Cinta Pelayan Setia Tuan Muda

Cinta Pelayan Setia Tuan Muda
Eps.38(Terus menunggu mu)


__ADS_3

Di sebuah Apartement di tengah Kota,Miska Sedang duduk di sofa besama dengan Haikal.


Haikal Adalah Pria berumur 35 Tahun yang sudah menjadi pacar Miska sebelum Miska menikah dengan Anwar, Sukmawan lah yang memaksa miska untuk menikah dengan Anwar, jadi karena saling mencintai mereka berhubungan Secara diam-diam Sampai Miska hamil anak Haikal.


Miska menyenderkan kepalanya ke dada bidang milik Haikal.


"Aku sangat merindukan Kamu Sayang,Kamu Tau aku harus main kucing-kucingan dengan si kepala pelayan sialan itu, untuk bisa menemui Kamu"Ucap Miska sambil mengusap-usap wajah Haikal


Haikal Mematikan Rokoknya Lalu mencium pucuk kepala Miska "Aku juga sudah sangat merindukan kamu"Ucapnya lalu memeluk Miska


"Bisakah kita melakukannya"Bisik Haikal di Telinga Miska


"Tentu saja,Aku juga sangat menginginkannya"Bisik miska


Haikal mengangkat Tubuh Miska menuju kamar, Sesampainya di kamar Haikal membaringkan Tubuh miska perlahan.


"Aku akan melakukannya perlahan,agar tidak menyakiti bayi kita"Bisik Haikal


Miska mengangguk pelan,Lalu Haikal Mulai mencium bibir Sexy milik Miska,ia ******* bibir Miska dengan ganasnya, Setelah beberapa saat Ciuman itu berpindah kebagian leher, tangan Haikal mulai masuk kedalam baju Miska dan bermain dengan gundukan yang ada di Sana Membuat Miska mendesah karena merasakan sensasi yang luar biasa.


Setelah cukup Lama bermain di bagian Atas Haikal mulai melancarkan aksinya,ia membuka pakaiannya Dan juga pakaian miska sampai mereka tak tertutup sehelai benang pun, Haikal memasukkan miliknya kedalam milik miska,ia melakukannya secara perlahan sambil meremas gundukan besar milik miska, Desahan demi desahan tedegar di Ruangan itu.


Haikal memberikan hentakan Hentakan yang walau pelan Tapi berhasil membuat Miska mendesah karena Nikmat, Haikal kembali menciumi leher jenjang milik Miska.


"Uuuuhh.. Sayang kamu memang luar biasa aahh,"Ucap Miska yang sudah terbuai dalam kenikmatan


"Aku sangat merindukan momen ini sayang"ucap Miska lagi


Haikal semakin bergairah mendengar ucapan Miska,ia mempercepat hentakannya sampai mereka sama-sama mencapai pelepasan yang Luar biasa.


Mereka terbaring lemas di atas Ranjang.


~


Di tempat lain di Kediaman keluarga Hardiansyah, Reyhan sedang bersandar di Ranjangnya sambil melamun.

__ADS_1


Isi kepalanya di penuhi dengan Raya,ia benar-benar Khwatir dengan Raya sekarang.


Bagaimana caranya agar aku bisa bertemu dengannya,"batin Reyhan


Tak lama terdengar suara ketukan pintu dari luar.


"Tuan muda, Apa saya boleh masuk"Ucap Ben


"Masuklah"Ucap Reyhan


Ben membuka pintu kamar Reyhan lalu beranjak mendekati Reyhan.


"Apa tuan baik-baik Saja, dokter Haris bilang kemarin anda berkelahi dengan Tuan Niko"Ucap Ben sambil memperhatikan bagian wajah Reyhan yang masih kelihatan memar


"Aku baik-baik saja,Kamu jangan Khawatir"Ucap Reyhan


"Syukurlah kalau anda baik-baik saja Tuan,owh iya Saya Punya Cara agar tuan bisa bertemu dengan Raya malam ini"Ucap Ben


Reyhan berajak dari duduknya lalu berdiri di depan Ben "Benarkah.. bagaimana?"Tanya Reyhan Sangat Antusias


