
"Iya paman, mungkin ini tidak berbanding dengan pengorbanan paman Selama ini,Tapi aku ingin paman menerimanya"Ucap Reyhan
Raya mengambil sebuah amplop besar dari dalam tasnya "Ini paman, Aku tidak mau paman menolak ini"Ucap raya sambil menyodorkan Amplop besar itu kepada Pamanya
"memangnya ini apa..?"Tanya paman penasaran
"Silahkan Paman buka sendiri"Ucap Raya
Paman membuka amplop besar itu perlahan,dahinya mengkerut saat dilihat isi amplop itu berupa lembaran kertas, paman membacanya dengan seksama dan betapa terkejutnya ia saat mengetahui itu adalah surat Tanah pabrik tempatnya bekerja.
__ADS_1
"Ini..ini kan.."Ucap paman terbata-bata
"Iya paman, Sekarang pabrik itu milik paman "Ucap Reyhan
"Paman tidak bisa menerima ini..."Tolak paman
"Paman,aku mohon Terimalah ini bukti cinta kami Berdua untuk paman,ini bahkan tidak sebanding dengan apa yang telah paman berikan kepada Raya"Ucap reyhan
Tanpa di sadari air mata paman mulai jatuh,Raya pun dengan segera memeluk pamanya "Paman jangan menangis,Aku tidak suka melihatnya"Ucap Raya
"Maafkan paman,Paman terlalu bahagia,paman tidak tahu harus berkata apa, Terimakasih Ya Reyhan..Paman titip Raya ya"Ucap paman
"Apa paman tidak mau ikut tinggal bersama kami?"Tanya reyhan
"Tidak Rey,Rumah itu adalah kenangan satu-satunya dari orang Tua Paman jadi paman akan Tetap tinggal di sana"Jawab paman
Raya melepaskan pelukannya "Baiklah jika paman ingin begitu, Tapi berjanjilah untuk minum obat teratur dan makan makanan bergizi dengan teratur,Awas saja jika paman makan mie instan lagi..Setiap hari aku akan mengirimkan makanan untuk paman,Paman tidak boleh kecapekan dan banyak fikiran, mengerti"Ucap Raya panjang lebar
"Iya iya.... ternyata kamu masih saja cerewet ya..Rey kamu yang sabar ya istri kamu ini kalau sudah ngoceh lupa Titik koma..hahah"Ucap paman lalu tekekeh
"Iya paman..Saya sabar kok..hehe"Ucap reyhan
"Ih Siapa yang cerewet sih..."Ucap raya sambil cemberut
Hidup memang tidak seindah yang di bayangkan ada kala kita harus terluka, Menangis,dan berjuang dahulu untuk sampai pada satu titik dimana kebahagiaan itu berada.
Jangan menyerah dan tetap Fokus untuk meraih kebahagiaan itu,maka Tuhan akan membukakan jalannya.
.
.
.
.
.
.
Tamat.
Season satu sudah selesai guys.. nantikan season ke dua ya...pastinya akan lebih seru dan menegangkan karena Miska akan comeback untuk balas dendam dan Raya yang akan Hamil dan ngidam yang anti mainstream.
__ADS_1