
Raya sudah berada di depan kamar hotel tempat Tuan syahid berada,Raya menarik Nafas Panjang lalu menghembuskannya,ia mengetuk Pintu itu hingga Seseorang yang di maksud keluar dari balik pintu,Ya dia adalah tuan syahid akbar pria berumur Empat puluhan yang merupakan pengusaha kaya dari negeri Jiran Malaysia.
"Nona Ini siapa?"Tanya tuan syahid
"Maaf Mengganggu waktu istirahat Anda Tuan,Saya Raya dari HRY group, Saya datang untuk memberikan berkas-berkas ini"Ucap Raya sambil menunjukkan amplop besar yang ada di tangannya
Tuan syahid terdiam sejenak, ia memandangi Raya dari ujung kaki sampai ujung kepala.
Gadis ini begitu cantik dan seksi, mereka pasti mengirim gadis ini untuk melayani ku"Batin Tuan syahid
"Silahkan masuk,Saya akan memeriksa semua berkas itu"Ucap tuan syahid
Raya sedikit Ragu untuk masuk kedalam,Tapi ia membuang semua fikiran buruknya,ia berusaha meyakinkan diri bahwa keprofesionalan dalam bekerja adalah hal yang terpenting, Apalagi orang yang ada dihadapannya bukanlah orang biasa.
~
Raya Melangkahkan kakinya masuk kedalam kamar hotel itu, tiba-tiba dari belakang terdegar suara pintu terkunci, Sontak Raya langsung menoleh kebelakang,Di lihatnya Tuan syahid mendekatinya dengan tatapan aneh.
"Maaf Tuan, kenapa pintunya dikunci"Ucap Raya yang mulai merasa Takut
"Bagaimana kalau kita mulai Saja"Ucap Tuan syahid yang semakin mendekat
Raya mulai panik ia berjalan mundur sampai ia menabrak dinding "Apa maksud anda"Ucap Raya
"Tentu saja memulai permainan kita Honey, Ayolah Jangan Malu-malu"Ucap tuan syahid dengan tatapan mesumnya
"Jangan Mendekat Atau saya akan Teriak.."Ucap Raya
"Silahkan saja honey,kamar ini kedap suara,Tidak akan ada yang mendengar"Ucap Tuan syahid
Tuan syahid semakin mendekat,ia meraih pundak Raya dengan tangannya lalu dengan cepat Raya mendorong Tubuh Tuan syahid hingga terjatuh kelantai.
"Dasar Wanita sialan...beraninya kamu"Ucap Tuan syahid yang sudah kembali berdiri
__ADS_1
"Tolong lepaskan saya,Saya ingin keluar dari sini"ucap Raya sambil bersimpuh di hadapan Tuan syahid
Tuan syahid menapar pipi Raya hingga Raya tersungkur di lantai "Itu balasan setimpal untuk perbuatan mu, Beraninya Wanita hina seperti kamu Menolak saya"ucap Tuan syahid dengan nada suara yang cukup tinggi
Raya menagis sejadi-jadinya,Tuan syahid tidak berhenti di situ saja ia membuka Tali pinggangnya bermaksud untuk kembali menyiksa Raya dengan mencambuknya.
Tapi baru saja Tuan syahid ingin melacarkan aksinya,Suara pintu yang terbuka membuat Tuan syahid menoleh kearah pintu.
Reyhan datang dan langsung mendaratkan pukulan ke wajah Taun Syahid
Bruuukk,Tuan syahid jatuh tersungkur kelantai dengan wajah lebam...
"Beraninya kamu menyentuhnya"Ucap Reyhan yang kembali mendaratkan pukulan di wajah Tuan syahid
Reyhan Memberi pukulan secara bertubi-tubi seakan tak memberi ampun untuk pria yang sudah mencoba untuk melecehkan Wanita yang ia cintai.
Raya bangkit dari posisinya lalu menahan tangan Reyhan agar berhenti menghajar pria itu"Hentikan kamu bisa membunuhnya"Ucap Raya
Reyhan berhenti menghajar pria itu lalu bangkit untuk memeriksa kondisi Raya "Apa kamu Tidak apa-apa,Apa kamu terluka"Ucap Reyhan
Dengan wajah yang lebam dan penuh darah Tuan syahid kembali berdiri dan menatap Reyhan dengan penuh amarah.
"Kamu CEO HRY Group kan..."Ucap Tuan syahid
"Iya saya Reyhan Hardiansyah CEO HRY Group"Ucap Reyhan dengan lantang
"Cihh..Kamu akan menyesal karena sudah memperlakukan saya seperti ini,Saya tidak akan berinvestasi dengan perusahaan mu itu"Ucap Tuan syahid dengan penuh Amarah
"Terserah anda saja,Saya juga tidak sudi bermitra dengan orang seperti anda"Ucap Reyhan
"Ayo kita pergi dari Sini"Ucap Reyhan kemudian menarik tangan Raya agar berjalan mengikutinya
~~
__ADS_1
Reyhan dan Raya sudah berada di dalam mobil, Reyhan mengambil kotak p3k untuk mengobati luka di sudut bibir Raya.
Reyhan mendekat dan perlahan ia mulai mengobati luka di sudut bibir Raya.
"Bagaimana kamu bisa masuk ke dalam kamar itu,Kamar itu kan terkunci?"Tanya Raya
"Hotel itu adalah milikku,Tentu saja aku bisa mendapatkan kunci cadangannya"Ucap Reyhan yang masih sibuk membersihkan luka di bibir Raya
"Bukakah kamu kesal jika melihat ku.. Tapi kenapa kamu datang "Ucap Raya
"Iya aku memang kesal jika melihat mu,Saat ini pun aku masih kesal,bagaimana bisa kamu berani pergi sendiri ke hotel"Ucap Reyhan dengan Kesal
"Maaf"Ucap Raya sambil menundukkan pandangannya
"Tapi aku lebih kesal jika tidak melihatmu,Aku hampir gila karena selalu memikirkan kamu,Aku akan menyesal jika saja aku terlambat datang untuk menyelamatkan mu"Ucap Reyhan sambil membelai lembut pipi Raya
"Dan Maaf karena aku sudah bersikap kasar dan cuek kepada mu, Semua itu karena aku terlalu cemburu"Ucap Reyhan lagi
"Asal kamu Tahu Aku diam saat kamu berdebat di depan kak Niko karena aku tidak ingin kak Niko ataupun orang yang ada di sekeliling kita curiga tentang hubungan kita,Aku tidak ingin kamu susah karena aku... Tapi sekarang aku benar-benar membawa mu dalam kesulitan, Karena aku, perusahaan Rugi besar"Ucap Raya sambil terisak
"Semua itu tidak sebanding dengan mu,kamu lebih berharga dari apapun... Percayalah aku bisa mengatasi Masalah ini"Ucap Reyhan berusaha menenangkan Raya
Raya mengangguk pelan "Terimakasih, karena selalu ada untuk ku"Ucap Raya
Reyhan Membawa Raya dalam pelukannya, "Tetaplah di sisiku , sampai saatnya tiba, Tetaplah di sisiku dalam keadaan apapun"Ucap Reyhan
.
.
.
.
__ADS_1
.
BERSAMBUNG 💓