
Reyhan baru saja bangun dari tidurnya,Saat membuka mata ia tidak lagi melihat Raya, melainkan Ben.
"Dia sudah pergi"Ucap Reyhan lirih
"Iya Tuan muda,Raya pergi setelah anda tertidur malam Tadi "Ucap Ben
"terimakasih, Karena kamu sudah membawanya ke sini"Ucap Reyhan
"Tidak perlu berterimakasih Tuan,itu sudah menjadi bagian dari tugas Saya,"Ucap Ben
"Apa orang yang menusukku itu sudah di tangkap?"Tanya Reyhan
"Belum tuan, Polisi masih menyelidikinya"Ucap Ben.
"Firasat ku mengatakan bahwa Ayah Niko di balik semua ini"Ucap Reyhan
"Kenapa Tuan begitu yakin "Ucap Ben
"Dia sangat tidak menyukai saat aku di angkat menjadi CEO,tentu saja dia sangat ingin aku mati"Ucap Reyhan
"Apa Sampai sekarang kamu belum berhasil menemukan Saksi kunci saat kecelakaan ibu ku?" Tanya Reyhan
"Saya sudah pergi ke alamat yang di berikan oleh penyidik itu, Tapi Rumah itu sudah kosong, orang sekitar bilang, pemilik rumah itu sudah lama pindah"Ucap Ben
"Terus selidiki,dan satu lagi..tolong kamu Cari orang untuk Mengamati gerak-gerik Pak Sukmawan, Ikuti dia kemanapun dia pergi"Ucap Reyhan
"Baik Tuan muda,"
Suara pintu terbuka, Dokter haris datang untuk memeriksa kondisi Reyhan.
"Selamat pagi, bagaimana kabarmu Pagi ini?" Tanya dokter Haris
"Aku sudah merasa baikan,Kapan aku bisa pulang?"Tanya Reyhan
"Kalau keadaan mu terus membaik,Besok kamu bisa pulang"Ucap dokter haris
"Aku akan cepat pulih jika kamu bisa membawa Dia masuk Seperti Tadi malam"Ucap Reyhan
"Apa!... Maksudmu Wanita itu...Aku masih tidak Habis fikir, Bagaimana bisa Kamu jatuh cinta dengan wanita itu...ya aku akui dia memang sangat cantik ,Tapi Cantik saja tidak akan membuat ayahmu merestui hubungan kalian,"Ujar Dokter Haris
"Diamlah, kalau aku bisa bangun aku pasti akan menghajarmu,Kamu beruntung kali ini"Ucap Reyhan
"Reyhan kamu sudah sadar.."Ucap Milen yang baru saja masuk bersama kedua orang tuanya
__ADS_1
Milen dan kedua orangtuanya berjalan menghampiri Reyhan, Sementara Ben dan Dokter haris, Keluar dari Ruangan itu.
"Bagaimana keadaan mu Rey?"Tanya pak Johan
"Saya sudah baikan Om"Ucap Reyhan
"Syukurlah,Milen sangat Mengkhawatirkan kamu"Ucap Mamanya milen
"Terimakasih Tante"Ucap Reyhan
Milen bergegas duduk di samping Reyhan,dan memegang tangan Reyhan, Reyhan hanya bisa pasrah karena ada kedua orang tua Milen.
"Kapan kamu Bisa pulang?"Tanya Milen
"Mungkin Besok,Jika kondisi ku makin membaik"Ucap Reyhan
Kalian lanjut ngobrolnya,Om dan Tante pergi dulu, Semoga kamu cepat sehat ya"Ucap pak Johan
Orang Tua Milen beranjak Pergi, tinggallah Reyhan dan Milen di ruangan itu.
"Lepaskan Tangan ku,Kita tidak perlu berpura-pura lagi, mereka sudah pergi"Ucap Reyhan dengan dingin
"Sampai kapan kamu akan bersikap seperti ini,Aku tunanganmu,Kamu sudah membuat aku mencintaimu dan aku tidak akan pernah melepaskan kamu"Ucap Milen
"Apa karena kamu mencintai wanita lain"Ucap Milen
"Jauh sebelum pertunagan kita,Aku memang mencintai wanita lain , jadi jangan pernah berharap kepada ku"Ucap Reyhan
Siapa wanita itu,aku harus mencari Tahu siapa dia, Berani-beraninya dia merebut Reyhan dari ku"Batin Milen
~~
Raya baru saja tiba kantor, iya begitu bersemangat hari ini, karena Malam Tadi kegelisahannya sudah terobati.
"Selamat pagi semuanya"Ucap Raya kepada Bobby,Meysa,dita dan pak Rian dengan wajah berseri-seri
"Kamu ceria sekali hari ini, Tidak seperti kemarin murung terus"Ucap Dita
"Benar,emang hari ini ada apa sih Ray, sampai kamu senyum-senyum gitu?"Sambung Bobby
"Aku biasa-biasa saja, Mungkin itu hanya perasaan kalian Saja"Ucap Raya
"Jangan-jangan kamu lagi kasmaran ya"Ucap pak Rian
__ADS_1
"Bapak,apaan sih"Ucap Raya
"Pak Rian benar,biasanya orang yang lagi jatuh cinta itu, Kadang tiba-tiba Sedih kadang juga tiba-tiba senang"Ucap meysa
"Sudahlah jangan di bahas lagi,bukankah hari ini kita banyak pekerjaan"Ucap Raya sambil duduk di kursinya"Ucap Raya
Bobby,Dita,Meysa, dan pak Rian, kembali fokus ke pekerjaan mereka masing-masing termasud Raya.
Saat sedang menyalakan komputer, Ponsel Raya berdering tanda pesan masuk.
Raya mengambil ponselnya yang ada di mejanya,ia tersenyum melihat pesan tersebut dari Reyhan.
Reyhan: Selamat pagi Suster Cantik😘😍
Raya: Suster? Kenapa kamu Memanggil ku seperti itu🤔
Reyhan: Bukankah kamu Suster yang menyembuhkan aku malam Tadi😝
Raya:kamu ini bisa saja😅
Reyhan: Suster Cantik, tolong malam ini datang ke ruang rawat ku,
Raya:Aku tidak bisa, terlalu sulit untuk masuk ke Sana
Reyhan: Kenapa tidak... Tenang saja,Ben akan mengurus semuanya, kamu tinggal datang saja, Sampai jumpa Nanti malam.
Raya: Tapi aku takut, bagaimana jika aku ketahuan
Reyhan tidak lagi membalas pesan Raya,Raya meletakkan kembali ponselnya di atas meja kerjanya.
*Bagaimana ini, haruskah aku datang dan menyamar seperti kemarin,Jika ini bagian dari perjuangan Cinta, Seharusnya aku bisa melaluinya,,aku tidak ingin menyerah lagi"Batin Raya
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG 💓*
__ADS_1