Cinta Pelayan Setia Tuan Muda

Cinta Pelayan Setia Tuan Muda
Eps.34(Raya mengetahui semuanya)


__ADS_3

Karena pekerjaan yang sangat banyak,Reyhan baru tiba di rumah Tengah Malam,Ia di sambut oleh Pak mus yang Sedari tadi sudah menunggu.


"Aku akan Langsung ke kamar ku,Pak mus boleh istirahat sekarang,Maaf karena sudah membuat Pak mus menunggu Sampai Selarut ini"Ucap Reyhan pada pak mus


"Tidak masalah Tuan muda, Kalau begitu Saya permisi"Ucap pak mus Lalu melangkah pergi


Reyhan langsung Naik ke Lantai atas menuju Kamarnya, Sementara Ben juga kembali ke kamarnya yang ada di lantai dasar.


Hari ini adalah Hari yang sangat melelahkan bagi Reyhan, Walapun ia sudah Mandi di Kamar mandi yang ada di ruang kerjanya sore Tadi,Tapi ia memutuskan untuk mandi Kembali untuk menghilangkan Rasa Pengap yang Melanda.


Selesai Mandi ia menganti Pakaian dengan Pakaian santai Lalu Merebahkan Tubuhnya di atas Ranjang.


Reyhan mengambil Ponselnya yang Ada di atas nakas di pinggir Ranjang,Ia mengetikkan pesan untuk di kirimkan kepada Raya.


Reyhan:Apa kamu sudah Tidur??


beberapa menit kemudian,Raya membalas.


Raya: Belum, Aku memikirkan Kamu seharian Ini,Apa kamu sudah pulang??


Reyhan:iya aku sudah pulang, Apa kita bisa bertemu??


Raya: Sekarang??


Reyhan:Iya sekarang,Aku akan menunggu Kamu di perpustakaan.


Raya:Tapi bagaimana jika ada yang melihat,?


Reyhan: Tenang saja semua orang sudah tidur Sekarang


Raya:Ya baik lah, Tunggu aku


Raya melihat kanan kiri Tika dan ayu sudah nampak tidur pulas,ia mengambil Jaketnya dan berjalan mengendap-endap dan membuka pintu dengan perlahan.


Sesampainya di depan Tangga Raya kembali melihat Sekeliling Ruangan yang sudah Nampak gelap,ia berjalan perlahan menaiki Tangga menuju ke lantai Atas.

__ADS_1


Sesampainya di Lantai Atas,Ia berjalan menelusuri setiap sudut ruangan,Di lantai Atas sangat Banyak Kamar dan beberapa Ruangan Lainnya,dan entah Kenapa Raya Seperti kesulitan menemukan Perpustakaan pribadi Reyhan karena sangat gelap dan ia juga Merasa Takut jika Ada yang melihatnya.


Setelah perjuangan yang sangat menegangkan menurutnya, Akhirnya dia Sampai di depan pintu perpustakaan tersebut,ia buru-buru langsung Masuk dan menutup pintu itu.


"Kamu kenapa,??"Ucap Reyhan


Raya Terperanjat Kaget dan Langsung mengelus dada "Kamu Mengagetkan aku Saja


"Ayo ikut Aku"Ucap Reyhan lalu menarik tangan Raya


"Maksudnya, ikut kemana"tanya Raya yang merasa bingung


Reyhan tak menjawab pertanyaan Raya,ia terus menarik tangan Raya sampai ke depan pintu yang ada di dalam perpustakaan tersebut, Reyhan Membuka pintu itu lalu mengajak Raya naik ke atas melalui tangga yang ada di sana.


Pintu itu adalah pintu munuju rooftop tempat Reyhan biasa menyendiri.


Sesampainya di Atas,Raya Langsung terperanga karena Melihat Rooftop itu,di sana ada sofa dan juga dan Lampu hias yang menghiasi setiap sudut.


"Aku baru tahu jika ada tempat seindah ini di rumah ini,Aku bisa melihat Atap-atap rumah orang dan pemandangan langit di sini sangat indah"Ucap Raya


"Ini adalah tempat aku biasa menyendiri,dan sekarang ini adalah tempat kita untuk bertemu, Bagaimana apa kamu suka"Ucap Reyhan


Reyhan mengajak Raya untuk Duduk di sofa Panjang yang ada di sana, Reyhan merangkul Raya yang sedang duduk di sampingnya,ia membelai pucuk kepala Raya.


