Cinta Pelayan Setia Tuan Muda

Cinta Pelayan Setia Tuan Muda
Eps.18 (Lupa)


__ADS_3

Mobil yang membawa Reyhan dan Raya sudah sampai di tempat tujuan, mereka keluar dari mobil dan Raya mengikuti langkah Reyhan.


Saat Masuk kedalam, Mereka langsung di sambut oleh manager hotel, entah apa yang Reyhan bicarakan dengan Manager itu, sementara Raya sibuk memperhatikan interior ball room hotel yang sangat mewah sudah di hias sedemikian rupa sehingga terlihat sangat indah.


Besok adalah acara puncaknya, Reyhan benar-benar ingin memastikan semua berjalan dengan lancar,ia meminta kepada manager hotel untuk mengantarkannya ke ruangan tempat para penari sedang berlatih.


Reyhan ingin memastikan kalau semua penari itu sudah mengkhafal dan melakukan gerakan dengan baik karena Tarian pembukaan itu akan sangat menentukan keberhasilan acara besok.


Reyhan dan Raya di temani manager hotel, masuk kedalam ruangan itu Nampak semua penari sedang berlatih, mereka langsung menghentikan aktivitas Mereka saat melihat siapa yang datang.


ada sekitar 50 orang penari dan 1 penari yang akan menjadi penari utama,Mata Reyhan langsung tertuju pada penari utama itu.


"Mendekatlah"perintah Reyhan kepada penari itu


Tanpa mengatakan apapun,penari itu mendekati Reyhan, Pandangannya menunduk Dan Tangannya gemetar,Semua orang juga tau betapa kejamnya Reyhan.


"Menarilah?"ucap Reyhan singkat


"Ba baik tuan"ucap penari itu terbata-bata


Musik mulai terdengar, Penari itu mulai mengerakkan badannya meliuk-liuk,Raya nampak sangat kagum dengan penari itu,ia mengambil ponselnya dan mulai merekamnya,Raya sangat suka menari tarian modern ataupun tradisional,saat di sekolah dulu ia sering mewakili sekolahnya dalam acara-acara pentas seni dan selalu berhasil mendapatkan juara satu,wajar jika ia terlihat sangat antusias saat melihat sebuah Tarian.


Penari itu sudah selesai menari,ia kembali mendekati Reyhan


"Ulangi"ucap Reyhan


"Apa"ucap penari itu,tak percaya dengan yang sedang ia dengar


"Apa kau tidak mendengar, Aku bilang ulangi"Ucap Reyhan dengan suara yang mulai meninggi


Seketika suasana menjadi mencekam,Raya dan semua orang yang ada di ruangan itu, Terkejut sekaligus takut.


Musik Mulai terdengar kembali, Penari itu mulai mengerakkan tubuhnya dan Brukk, Tiba-tiba penari wanita itu terjatuh karena salah posisi,


Raya mendekati penari itu dan ingin menolongnya tapi Reyhan sudah bersuara.

__ADS_1


"Raya!Jangan membatunya"ucap Reyhan tegas


"Baik tuan muda"Raya menunduk lalu kembali ke belakang Reyhan


"Kau harus tau betapa pentingnya Tarian ini,terutama Tarian utama yang akan kau tarikan, Acara ini sangat penting untuk ku,Kau mengerti"ucap Reyhan tegas


"Ba baik tuan,saya mengerti"ucap penari itu yang sudah terisak dengan posisi terduduk di lantai


Reyhan membalikkan badannya berjalan meninggalkan Ruangan itu di susul Raya dan Manager hotel itu.


Saat sedang berjalan Tanpa sengaja Mereka berpapasan dengan Anwar dan sukmawan, Reyhan,Raya dan Manager hotel itu,berhenti berjalan dan menundukkan kepalanya kepada Anwar dan sukmawan.