"Baiklah,Tidak masalah.. Terimakasih kamu memang paling bisa di andalkan"Ucap Reyhan Sambil menepuk-nepuk pundak Ben


"Owh iya.. Tolong kamu selidiki Siapa penyidik dari kepolisian dan dokter forensik dari Rumah sakit Mitra yang menangani kasus kematian ibu ku dulu,Pasti dia tau banyak hal tentang kematian ibu ku"Ucap Reyhan


"Baik tuan,Saya akan selidiki secepatnya, Kalau begitu saya permisi"Ucap Ben


Reyhan mengangguk lalu Ben melangkah pergi meninggalkan Kamar Reyhan.


~~


Malam hari sudah Tiba, Setelah Makan malam semua pelayan dan juga petugas keamanan di kumpulan di Ruangan Khusus yang biasa di pakai untuk mengumpulkan Semua pekerja di rumah itu.


Sementara Raya yang sedang demam karena kejadian siang tadi,hanya berbaring di kamarnya, tiba-tiba ia mendengar suara pintu terbuka.


"Mbak Tika sudah selesai"Ucap Raya

__ADS_1


karena tak ada jawaban,Raya berbalik menghadap ke arah pintu,ia terkejut melihat Reyhan Berada di depannya, dengan cepat Raya merubah posisinya menjadi duduk.


"Untuk apa Tuan kemari,Jika ada yang melihat, mereka bisa Menyangka yang tidak-tidak, Sebaiknya anda keluar saja"Ucap Raya dengan lemas


Reyhan tak menjawab ucapan Raya,ia mendekati Raya dan langsung mendekapnya,Air mata Raya tumpah begitu saja,ia benar-benar sangat merindukan Reyhan,tapi dengan cepat Raya mengusap air matanya,ia tidak mau Reyhan sampai melihatnya menangis.


Reyhan melepaskan Raya dari dekapannya,lalu duduk di samping Raya.


"Kamu panas,"Ucap Reyhan


"Apa kamu sudah minum obat"Ucap Reyhan lagi


"Lebih baik anda keluar sekarang"Ucap Raya Sambil menunduk


Reyhan menghela nafas mendengar ucapan Raya"Hati ku terus Merasa sakit, Karena terus memikirkan mu,Apa kamu tidak memikirkan aku?"Tanya Reyhan


"Orang bilang kamu akan bahagia bila Kamu jatuh cinta, Tapi Mungkin aku satu-satunya orang yang tidak menginginkan kebahagiaan itu, Karena Kebahagiaan itu bukanlah milikku, Aku tidak pantas untuk berada di samping mu"Ucap Raya lirih


"Kalau kamu jadi aku, Bagaimana kamu akan menghadapinya?,Jika hari-hari yang gila ini menjadi milikmu, Terlahir di keluarga seperti ini bukanlah pilihan ku, tapi untuk bahagia aku berhak untuk memilih jalan ku sendiri,Dan kebahagiaan aku adalah kamu,Apa Kamu benar-benar ingin melepaskan Aku?"Tanya Reyhan sambil menatap Raya yang ada di sampingnya.


Raya hanya terdiam dan tak menjawab Apapun, Reyhan mengengam tangan Raya erat.


"Aku sudah Tahu jawaban mu,aku Tahu arti jawaban yang tidak terjawab, Tapi aku akan terus berpura-pura tidak Tahu dan Tetap menunggu Kamu,Aku tidak akan pernah melepaskan kamu"Ucap Reyhan Lalu melangkah pergi meninggalkan kamar Raya


Raya mengeluarkan air mata yang sedari tadi ia tahan, dadanya terasa sesak menahan semua yang ia tidak bisa ungkapkan.


Apa kamu Tahu keadaan ku saat ini,Aku bahkan tidak bisa tertidur dan Aku bahkan tak dapat menelan Apapun,Apa kamu tahu Aku menjadi semakin Hancur Saat melihat mu seperti ini,Aku merasa seperti akan mati karena menahan semuanya, Meskipun Tak ada cara untuk kita bersama, meskipun Kamu akan di jodohkan dengan Wanita lain,Aku akan menyimpan semua Rasa ini sendiri"Batin Raya


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2