"Hari ini aku sangat merindukan kamu, bagaimana kabar mu hari ini?"Ucap Reyhan sambil menatap Raya yang ada di sampingnya


"Aku melakukan tugas ku seperti biasanya,Aku juga sangat merindukan mu"Ucap Raya menatap lekat Reyhan yang ada di sampingnya sambil tersenyum


"Maaf karena Aku belum bisa Memperkenalkan kamu sebagai kekasihku dan kita harus bertemu dengan cara seperti ini,Aku sungguh menyesal"Ucap Reyhan lirih


Raya tersenyum kepada Reyhan "Tidak apa-apa,Aku Mengerti,dan aku akan menunggu"Ucap Raya


"Terimakasih,Kamu memang yang terbaik,Aku sangat mencintai mu"Ucap Reyhan mengecup kening Raya Sambil membawa Raya kedalam dekapannya, Sekarang Raya bersandar di dada Reyhan.


Tengah Malam itu menjadi pelepas rindu Reyhan setelah seharian tak bertemu Raya, Hubungan yang masih di Rahasiakan Membuat Mereka Tidak leluasa untuk bertemu.

__ADS_1


~


Pukul 5 pagi semua pelayan sudah bersiap-siap untuk bekerja,Raya yang sudah selesai mandi dan memakai seragamnya begegas Menuju dapur untuk membantu pelayan lain.


Sesampainya di Dapur,Raya Melihat Tika,Ayu dan beberapa pelayan lain,sedang asyik mengobrol sambil megelap piring dan juga Cangkir.


Karena penasaran Raya menghampiri mereka


"Kalian Lagi ngomongin apa,"tanya Raya


"Eh Raya,,,Kami lagi ngomongin gosip terpanas"Ucap Ayu berbisik


"Gosip apa?"Tanya Raya


"Tuan muda akan di jodohkan dengan putri salah satu konglongmerat,Aku mendengar sendiri pembicaraan Tuan besar dan Tuan ben"Ucap salah satu pelayan yang memang biang Rumpi


"Apa!,Tidak mungkin"Ucap Raya tak percaya


"Pelankan suara mu,Nanti pak mus dengar,.....Mereka bertemu di sebuah restaurant kemarin,"Ucap tika berbisik


"Aku jadi kasihan sama wanita yang di bawa Tuan muda di pesta Nona Keysa waktu itu, dia hanya pelampiasan saja, Dan sekarang Tuan muda malah akan di jodohkan, "Ucap Ayu


"Wanita yang akan di jodohkan dengan Tuan muda bukanlah wanita sembarangan, wajar saja mereka memang Sederajat"Ucap salah satu pelayan di sana


Raya diam terpaku, Tubuhnya tiba-tiba Saja melemah karena tak percaya dengan yang baru saja ia dengar,Jika semua itu benar,Maka Raya akan sangat sedih.


Apa semua ini benar,Tapi kenapa dia tidak mengatakan apapun,Apa dia sengaja menyembunyikan ini semua"Batin Raya


~


Sedikit pagi dari biasanya,Raya berjalan menuju Lantai atas membawa setelan jas untuk Reyhan ,ia juga ingin menanyakan Langsung kepada Reyhan tentang perjodohan itu.


Saat sedang berjalan menuju kamar Reyhan,Raya secara tidak sengaja mendengar suara Reyhan sedang menelepon seseorang di Ruang kerjanya yang sedikit terbuka,Raya Mendekat dan Mencoba mendengarkan percakapan Reyhan dengan orang di balik telepon itu.


"Kenapa Ayah mempertemukan aku dengan Wanita itu,Aku kan Sudah bilang aku akan mencari cara lain untuk menyelamatkan perusahaan dan juga penyebab kematian ibu, Bantuan mereka memang sangat mendukung Tapi aku Tak ingin di jodohkan"Ucap Reyhan dengan Ayahnya di telepon

__ADS_1


Tanpa terasa air mata Raya menetes begitu saja, Ternyata semua itu benar Reyhan memang akan di jodohkan,ia merasa menjadi beban untuk Reyhan.


Jika saja aku tidak pernah masuk kedalam kehidupannya, Mungkin dia tidak akan kesusahan seperti ini,aku Tahu dia Menolak karena ada aku,Aku pasti sudah sangat membebaninya"batin Raya


__ADS_2