"Apa semua persiapan sudah selesai"Tanya Anwar


"Semua sudah Hampir selesai Ayah"ucap Reyhan


"Kau harus tau betapa pentingnya acara ini,Para investor dari luar negeri juga akan hadir besok"Ucap sukmawan sambil menatap Tajam ke arah Reyhan


"Anda jangan Khawatir,Saya akan pastikan semua berjalan lancar,Ini sudah menjadi tanggung jawab Saya sebagai penerus HRY group,"Ucap Reyhan penuh penekanan


Reyhan Melihat ke arah Ayahnya dan sukmawan yang sedang berjalan,ia Mengepalkan kedua tangannya lalu tersenyum miring.


"Raya?'panggil Reyhan


"iya Tuan muda?"ucap Raya


"ikuti aku"ucap Reyhan kepada Raya


"dan kau Kembalilah ke ballroom hotel, Pastikan semua tertata dengan baik"Ucap Reyhan kepada manager hotel


"Baik Tuan"ucap manager itu lalu melangkah pergi


Raya mengikuti langkah Reyhan masuk kedalam lift, Reyhan menekan tombol yang menunjukkan lantai 15,di dalam lift Reyhan tak bergeming,Raya jadi merasa sedikit canggung dengan situasi ini,ia pun memberanikan diri untuk bertanya.


"Maaf tuan,Apa yang harus saya kerjakan karena sedari tadi saya hanya mengikuti anda"Tanya Raya

__ADS_1


"Kau akan Tau Nanti"Ucap Reyhan


Pintu lift terbuka,Raya mengikuti langkah Reyhan ke dalam sebuah Ruangan yang tidak lain adalah ruangan kerja Reyhan di hotel itu.


Reyhan mengambil satu kotak besar berisi Map-map yang sangat banyak lalu meletakkannya di depan Raya.


"Susun semua dokumen ini secara berurutan"Ucap Reyhan


"Maaf tuan,tapi sepertinya ini sangat banyak dan berantakan"ucap Raya sambil memperhatikan isi kotak itu


"Karena itu aku menyuruhmu untuk menyusunnya secara berurutan,itu tidak banyak hanya ada sekitar 2 ribu file saja"


"Apa,dua ribu?ucap raya kaget


"Ayo kerjakan,atau kau akan aku hukum"Ucap Reyhan sambil menyeringai licik


Spontan Raya memegang bibirnya"baiklah saya kerjakan"ucap Raya pasrah karena takut dengan ancaman Reyhan


Reyhan terkekeh melihat ekspresi Raya "Baik lah kalau begitu,aku keluar dulu, sebentar lagi akan ada pelayan yang mengantarkan makanan untuk mu"


Reyhan berjalan keluar dari Ruangan itu,saat pintu sudah tertutup Raya mengacak-acak rambutnya lalu menendang kotak yang ada di depannya.


Apa dia sedang mengerjai aku lagi, bagaimana aku bisa menyusun semuanya dalam satu hari, bodohnya aku berfikir kalau dia menyukaiku, Dasar Manusia setengah harimau,dia benar-benar kejam"batin Raya


Raya mulai menyusun dokumen-dokumen itu karena merasa bosan ia mengeluarkan ponselnya lalu memutar video penari tadi,ia sangat serius memperhatikan setiap gerakan-gerakan di dalam video itu,Jiwa Menarinya bergetar Tanpa ia sadari ia pun bediri dan mempraktekkan setiap gerakkan yang ada di video itu.


Sekitar satu jam Raya melihat video itu ia terus memutar ulang video itu dan mempraktekkannya,ia menghentikan aktivitasnya saat mendengar ada yang mengetuk pintu.


Raya mendekati pintu itu dan membukanya,


"Maaf nona,saya mengantarkan makan siang untuk anda"ucap pelayan itu


"Owh,baiklah, terimakasih,"


Pelayan itu masuk dan meletakkan semua makanan itu di atas meja, Setelah pelayan itu pergi Raya menutup kembali pintu itu,ia berbalik dan menatap tumpukan dokumen yang ada di depannya, Matanya membulat dan mulutnya terbuka,Saking asiknya menari ia sampai Lupa dengan tugas yang Reyhan berikan, dengan cepat Raya kembali menyusun semua dokumen itu.

__ADS_1


__ADS_2